Agregator.com

WIRAUSAHA

Muda dan Berbakat, Inilah Kisah 5 Pengusaha Perempuan Indonesia yang Menginspirasi

Menuai kesuksesan di usia muda memang menjadi prestasi yang luar biasa, namun untuk memperolehnya tidak semudah yang dikira. Hanya orang hebat yang mampu bertahan dan menaklukan semua tantangan, seperti 5 perempuan berikut.

Dikala semua anak remaja belia menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang dan berkumpul bersama teman-teman, tapi tidak dengan 5 perempuan ini. Mereka rela menukar kesenangan masa mudanya dengan bekerja keras untuk membangun sebuah usaha demi kehidupan masa depan. Tahun demi tahun berlalu dan semua pahit manis dalam berbisnis telah mereka cicipi, kini ke 5 perempuan ini sudah dapat menikmati hasil jerih payahnya dan menjadi terkenal dimata dunia.  Siapa saja mereka? 

1. Dian Pelangi

dianpelangi.com

Dian Pelangi merupakan salah satu sosok perempuan yang sedang santer dibicarakan di dunia fashion. Ia memulai usahanya saat masih berusia 18 tahun. Di usianya yang kini menginjak 26 tahun, dia telah menggerakkan 14 cabang butik yang tersebar di 13 kota di seluruh Indonesia hingga ke negeri Jiran Malaysia, dengan total 500 pegawai. Tak sampai di situ, karya-karya rancangannya juga telah dikenal di beberapa acara besar, termasuk New York Fashion Week dan Los Angeles Fashion Week tahun 2014 silam. Dengan kesuksesannya tersebut, Dian Pelangi memperoleh omzet miliaran rupiah.

2. Sally Giovani

portalsatu.com

Muslimah cantik ini sukses dengan bisnis batik Trusmi yang merupakan batik khas Cirebon. Sally Giovani sudah memutuskan untuk berwirausaha sejak usia 18 tahun. Latar belakang ekonomi keluarganya bisa dikatakan kurang dari mapan, setelah lulus dari SMA Sally tidak melanjutkan pendidikan, tetapi memutuskan untuk berwirausaha demi membantu perekonomian keluarganya. Awalnya Sally memulai bisnis dengan menjual batik khas Cirebon. Produk batik ini ditawarkan dengan cara berkeliling pasar di Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Berawal dari toko berukuran kecil, sekarang Sally sudah mempunyai toko grosir batik Trusmi yang luasnya mencapai 1,5 hektar. Sally telah mencetak rekor muri sebagai pemiliki Toko Batik Terluas dan Termuda 22 Tahun. Sekarang bisnisnya sudah sangat berkembang dengan mempunyai 9 showroom di 5 kota di Indonesia, yaitu Cirebon, Bandung, Jakarta, Medan, dan Surabaya. Sally juga telah membuka lapangan pekerjaan untuk lebih dari 1.350 orang. Omzetnya sekarang sudah mencapai 700 juta per minggu.

3. Laksita Pradnya Paramita

youngsters.id

Laksita sempat mengalami jatuh bangun dalam berbisnis. Kegigihannya dalam berjuang membuatnya meraih kesuksesan dengan bisnis kaos kakinya. Hal itu dimulai saat ia sedang berjalan-jalan di pasar baru. Ia menemui kaos kaki yang kualitas dan modelnya unik. Di usia ke-19, Laksita mulai mencari supplier kaos kaki impor setelah melihat reaksi pasar yang bagus, ia juga memesan kaos kaki dengan desain khusus ke produsen lokal. Setelah modal terkumpul, Laksita mulai memproduksi kaos kaki sendiri. Ia menyulap kaos kaki menjadi produk kreatif dengan berbagai variasi motif dan karakter yang diminati oleh para remaja masa kini. Kini, omzet bisnis yang dijalankannya mencapai 200 juta per bulan.

4. Helga Angelina Tjahjadi

forbesimg.com

Helga Angelina Tjahjadi, Pendiri dan Managing Director restoran Burgreens juga masuk dalam kategori Arts untuk bidang kuliner. Wanita 25 tahun ini menciptakan menu burger sehat. Daging petty yang biasa kita temukan dalam burger, oleh Helga diganti menjadi kacang-kacangan, jamur dan bayam, ia juga mengganti gula pasir menjadi gula kelapa atau madu. Restoran yang ia miliki kini sudah memiliki beberapa cabang, di Bintaro dan Tebet.

5. Carline Darjanto

travelshopa.com

Carline Darjanto merupakan pendiri dari brand fashion Cotton Ink masuk dalam kategori Retail & e-commerce. Cotton Ink yang didirikan oleh Carline bersama rekannya, Ria Sarwono mendulang kesuksesan sebagai pebisnis e-commerce. Carline memulai bisnisnya pada tahun 2008, saat ia berumur 21 tahun. Saat ini, konsumen Cotton Ink telah menembus pasar luar negeri, antara lain Australia, Malaysia, Singapura dan Eropa. Omzet dari Cotton Ink saat ini mencapai ratusan juta rupiah per bulannya.

BACA JUGA :

Gak Usah Malu Tampil Seadanya, 3 Perempuan ini Membuktikan Kesuksesan Bisa Datang dengan Modal Apa Aja

Selain Terkenal, 5 Artis Ini Juga Sukses Berbisnis Kuliner Khas Daerah

Votes


1


1

HT1705

http://https://herotimothy.wordpress.com/ | [email protected]

Widget


Code

<iframe style="width:100%; height:100%; border:none; margin:0; padding:0;" src="http://daihatsu.co.id/kokgituya/widget" scrolling="yes"></iframe>