Agregator.com

LIFESTYLE

5 Kebiasaan Bunda yang Justru Bisa Menghambat Kreatifitas Si Kecil

Banyak orang tua ingin memiliki anak yang kreatif, namun pada kenyataanya secara tak sadar kebiasaan yang mereka terapkan bisa menghambat kreatiffitas si kecil.

Mengasah kreatifitas anak adalah satu dari sekian banyak tugas orang tua dalam perkembangan mereka. Karena kreatifitas itu bisa datang dari banyak hal , maka tak jarang jika para orang tua berlomba - lomba untuk menempuh banyak cara agar yang bisa merangsang kreatifitas si kecil.  Contohnya saja mendaftarkan si kecil ikut kursus, atau mengajarinya banyak hal dari membacakan buku ataupun mengajaknya membuat mainan sendiri.  

Namun tak jarang juga dari para orang tua yang salah dalam menetapkan metodenya. Bahkan banyak diantara mereka yang tak sabar dalam mengasah kreatifitas si kecil dan bahkan membanding - bandingkannya dengan anak lain. Hal ini justru akan mematikan kreatifitas si kecil, dan  buruknya si kecil akan jadi anak yang takut dan minder kedepannya. Lantas hal apa saja yang menghambat kreatifitas si kecil ?

1. Selalu menjadikan hadiah untuk memancingnya agar lebih giat belajar. 

www.tribunnews.com

Bunda, memberikan hadiah atas apa yang telah si kecil lakukan itu sah - sah saja. Misalnya saja dengan memberikan mainan baru atau  mengajaknya jalan-jalan setelah dia memperoleh nilai bagus atas hasil ujiannya. Tapi ini akan mematikan kreatifitasnya dalam belajar jika bunda selalu mengiming - imingi si kecil dengan hadiah asalkan dia selalu giat belajar. Mungkin maksud bunda adalah membuatnya semangat belajar, tapi cara ini akan membuat si kecil merasa dia mau belajar asalkan ada hadiah dan lambat laun dia akan menjadi pribadi yang mau melakukan sesuatu asalkan ada hadiahnya. 

2. Tak pernah memberikan kesempatan pada si kecil untuk mengeluarkan pendapatnya dan harus mematuhi semua pendapat orang tuanya. 

www.tiarafood.com

Bunda, salah satu hal yang bisa membangkitkan kreatifitas si kecil adalah memancingnya untuk mengeluarkan pendapat. Contohnya ketika si kecil memilih warna sepatunya sendiri saat bunda mengajaknya berbelanja. Jika menurut bunda itu kurang tepat, yang perlu bunda lakukan adalah mengarahkannya, bukan melarangnya untuk mengeluarkan pendapatnya. Karena jika bunda sering menolak pendapatnya dan hanya ingin agar dia mematuhi bunda, perlahan - lahan dia jadi anak yang takut untuk berpendapat dan merasa semua pendapatnya adalah salah. 

3. Memaksa si kecil untuk mengikuti semua kegiatan ekstrakurikuler yang menurut bunda bagus untuk perkembangan skill nya. 

www.letslearningeverything.com

Tak ada salahnya jika bunda mendaftarakan si kecil untuk mengikuti berbagai kursus akademik maupun non akademik. Hal ini agar si kecil lebih aktif dan memiliki banyak keahlian sejak dini. Tapi bunda jangan pernah memaksa si kecil  untuk mengikuti semua kursus yang bunda inginkan. Ada baiknya jika bunda menyanyakan lebih dulu kepada mereka, apakah mereka senang atau tidak, merasa antusias atau tidak. Karena jika bunda hanya memaksakan keinginan bunda saja, si kecil jadi tidak akan sepenuh hati dalam menjalankannya, dan hanya menganggap itu sebagai permintaan orang tuanya. 

4. Bunda selalu menyalahkan si kecil ketika menurut bunda mereka melakukan seuatu tidak dengan benar. 

www.suaranews.com

Jika si kecil melakukan hal yang menurut bunda itu salah, seperti ia tak mendapatkan nilai ujian yang bagus atau tak mampu mengerjakan pr nya, bunda jangan langsung memarahinya atau menyalahkannya. Itu hanya akan membuat mentalnya down dan membuat ia jadi orang yang takut gagal dan takut salah, karena dalam pikirannya, bunda akan memarahinya jika ia melakukan kesalahan. Bunda harus memberikan toleransi dan arahan bahwa tak masalah jika melakukan kesalahan, karena dari kesalahan kita bisa belajar untuk menjadi yang lebih baik lagi.  Dengan begitu mentalnya terasah untuk menjadi orang yang tak takut menghadapi kegagalan. 

5. Selalu membanding - bandingkan si kecil dengan anak lain dengan tujuan untuk membuatnya lebih semangat belajar. 

www.jawapos.com

Pastinya bunda tahu bahwa masing - masing anak memiliki kelebihan dan kekurangan masing - masing. Bunda tak boleh menyamakan ataupun membandingkan si kecil dengan anak lain yang lebih unggul. Meskipun maksud bunda adalah untuk memicu semangat si kecil agar lebih rajin belajar, itu justru membuat si kecil jadi orang yang minder dan takut untuk menunjukkan kelebihan nya sendiri, karena di mata bunda "anak tetangga lebih baik daripada anak sendiri". Padahal jika bunda mau lebih banyak bersabar untuk mengajarkan si kecil, bisa jadi si kecil akan lebih unggul daripada anak lainnya. 

BACA JUGA :

Bunda, Jangan Pernah Menakut-nakuti Anak Agar Menaati Aturan, Tapi Lakukan 2 Hal ini

Bukan Dengan Hadiah, Tapi 5 Cara Inilah yang Meningkatkan Konsentrasi Belajar Si Kecil

Votes


7


11

kokgituyadotcom

[email protected]

Widget


Code

<iframe style="width:100%; height:100%; border:none; margin:0; padding:0;" src="http://daihatsu.co.id/kokgituya/widget" scrolling="yes"></iframe>