Agregator.com

OTOMOTIF

Cek Tekanan Angin Ban Secara Berkala Dengan 3 Langkah Ini

Tekanan udara yang tidak pas pada ban dapat menyebabkan hal-hal seperti ban aus secara tidak merata, untuk itu sebagai pengendara kamu wajib mengecek tekanan angin pada ban mobilmu.

www.daihatsu.co.id

Tahukah kamu jika mengisi tekanan angin pada ban mobilmu dengan ukuran yang pas, kamu akan mendapatkan banyak keuntungan? Salah satunya adalah bisa menghemat bahan bakar.

Tekanan udara yang tidak pas pada ban dapat menyebabkan hal-hal seperti ban aus secara tidak merata, atau bahkan yang lebih parahnya ban bisa meletus saat sedang berkendara, untuk mencegah hal-hal tersebut terjadi, penting untuk menjaga tekanan angin yang benar pada ban mobilmu. Cara-cara berikut bisa menjadi solusi untuk tetap menjaga kondisi angin pada ban.

1. Lihat buku manual kendaraan atau petunjuk pada bagian dalam pintu mobil pengemudi.

Angka yang tertera pada buku manual atau petunjuk pada bagian dalam pintu mobil pengemudi merupakan angka psi (pounds per square inch). Angka ini merupakan petunjuk ukuran tekanan angin yang bisa kamu jadikan acuan saat mengisi tekanan angin pada ban mobil. Perhatikan dengan seksama, karena biasanya ban depan dan belakang memiliki ukuran tekanan yang berbeda. Namun, untuk beberapa alasan, terkadang ban mobil dapat diisi dengan tekanan yang lebih tinggi, seperti:

a. Kebanyakan mobil sedan, minibus, atau pikap mini, biasanya produsen menganjurkan angka psi antara 27-32, tetapi angka ini dapat dinaikkan sampai 40.

b. Khusus bagi kendaraan lebih besar dengan beban berat, seperti truk atau SUV, angka psi umumnya berkisar antara 4 sampai 8 tingkat lebih besar dari mobil yang lebih kecil, yaitu sekitar 45.

2. Buka penutup pentil ban, dan gunakan alat pengukur tekanan angin.

Kamu bisa menggunakan alat pengukur  untuk mengetahui tekanan angin pada ban. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuka penutup pentil pada ban, setelah itu, tekan alat pengukur tekanan angin dengan erat ke dalam pentil ban dan lihatlah ukuran yang tertera. Untuk alat pengukur model tradisional, jarum meter akan menunjukkan ukurannya secara otomatis. Sementara pada alat pengukur model digital, kamu biasanya langsung dapat melihat tekanannya tanpa perlu menekan tombol apapun.

3. Jangan lupa menutup pentil ban setelah melakukan pengisian angin.

Ini adalah hal kecil yang sering kali dilupakan. Penutup pentil ban adalah salah satu bagian penting yang berfungsi untuk menahan angin di dalam ban mobil. Selesai mengukur dan mengisi tekanan angin, pastikan kamu menutup pentil ban mobilmu dengan tepat. 

Sekarang sudah tahu kan bagaimana pentingnya mengetahui tekanan angin yang pas untuk ban mobil kamu dan bagaimana manfaatnya? So, jangan sampai lupa selalu mengeceknya ya!

Votes


6


9

HT1705

http://https://herotimothy.wordpress.com/ | [email protected]

Widget


Code

<iframe style="width:100%; height:100%; border:none; margin:0; padding:0;" src="http://daihatsu.co.id/kokgituya/widget" scrolling="yes"></iframe>