Agregator.com

MOTIVASI

Saatnya Umbar Kata-Kata Bijak Dalam Gosip

Dari segala jenis percakapan yang timbul dalam aktivitas sehari-hari, salah satu jenis perkataan yang paling sering berkumandang adalah gosip

Dari segala jenis percakapan yang timbul dalam aktivitas sehari-hari, salah satu jenis perkataan yang paling sering berkumandang adalah gosip

Pada masa modern seperti sekarang ini, selain udara, makanan, air, dan juga gadget, unsur terpenting dalam kehidupan seorang manusia sehari-hari yang selalu ada ialah perkataan. Jarang sekali kita melewatkan hari-hari tanpa berbicara antara satu dengan yang lain bukan? Dan dari segala jenis percakapan yang timbul dalam aktivitas sehari-hari, salah satu jenis perkataan yang paling sering berkumandang adalah gosip. Tak dapat dipungkiri bahwa telinga sebagian besar orang suka mendengarkan gosip. Entah bagaimana, namun sepertinya ada magnet atau daya pikat tertentu yang membuat sinyal pendengaran langsung on saat gossip mulai didengungkan. Sebagian orang langsung berkerumun seperti semut mengerubungi gula ketika mendengar berita gosip terhangat dan terbaru.

Pasalnya,kita semua tahu bahwa bergosip itu tidak baik, apalagi jika kita secara pribadi tidak tahu pasti seluk beluk kebenaran kisah yang sedang menjadi ajang gosip tersebut. Well, kita mungkin tergolong manusia yang sudah sadar dan ingin berhenti bergosip (syukurlah kalau Anda salah satunya), namun apa daya, kadang lingkungan sekitar tampaknya kurang mendukung keinginan mulia tersebut. Meski bibir sudah terkatup rapat, namun masih saja suara kanan-kiri merayu-rayu agar kita ikut menimpali berita hot yang lagi ngetren diperbincangkan.

Alunan gosip bisa saja datang dari tetangga yang kebetulan sedang mampir ke rumah, awalnya sih ia cuma sekedar ingin meminjam 2 butir telur saja, tapi kemudian pembicaraan seputar "masak apa hari ini" berkembang seru menjadi gossip tentang tetangga baru yang punya istri baru lagi. Dan begitulah adanya, gosip kerap muncul dari perbincangan yang seringkali tidak disengaja dan direncanakan, mengalir mulus begitu saja ke luar dari bibir ke telinga para pendengarnya. 

Tayangan di TV pun sama, saat ditonton seringkali juga hobi menghujani pemirsanya dengan beragam berita gossip yang mana sepertinya serentak melambai-lambai minta didengarkan. Belum lagi jika sedang hangout dengan teman, selalu ada saja topic gosip menarik yang jadi bahan perbincangan sambil minum kopi. Intinya di sini, boleh dibilang bahwa virus gosip sudah menyebar kemana-mana mulai dari komunitas ibu-ibu PKK, kantor, cafe, perkampungan, kolam renang, ruang tunggu dokter, lift, tempat nge-gym, kampus, pasar, mall, angkutan umum, hingga pos ronda di malam hari.

Terlepas dari apapun sumber dan medianya, maupun benar-tidaknya sebuah omongan tentang kehidupan orang lain, jika bicara soal menanggapi para penggosip tentu ada banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari yang ekstrim seperti menegur, menjauh, mencibir, atau mematikan televisi, hingga cara halus seperti diam saja, hanya mendengarkan,