Agregator.com

FIKSI

Indahnya Karya Puisi W.S. Rendra, Bikin Kamu Gak Bisa Move On dari Si Dia

Puisi W.S. Rendra yang berjudul Kangen, Aku Tulis Pamplet Ini, Orang-Orang Miskin, dan Tuhan Aku Cinta Pada-Mu, yang jika kamu mendengar dan menghayatinya bisa gak move on dari si dia.

suluhpergerakan.org

Gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama dan karya. Ungkapan tersebut tampaknya memang benar adanya. Sebagai bukti nyata, kamu tentu tidak asing dengan penyair terkemuka Indonesia bernama Willibrordus Surendra Broto Rendra atau yang dikenal dengan nama W.S. Rendra. 

Pria yang lahir di Solo pada tanggal 7 November 1935 itu memang layak disebut sebagai salah satu legenda dalam dunia kepenulisan dalam negeri. Meski telah tiada, tapi karya-karyanya tetap membekas di hati pecinta literasi Indonesia. Supaya lebih mengenal sosok yang dijuluki Burung Merak ini, berikut beberapa puisi terbaik W.S. Rendra.

Kangen

Pernah merasakan rindu yang begitu mendalam? Sama seperti manusia lainnya, perasaan tersebut tampaknya kerap singgah di hati Rendra. Bukti nyatanya adalah puisi Kangen yang sampai sekarang masih sering dibacakan atau dimusikalisasikan oleh musisi tanah air. Saat merasa sepi, terkadang kamu bakal merindukan keberadaan orang yang disayang. Rendra berhasil menyentuh tiap pembacanya lewat kata-kata yang terdapat dalam puisi Kangen. 


Aku Tulis Pamplet Ini

Bagi seorang penulis, karya jadi media terbaik buat menyampaikan aspirasi. Tak terkecuali bagi seorang W.S Rendra. Salah satu karya yang dianggap sebagai kritik sosial terhadap kehidupan rakyat pada masa itu adalah puisi Aku Tulis Pamplet Ini. Dalam puisi tersebut, Rendra seperti ingin menyuarakan jeritan hati orang pinggiran yang selalu kesulitan dalam menyampaikan aspirasi. Perjuangan terkadang memang bukan hanya berkaitan dengan perang melawan penjajah saja, namun juga pembelaan terhadap hak-hak rakyat yang belum diberikan. 


Orang-Orang Miskin

Dilihat dari judulnya saja mungkin bisa dibaca kalau Rendra ingin menyoroti kehidupan masyarakat kecil. Bukan rahasia lagi kalau banyak masyarakat di daerah pinggiran Indonesia belum punya penghidupan yang layak. Hal tersebut tampaknya berhasil menyentuh hati Sang Burung Merak. Orang-Orang Miskin dibuat pada tanggal 4 Februari 1978 dan termasuk dalam kumpulan sajak Potret Pembangunan Dalam Puisi.  


Tuhan Aku Cinta Pada-Mu

W.S. Rendra meninggal pada tanggal 6 Agustus 2009 pada usia 73 tahun. Sebelum meninggal dunia, beliau masih sempat menuliskan puisi terakhir berjudul Tuhan Aku Cinta Pada-Mu pada tanggal 31 Juli 2009. Sahabat yang ia mintai bantuan untuk membantunya menulis adalah Adi Kurdi, yang juga berprofesi sebagai seorang aktor. Dalam puisi tersebut, Rendra coba mengungkapkan perasaan cintanya pada Tuhan Yang Maha Esa. 

Sebenarnya masih ada banyak karya yang telah digubah oleh Rendra. Semoga karya-karya bisa menginspirasi kita untuk menjadi seorang penulis dan penyair seperti beliau.

kokgituyadotcom

[email protected]

Widget


Code

<iframe style="width:100%; height:100%; border:none; margin:0; padding:0;" src="http://daihatsu.co.id/kokgituya/widget" scrolling="yes"></iframe>