Agregator.com

MOTIVASI

5 Faktor Mengapa Generasi Millenial dinilai Malas Bekerja

Pola pikir 'muda kerja keras, tua menikmati' sepertinya tidak lagi cocok untuk generasi Y yang enerjik ini, karena itu juga kaum millennial sering dianggap sebagai golongan yang malas bekerja.

Kaum Millennial, yang sedang ramai dibicarakan oleh setiap orang  konon mereka yang lahir di antara tahun 1980 hingga 2000-an yang masuk dalam golongan ini. Bisa jadi kita adalah salah satu didalamnya. Para Millennial adalah generasi yang menjunjung tinggi keseimbangan antara bekerja dan bermain, meski sulit dipungkiri sering kali kita berusaha mengubahnya untuk lebih condong ke arah bermain.  Pola pikir 'muda kerja keras, tua menikmati' sepertinya tidak lagi cocok untuk generasi  Y yang enerjik ini, karena itu juga kaum millennial sering dianggap sebagai golongan yang malas bekerja.  Apa saja faktor yang membuat generasi millennial seolah malas bekerja? Ini dia 5 alasannya.

1.    Generasi millenial akan cenderung cepat bosan dan memilih hengkang dari perusahaan ketika mereka tidak banyak diberikan informasi soal pekerjaan yang harus mereka lakukan, dan apa benefitnya, pada intinya dukungan penuh dari perusahaan yang dibutuhkan untuk mereka berkembang.

www.blog.paybill.id

Generasi milenial mengambil pekerjaan dengan sebuah tujuan melakukan sesuatu yang berarti dalam kehidupan. Jika ingin mempertahankan mereka, perusahaan harus mendukung mereka dan menjelaskan mengapa mereka harus peduli. Atasan juga harus bisa menekankan kepada masing-masing anggota tim bahwa usaha mereka berkontribusi terhadap kesuksesan yang diraih.

2.  Karena tergolong individu yang mandiri generasi milenial seharusnya tidak perlu banyak di dikte soal pekerjaan, cukup berikan keterangan kapan pekerjaan tersebut harus diselesaikan. Sedangkan bagaimana cara dan metodenya biarkan kemandirian mereka sendiri yang mengolahnya.

www.hipwee.com

Dengan menggunakan internet, belajar apapun sudah bisa dilakukan secara cepat. Generasi milenial mampu mengolah informasi dengan cepat sehingga bisa menghasilkan karya-karya baru yang mengagumkan. Bila perusahaan ingin mencari inovasi, biarkan mereka berbicara dan perusahaan akan mendapatkan hasil yang positif.

3. Para Millenial ingin memiliki berjuta kesempatan, dan segudang pengalaman. Maka itu mereka lebih sering keluar masuk perusahaan untuk mencari tempat mana yang bisa memberi banyak kesempatan untuk mereka meraih karir yang diimpikan.

www.domiqado.com

Kebanyakan millenial memiliki ambisi besar dan tidak betah lama-lama dalam satu posisi saja. Mereka ingin mencari pengetahuan baru dengan pengalaman yang mereka punya. Tidak seperti kebanyakan generasi lama yang menganggap pendidikan selesai ketika mereka wisuda, millenial justru menganggap itu baru langkah awal untuk belajar dan tempat belajar sesungguhnya adalah ketika mereka praktik di dunia nyata yaitu bekerja dan mencapai kesuksesan.

4.  Sedikit banyaknya suasana kantor yang unik, nyaman dan penuh tatanan menarik membuat orang lebih kreatif, terlebih bagi para millenial yang haus social media, dengan begitu mereka pun secara tidak langsung bisa ''memamerkan'' pada dunia luar bahwa kerja tak melulu dibalik meja


www.terlalurisky.com

Yang dimaksud suasana kantor disini adalah bentuk dan juga dekorasi kantor. Hal ini bukan faktor utama, namun merupakan salah satu faktor yang berpengaruh apakah millenial bertahan atau tidak. Tapi tak dapat dipungkiri kantor dengan desain yang unik dan keren memiliki daya tarik tersendiri untuk kita para milenial. Hidup di zaman yang serba online, media sosial merupakan konsumsi kami sehari-hari. Memiliki kantor dengan design yang keren dan fasilitas-fasilitas unik akan menjadi kebanggaan tersendiri untuk dipamerkan di media sosial. Terlebih lagi kantor dengan design yang unik dan bagus juga akan mendukung proses berpikir kreatif khususnya para millennial.

5. Millenial  percaya dengan kehidupan, bukan keseimbangan kerja dan hidup.

www.rizalsunanda.blogspot.com

Pekerjaan bukan segalanya bagi generasi ini, mereka lebih menginginkan banyak waktu untuk teman, keluarga, hobi dan beberapa kebahagiaan kecil. Mereka kerja untuk hidup, bukan hidup untuk kerja inilah kosep yang membuat bisnis gaya hidup sangat populer untuk generasi ini. Mereka ingin menggabungkan hobi dan pekerjaan sehingga dapat mengerjakan semua kesenangan mereka.

BACA JUGA:

4 Harapan dan Cita-Cita Generasi Millenial yang Wajib Didengarkan oleh Perusahaan

5 Hal yang Harus Dilakukan Perusahaan agar Karyawan Betah Bekerja

minkimo90

http://minkimo.com | [email protected]

Widget


Code

<iframe style="width:100%; height:100%; border:none; margin:0; padding:0;" src="http://daihatsu.co.id/kokgituya/widget" scrolling="yes"></iframe>