Agregator.com

OTOMOTIF

Daihatsu Menyediakan 24 Trek Moda Jalan Untuk Uji Ketahanan Sebelum Produk Dipasarkan

Bukan cuma 1 atau 2, tapi ada 24 trek moda jalan di Indonesia untuk menguji ketangguhan produk line up Daihatsu di pasar.

www.daihatsu.co.id

Tak ingin mengecewakan kepercayaan pelanggan, Daihatsu menghadirkan Research & Development Center Daihatsu di Karawang seluas 25 hektar. Tidak tanggung-tanggung, Daihatsu berani menginvestasikan dana sebesar Rp 1 triliun untuk  proyek tersebut.

Setelah lulus dari ruang uji Design dan Engineering, tidak serta merta produk baru bisa dipasarkan segera. Produk-produk ini juga mesti  melalui uji tes langsung sesuai kondisi di lapangan, inilah tes kendaraan sesungguhnya.

Beruntung, Daihatsu menyiapkan modul tersebut dalam rangkaian pengetesan dalam proses R & D terbesar di luar Jepang. Terakhir, Test Course. Trek lapangan memberikan poin terbesar dalam memberikan gambaran terhadap transporter.

Test Course memiliki 24 moda trek jalan yang bakal menjadi media uji lapangan. Inilah moda sebagian besar yang ada di jalan-jalan di Indonesia. Proving Ground dipakai untuk melakukan pengujian performa transpoter  Daihatsu di beragam  medan. Bahkan tidak hanya Indonesia, kondisi jalan di Jepang dan Malaysia juga dijadikan modul Test Course.

Mulai dari jalan mulus hingga trek jalan rusak menjadi media pengetesan di Test Course. Untuk uji performa trek sejauh 2,7 kilometer memungkinkan transporter melesat lebih dari kecepatan 100 km/jam. 

Sementara untuk jalan rusak, moda jalan berkerikil, bergelombang, gravel dan lainnya juga disimulasikan di area ini. Selain menguji performa mobil, kesenyapan kabin juga menjadi standar pengujian.

Selanjutnya kondisi ekstrem lainnya juga menjadi standar pengujian. Pertama kondisi berlumpur (mud course), banjir (flood course),  dan cipratan air (water splash course). Pada area, pengujian ketangguan part pendukung menjadi konsentrasi seperti seal, karet, kaca dan lainnya.

Paling menarik, trek tanjakan dan turunan tajam tidak alpa dirancang di Test Course. Teknisi Daihatsu membuat tanjakan ekstrem sebesar 22 derajat. Performa produk line up Daihatsu mesti mampu melewati uji tanjak ekstrem ini.

"Kami membuat tanjakan ekstrem sebesar 22 derajat berdasarkan tingkat keterjalanan tanjakan yang ada di Tanah Air. Teknisi kami melihat tanjakan paling terjal di Indonesia berada di kawasan Kamojang di Tasikmalaya Jawa Barat," tukas Pradipto Sugondo, Executive Officer Research and Development ADM.

BACA JUGA :

Hindari Insiden Fatal, Daihatsu Kembangkan Smart Assist III

3 Cara Bikin Performa Mobil Daihatsu Makin Juara

Votes


5


8

kokgituyadotcom

[email protected]

Widget


Code

<iframe style="width:100%; height:100%; border:none; margin:0; padding:0;" src="http://daihatsu.co.id/kokgituya/widget" scrolling="yes"></iframe>