Agregator.com

CINTA

Karena Cinta Aku Bisa Memaafkan dan Menerima kesalahanmu yang Dulu

Memaafkan pasangan yang pernah melakukan kesalahan bukanlah hal yang mudah dan disinilah ketulusan cinta itu di uji. Cinta yang berbalut ketakutan akan bayang-bayang masa lalu hanya bisa menjadikan kita pribadi yang pendendam. Tapi jiwa yang pemaaf akan memperkenalkanmu dengan cinta yang sejati.

Masih ingatkah kamu dengan peristiwa yang menimpa Rachel Vennya, sang selebgram cantik dengan Niko Al Hakim, yang kini telah resmi menjadi suaminya? Di tengah masa pacaran mereka, Rachel sempat mengungkapkan bahwa dirinnya telah putus dari Niko akibat perselingkuhan yang dilakukan oleh pasangannya tersebut. Banyak netizen yang heboh atas pengakuan Rachel, melihat begitu mesra dan vulgarnya foto-foto Rachel dengan Niko di Media Sosial.


Netizen semakin heboh setelah mengetahui Rachel dan Niko resmi menikah, banyak diantara mereka menyayangkan keputusan Rachel karena masih mau menerima Niko kembali dan menerimanya menjadi suami. Tentunya bukan keputusan yang gampang, tapi disini Rachel membuktikan bahwa cinta yang ia miliki bisa berubah menjadi rasa maaf dan mau menerima serta melupakan masalalu Niko, seberapapun sakit yang ia rasa. Meskipun cinta terkadang berbalut luka, tapi dari Rachel Vennya kita bisa belajar arti mencintai sekaligus memafkan.

Meski banyak gosip miring seputar perselingkuhan Niko beredar, Rachel yang sempat putus dengan Niko akhirnya memilih menerima lamaran kekasihnya itu dan menikah. 

Pasangan digosipkan selingkuh, namun lamaran tetap diterima dan akhirnya menikah

Ada banyak fakta dan gosip yang beredar mengenai Niko, sosok kekasih Rachel. Namun sepertinya cinta telah melunakkan hati dan merubahnya menjadi pemaaf. Bukan karena dibutakan oleh cinta, tapi memaafkan adalah salah satu jalan untuk membuat semua perjalanan dan pengorbanan yang mereka lakukan tidak hanya berakhir menjadi kenangan buruk di masa lalu. 

Banyak pihak yang menyayangkan keputusan Rachel, tapi sepertinya Rachel tahu keputusan yang ia ambil itu tepat.

Banyak pihak yang menyayangkan keputusan Rachel

Sebagai seorang seleb instagram, tentu netizen juga memberikan perhatian yang besar terhadap apa yang dialami pasangan Rachel dan Niko. Maka tak heran jika banyak juga yang menyayangkan keputusan Rachel untuk memaafkan dan menerima pinangan Niko. Terlebih mengingat kesuksesan yang dimiliki Rachel dan kecantikannya, yang pasti banyak diincar kaum Adam. Tapi karena cinta membuat Rachel yakin dengan keputusannya bahwa Niko adalah orang yang tepat untuknya, dan memaafkan adalah salah satu modal untuk menjalin hubungan percintaan yang lebih baik kedepan.  

Rachel menyadari bahwa tak ada manusia yang sempurna begitu juga dengan Niko, tapi dengan menerima kekurangan itulah yang menjadikan sosok manusia bisa menjadi sempurna dan  cinta itu bisa saling melengkapi. 

Tak ada manusia yang sempurna

Karena di dunia ini tak ada manusia yang sempurna, begitu juga dengan Niko, namun kesungguhan dan ketulusan cinta dari Niko mampu meluluhkan hati Rachel untuk dapat memaafkan kekasih yang kini sudah menjadi suaminya itu. Jadi, memutus hubungan bukanlah satu solusi tepat dalam percintaan, terlebih jika pihak yang "bersalah" sudah mau mengakui kesalahannya dan mau memperbaiki diri.

Hanya orang berhati sabar dan memiliki cinta yang tulus yang bisa mengikhlaskan kesalahan  pasangannya.

Cinta yang tulus yang bisa mengikhlaskan kesalahan pasangannya

Ada sebuah pepatah yang mengatakan, bahwa memaafkan adalah sikap seorang ksatria sejati. Tapi, memaafkan pasangan yang pernah melakukan kesalahan bukanlah hal yang mudah dan disinilah ketulusan cinta itu di uji. Cinta yang berbalut ketakutan akan bayang-bayang masa lalu hanya bisa menjadikan kita pribadi yang pendendam. Mungkin sulit untuk Rachel memutuskan, namun nyatanya cinta yang ia punya membimbing dirinya untuk mau melupakan serta memaafkan masa lalu kelam Niko. Hanya orang yang berjiwa besar yang mampu melakukan itu. 

Karena cinta yang saling memafkan bisa menjadi pondasi yang kuat dalam kehidupan pernikahan. 

Cinta yang saling memafkan adalah pondasi kuat dalam kehidupan pernikahan

Menikah itu bukan soal kebahagiaan telah mengikat janji suci saja, melainkan mengenai awal yang baru dalam sebuah fase kehidupan. Dan saling memaafkan adalah salah satu elemen yang harus ada dalam membangun pondasi cinta di kehidupan pernikahan, agar bahtera rumah tangga mampu bertahan dalam menghadapi badai kehidupan yang tak jarang muncul di masa depan. Jadi, mudah memaafkan adalah kunci utama dari kebahagiaan, dengan begitu kamu dan pasangan bisa saling memaafkan kesalahan tanpa menyimpan dendam.

BACA JUGA :

Jangan Takut Kembali Jatuh Cinta, Meski Pengkhianatan Pernah Kamu Rasa

Patah Hati Memang Sakit, Tapi Itu Bisa Membuatmu Lebih Dewasa Dalam Menjalin Hubungan

Votes


9


19

Gadispagi

http://www.gadispagi.blogspot.com | [email protected]

Widget


Code

<iframe style="width:100%; height:100%; border:none; margin:0; padding:0;" src="http://daihatsu.co.id/kokgituya/widget" scrolling="yes"></iframe>