TIPS SAHABAT
Info Tips Otomotif Dan Motivasi Untuk Sahabat

Tips Sahabat
Bahaya! Jangan Sepelekan Kebocoran Radiator Mobil Anda.

Radiator mobil berperan penting dalam upaya menjaga kestabilan temperatur mesin mobil. Saat mobil sedang bekerja, maka mesin mobil akan menghasilkan temperatur yang tinggi, radiator inilah peredam dan penstabilnya.

Komponen radiator mobil dikelompokkan menjadi 3 bagian utama, seperti, upper tank, saluran pembuang panas, lower tank yang harus selalu dilakukan perawatan.

Apabila telah terjadi kebocoran pada radiator mobil, untuk memperbaiki bagian yang bocor tergantung pada tipe radiator yang berada di mobil kamu apakah menggunakan aluminium atau menggunakan bahan logam.

Jika radiatornya berbahan plastik pada bagian upper tank dan lower tank cara memperbaikinya tergantung pada tingkat kebocorannya, jika pada upper tank mengalami kebocoran yang kecil atau hanya retak sedikit pada sambungannya dengan radiator, cukup menutup kebocorannya dengan menggunakan lem araldite.

Selain itu juga banyak orang yang mengganti upper tank plastik dengan modifikasi upper tank dengan menggunakan bahan logam. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kebocoran pada upper tank. Jika anda ingin seperti itu tinggal bawa saja ke tempat service radiator langganan kamu.

Nah, ada satu kebiasaan buruk lain yang sering dilakukan pemilik kendaraan saat berkendara jarak jauh, yaitu membuka penutup radiator saat mesin sedang panas. Hal ini akan menyebabkan penutup akan terpental lalu cairan radiator akan menyembur dan melukai anggota tubuh kamu.

Kondisi overheat pada mobil kejadian saat temperatur mesin melebihi batas yang bisa ditoleransi. Ada beberapa faktor penyebabnya, misalnya sistem pendinginan mobil yang sudah rusak atau berkendara terlalu lama.


Baca Juga : 5 Penyebab Mesin Overheat


Saat jarum di indikator suhu sudah mendekati merah, memang sangat disarankan mobil berhenti untuk melakukan pendinginan. Namun, untuk penanganannya jangan sampai membuka penutup radiator, karena hal itu tidak ada gunanya.

“Kalau misalnya cuma mau cek atau isi cairan radiator cukup dari reservoir saja,” ujar Anjar Rosjadi, Technical Service Executive Coordinator Astra Daihatsu Motor (ADM).

Saat kondisi mesin panas, tekanan di dalam radiator sedang tinggi. Bila penutup dibuka, maka tekanan itu mendorong cairan keluar dengan cepat.

So, selalu cek kondisi radiator mobil kamu ya, apakah ada kebocoran atau tidak dan cek juga apakah cairan penuh atau sangat kurang. Jangan sampai cairannya kosong, karena kondisi itu sangat berbahaya.


Baca Juga:

6 Langkah Awal Mengatasi Mesin Mobil yang Overheat

Jaga Mesin Mobil Tetap Dingin dan Terhindar dari Overheat dengan Cara Berikut

3 Hal yang Harus Kamu Lakukan Saat Indikator Panas Mesin Menyala

2017-11-01 07:00:25