TIPS SAHABAT
Info Tips Otomotif Dan Motivasi Untuk Sahabat

Tips Sahabat
Kekurangan dan Kelebihan Ban Tubeless


Ban tentu merupakan salah satu komponen yang paling penting dalam sebuah kendaraan. Apalagi fungsi utamanya yang sangat krusial, yaitu berkaitan langsung dengan gerak laju kendaraan itu sendiri. Jadi, penting bagi Sahabat untuk memilih ban yang paling sesuai dengan mobil Sahabat. Secara umum, ban bisa dibagi menjadi dua jenis, yakni ban tubeless dan ban biasa. Perbedaan mendasar dari ban tubeless dan ban biasa, yaitu terletak pada adanya ban dalam atau tidak adanya ban dalam. Ban konvensional atau ban biasa ini terdiri dari ban luar dan ban dalam, sedangkan ban tubeless tidak memiliki ban luar dan ban dalam.

Saat ini mobil keluaran terbaru sudah tidak lagi menggunakan ban konvensional, tetapi semua sudah menggunakan ban tubeless. Namun ada baiknya kita mengetahui secara detail mengenai ban tubeless yang sudah banyak digunakan oleh masyarakat. Ban tubeless memiliki kelebihan pada saat menginjak paku atau benda tajam lainnya ban tubeless ini tidak mudah kempis dan masih dapat digunakan dengan baik. Kelebihan lain dari ban tubeless adalah lebih mengerem dan stabil jika dibawa menikung atau bermanuver pada kecepatan tinggi. Karena kelebihan ini, pabrikan motor dan mobil pun kini ramai-ramai menggunakan ban tubeless dibandingkan ban konvensional atau ban biasa. 

Baca juga : Empat Teknik Sederhana Merawat Ban Mobil, Kamu Pasti Bisa!

Namun dibalik keunggulannya, ban tubeless juga masih memiliki kekurangan. Salah satunya adalah harganya yang memang relatif lebih mahal, tetapi harga tersebut sebanding dengan kualitas yang diberikan. Selain itu, ban tubeless dianggap memilki masa pakai lebih pendek ketimbang ban tipe tubetype atau ban biasa. Biasanya ban tubeless hanya awet tidak lebih dari satu tahun. Tak cuma itu, ban tubeless juga dinilai lebih keras dibanding ban biasa. Hal ini karena struktur karetnya yang memang lebih tebal dan padat. 

Kekurangan lainnya yang dimiliki ban tubeless adalah hanya bisa dipasangkan untuk pelek racing, sedangkan pelek jari-jari hanya bisa untuk ban tipe tubetype atau ban biasa. Meskipun kini sudah terdapat teknologi yang bisa memasang pelek jari-jari dengan ban tubeless, tetapi bukan berarti pelek tersebut cocok biasanya pada saat pemasangan terlalu dipaksakan. Jika sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan ban tubeless, sebaiknya Sahabat juga harus mengetahui cara merawatnya. Apalagi perawatan ban tubeless mutlak dilakukan agar penggunaan ban jenis ini awet dan lebih tahan lama. 
Berikut ini bagaimana cara merawat ban tubeless.

Pemeriksaan Ban Tubeless Secara Rutin

Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin ini dapat mendeteksi lebih dini kerusakan yang ada pada ban tubeless mobil Sahabat. Sehingga Sahabat bisa melakukan tindakan lebih awal ketika sudah mendeteksi kerusakan yang terjadi pada ban tubeless mobil Sahabat. Dan yang perlu Sahabat perhatikan juga yaitu jangan memberikan beban berlebih kepada ban, seperti aksesoris yang fungsinya hanya sebagai pajangan.

Perhatikan Saat Ban Tubeless Alami Mobil Bocor

Sahabat juga perlu memperhatikan saat ban tubeless alami mengalami kebocoran, disini Sahabat disarankan jangan terlalu terburu-buru untuk menutupnya dengan lem. Karena jika langsung menutupnya dengan lem dapat menimbulkan kerusakan yang bersifat permanen pada permukaan yang tidak bocor. Misalnya saja dapat menimbulkan korosi pada scrat ban.

Jangan Mengurangi Tekanan Angin

Pada saat ban tubeless masih dalam keadaan panas sangat dilarang jika Sahabat ingin mengurangi tekanan angin pada ban mobil. Tunggu sampai ban mobil dalam keadaan dingin. Pada saat ban tubeless pada mobil sudah dalam keadaan dingin barulah Sahabat bisa melakukan penyesuaian tekanan angin pada ban mobil. Yang perlu diingat juga yaitu jangan dipaksakan berkendara saat ban mobil dalam kondisi kempes.

Baca juga : Jangan Lakukan ini! Supaya Ban Mobil Tetap dalam Kondisi Baik

2016-10-05 05:17:15