Agregator.com

OTOMOTIF

Kenali 10 Gejala Transmisi yang Bermasalah agar Terhindar dari Kerusakan Parah

Memang tidak mudah mendiagnosis masalah pada transmisi kendaraan, tetapi setidaknya kamu harus membekali diri untuk mengetahui tanda-tandanya. Tujuannya tak lain untuk dapat melakukan langkah-langkah perbaikan sejak dini agar kerusakan tidak parah

daihatsu.co.id

Transmisi di mobil ada dua, yakni manual dan otomatis. Fungsinya adalah meneruskan tenaga dari mesin menuju roda. Kedua transmisi bukan tanpa masalah. Umumnya masalah disebabkan oleh umur pemakaian dan human error. Namun biasanya, masalah transmisi manual tidak serumit daripada transmisi otomatis.

Memang tidak mudah mendiagnosis masalah pada transmisi kendaraan, tetapi setidaknya kamu harus membekali diri untuk mengetahui tanda-tandanya. Tujuannya tak lain untuk dapat melakukan langkah-langkah perbaikan sejak dini agar kerusakan tidak menjadi lebih parah sehingga menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan di jalan.

Berikut ini daftar 10 gejala kerusakan transmisi dan bagaimana tanda-tandanya.


1. Telat Respons

Pernahkah kamu mengalami saat menginjak pedal gas mesin menderu, tetapi kendaraan melaju lambat tidak normal? Jika pernah, kemungkinan drive plate atau plat kopling mobil kamu sudah sangat tipis. Khusus pada transmisi otomatis kemungkinan kinerja body valve sudah melemah.


2. Suara Mendengung dari Sistem Transmisi

Pada awalnya, suara mendengung itu mirip dengan suara dari mesin. Namun, lama kelamaan suara tersebut bertambah keras dengan munculnya bunyi mirip ketukan benda-benda tumpul yang beradu.

Suara tersebut berasal dari beberapa komponen di peranti transmisi yang saling berbenturan karena mekanisme pergerakannya terhambat akibat kurang kuatnya dorongan oli transmisi. Oli merupakan komponen penting bagi transmisi otomatis. Selain sebagai pelumas dan pendingin, oli transmisi juga memberikan tekanan saat pergantian gigi.


3. Kebocoran Cairan Transmisi

Bocornya cairan transmisi terbilang masalah transmisi yang paling mudah diidentifikasi. Cairan transmisi mobil matic sangat vital untuk kapabilitas pertukaran gear, jadi sedikit saja kebocoran transmisi pada mobil matic bisa menimbulkan masalah yang cukup serius. Warna cairan transmisi mobil matic berwarna merah terang, bersih, dan sedikit berbau manis (ciri cairan pelumas transmisi yang bagus). Ciri oli transmisi yang harus segera diganti berwarna gelap dan berbau terbakar.

Untuk transmisi manual, pengecekan cairan transmisinya tidaklah semudah membuka kap mesin lalu menarik dipstick. Namun harus membuka langsung kotak transmisinya, karena itu akan membutuhkan bantuan dari sang ahli.


4. Mobil Terasa Bergetar

Terdapat beberapa penyebab mobil kamu bergetar, untuk kendaraan matic bisa terjadi akibat kendala mesin dan transmisinya. Periksaklah mobil kamu di bagian kampas koplingnya karena bisa saja bermula dari kampas kopling mobil kamu yang sudah mulai aus sehingga menyebabkan permukaan kampas kopling tidak merata.


5. Bau Terbakar

Jika tiba-tiba mencium bau oli terbakar dimana sangat pasti baunya tidak akan mirip dengan martabak manis yang diletakkan di kabin bagian tengah. Hal ini dikarenakan transmisi overheating sehingga harus diberikan pelumas. Fungsi pelumas pada dasarnya tidak hanya membantu melancarkan pergerakkan komponen, namun juga menjaga stabilitas suhu komponen yang dilumerinya. Beberapa kendaraan bahkan memiliki mini-radiator untuk transmisi yang tugasnya mendinginkan pelumas. 

Umumnya yang menimbulkan bau terbakarnya pelumas oli pertanda transmisi panas berlebihan adalah berkurangnya volume pelumas transmisi, baik karena bocor atau pelumas telah berubah kotor. 


6. Susah Pindah Gear

Kondisi ini biasa terjadi pada transmisi manual. Seketika sulit untuk memindahan gear dari netral ke gigi 1. Diagnosa awal adalah terjadi masalah pada sarana penghubung tuas dengan withdrawl lever atau bisa disebut garpu kopling yang bertugas untuk memindahkan gear.

Sarana penghubung tadi bisa berupa tali kopling untuk mobil-mobil lawas atau master kopling di mobil-mobil baru. Diagnosa lainya bisa ada komponen yang sudah aus atau termakan usia dan harus segera diganti.


7. Nyala Lampu "Check Engine"

Menyalanya lampu check engine terbilang pengingat paling awal jika terjadi kerusakan pada sistem kerja transmisi. Hanya saja cahaya lampu check engine bisa jadi pertanda kerusakan komponen lain yang tidak berhubungan dengan transmisi. Karena itu, saat lampu check engine menyala jangan langsung menuduh transmisi yang jadi biangnya.

Pada mobil keluaran terbaru dipasangkan sensor pada seluruh bagian mesin yang akan mengirim informasi ke komputer jika terjadi kesalahan pada komponen tertentu. Dalam kasus transmisi, sensor bisa mengenali getaran dan mengidentifikasikan masalah lebih dulu dari yang pengemudi rasakan. Jika sudah merasakan perubahan atau keanehan tersebut, jangan didiamkan sebelum kerusakan makin menjadi.


8.Suara Berisik di Posisi Netral

Tentu kamu terganggu dengan suara berbisik yang masuk ke kabin ketika transmisi berada di posisi netral. Suara ini bisa disebabkan dari bearing-bearing yang sudah aus, terutama yang berada di input shaft. Jika kondisi ini terjadi, segera periksalah ke bengkel.


9. Gear Slip

Normalnya pada fungsi transmisi, gear mobil akan tetap pada posisi yang sudah diatur pengemudi atau sistem komputer akan memindahkan sendiri gear-nya pada jangkauan RPM tertentu. Tapi pada kasus slip nya gear, secara tiba-tiba dengan sendirinya berganti posisi gear, misalnya dari yang sebelumnya gigi tiga tiba-tiba berpindah ke netral (pada mobi manual).

Hal ini akan sangat berbahaya jika tengah berada pada kecepatan tinggi dan tiba-tiba kehilangan daya di bagian roda. Sebab, kamu bisa kehilangan kendali. Segera diperiksakan karena sudah jelas masalahnya ada di transmisi.


10. Kopling Seret

Salah satu masalah yang menghantui pengguna mobil manual adalah kopling yang seret. Kopling yang seret dikarenakan gagal terlepasnya disk kopling dari flywheel saat menginjak pedal kopling. Kondisi ini mengakibatkan pengemudi tidak bisa memindahkan gigi karena kopling masih terlibat dalam putaran mesin. Jika dipaksakan hanya akan mengeluarkan suara seret seperti mesin penggilingan. Penyebab kopling seret adalah terlalu kendurnya pedal kopling. Banyak kopling yang kosong menyebabkan kabel atau hubungan antara pedal kopling dengan disk tidak cukup melepaskan disk clutch dari roda gila (atau pressure plate).

Aglar

http://Aglar.blogspot.com | [email protected]

Widget


Code

<iframe style="width:100%; height:100%; border:none; margin:0; padding:0;" src="http://daihatsu.co.id/kokgituya/widget" scrolling="yes"></iframe>