Agregator.com

WIRAUSAHA

5 Kesalahan Copywriting yang Sering Terjadi saat Memasarkan Produk

Mungkin semua orang bisa saja menjadi penulis, namun tidak semua orang memiliki skill copywriting yang baik. Diperlukan trik dan teknik khusus untuk menyusun kalimat pemasaran dan yang terpenting hindari kesalahan berikut.

Memasarkan sebuah produk saat ini semakin mudah dilakukan seiring berkembangnya teknologi, salah satunya dengan cara digital marketing. Efeknya banyak orang ataupun agency yang berlomba-lomba menawarkan jasa copywrite untuk membantu klien memasarkan produk mereka agar lebih terkenal lagi. Namun ternyata memasarkan produk secara online tak semudah seperti bayangan kita selama ini. 

Disini kamu dituntut untuk memahami bahasa pemasaran dan teknik copywrite yang tepat. Mungkin semua orang bisa saja menjadi penulis, namun tidak semua orang  memiliki skill copywriting yang baik. Nah untuk menghasilkan copywrite yang baik dan bisa menembus pasar kamu perlu memperhatikan beberapa kesalahan yang sering terjadi ini agar kamu tidak melakukan kesalahan yang sama. 

1. Mendeskripsikan produk dengan kalimat yang rumit dan susah dipahami

tradablebits.com

Penggunaan kata-kata yang 'berat' atau bahasa asing untuk mendeskripsikan produk sering sekali terjadi saat memasarkan produk secara online. Makan tak jarang pembeli mengurungkan niat untuk membeli dikarenakan tidak paham tentang deskripsi produk yang dijabarkan. Ingat, pembeli dan pembaca mencari deskripsi produk yang mudah dimengerti. Jadi gunakan kalimat sederhana dan akrab ditelinga masyarakat untuk mendeskripsikan produk tersebut. 

2. Tidak menghiraukan personifikasi produk yang dijual 

media.licdn.com

Setiap produk memiliki target audiens yang berbeda-beda, dan hal tersebut berarti juga membedakan cara pemasaran produk lewat kata-katanya. Ketahui produk yang akan dipasarkan, dan pikirkan bagaimana kata-kata yang tepat digunakan untuk memasarkan produk tersebut.

3. Melupakan pentingnya storytelling dalam memasarkan produk

squarespace.com

Target memang merupakan tolak ukur kesuksesan sebuah produk. Namun, dengan mengabaikan bagaimana cara bercerita dalam menawarkan dan pendekatan sosial, bisa saja target yang ditentukan tersebut justru tidak tercapai. Storytelling bisa dibuat seunik mungkin sehingga calon pembeli merasa terpancing untuk membaca deskripsi produk lebih lanjut. 

4. Kalimat terlalu bertele-tele dalam mendeskripsikan maupun menawarkan produk

blogspot.com

Detil dalam mendeskripsikan dan menjual produk memang penting dilakukan, tapi jika menggunakan kalimat yang terlalu panjang dan terlalu detil bisa jadi kata-katamu malah akan dianggap bertele-tele. Cukup gunakan kalimat yang singkat, jelas, dan padat namun mampu menjelaskan isi dan inti dari produk tersebut agar terhindar dari kesalahan ini.

5. Tata cara penulisan yang salah

kaptest.com

Makna sebuah kalimat bisa jadi tidak tepat sasaran saat cara penulisan maupun kalimat yang digunakan salah. Perhatikan tanda baca dan jangan lupa untuk menyunting kembali setiap kalimat setelah kamu menyelesaikan copywrite produk yang akan dipasarkan agar tidak keliru saat dibaca nantinya.

BACA JUGA :

Tips Jitu Menjadi Ahli Di Bidang Sosial Media

6 Kesalahan Website Toko Online dan Solusi Menanganinya

Votes


4


2

HT1705

http://https://herotimothy.wordpress.com/ | [email protected]

Widget


Code

<iframe style="width:100%; height:100%; border:none; margin:0; padding:0;" src="http://daihatsu.co.id/kokgituya/widget" scrolling="yes"></iframe>