Tips Sahabat

Cara Menyimpan Ban Mobil yang Benar Agar Tetap Awet Hingga Lima Tahun

09 April 2025
menyimpan ban

Beberapa pemilik mobil lazim menyediakan ban mobil cadangan. Entah itu dua buah, empat buah, atau bahkan lima buah. Ban cadangan sendiri nantinya bisa dipakai bila ban mobil utama mengalami robek atau pecah.

Kalau Sahabat termasuk pemilik mobil semacam itu, kami sarankan untuk menyimpan bannya dengan benar. Pasalnya, menyimpan ban mobil dengan benar bisa membuat ban awet hingga lima tahun lamanya.

Jika Sahabat belum tahu bagaimana cara menyimpannya, jangan khawatir. Disini kami punya berbagai cara menyimpan ban mobil dengan benar. Tidak percaya? Coba simak saja cara-caranya di bawah ini!

Pilihlah Tempat Penyimpanan yang Memiliki Kelembaban yang Cukup

Hal pertama yang patut diperhatikan saat menyimpan ban mobil adalah tempat penyimpanan itu sendiri. Untuk hal tersebut, disarankan untuk memilih tempat penyimpanan yang memiliki kelembaban yang cukup.

Pastikan pula agar tempat penyimpanannya tidak terkena sinar matahari secara langsung. Dengan begitu, ban pun akan tetap elastis meskipun disimpan dalam waktu lama.

Sebelum nantinya ban disimpan, pastikan juga agar di dalam ruangan tidak ada bahan-bahan mudah terbakar. Semisal minyak ataupun bensin. Hal itu dilakukan untuk mencegah ban terbakar.

Simpanlah Ban dalam Posisi yang Tepat

Selain tempat penyimpanan, posisi penyimpanan ban juga patut diperhatikan. Pemosisian ban sendiri sangat bergantung pada kondisi ban itu sendiri.

Kalau ban yang disimpan tidak memiliki pelek, maka simpanlah ban dalam posisi vertikal dan berjajar. Dengan begitu, ban pun akan tetap kokoh dalam waktu lama, serta bisa dipakai sewaktu-waktu jika dibutuhkan.

Sedangkan jika bannya sudah dipasangi pelek, Sahabat bisa memasangnya dengan cara ditumpuk. Tapi, jangan sembarangan ditumpuk, agar kualitas bannya tidak menurun.

Rebahkan dulu ban yang telah berpelek itu ke atas lantai. Barulah setelah itu tumpuklah secara perlahan. Pastikan jangan ditumpuk terlalu banyak agar Sahabat nantinya tidak susah untuk mengambilnya.

Sebagai saran, tumpuklah ban berpelek maksimal sebanyak sepuluh buah. Pastikan agar ban bagian terbawah dipindahkan ke atas sesering mungkin. Hal itu dilakukan agar jarak pada bagian bead mobil tidak mengempot.

Sebelum nantinya disimpan, pastikan ban berpelek telah diisi dengan angin minimal 40 psi. Hal itu dilakukan agar ban tidak mudah kekurangan angin. Dengan begitu, ban pun bisa langsung dipakai, bila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Simpanlah dalam Jangka Waktu yang Tepat

Waktu penyimpanan adalah hal lainnya yang harus diperhatikan. Pastikan agar waktu penyimpanannya jangan terlalu lama, juga jangan terlalu cepat.

Waktu penyimpanan ban sendiri sangat tergantung dari kondisi ban itu sendiri. Jika ban sudah pernah dipakai sebelumnya, maka simpanlah ban maksimal tiga tahun. Sebaliknya, jika ban belum pernah dipakai sama sekali, maka ban bisa disimpan hingga lima tahun lamanya.

Pisahkanlah Ban dari Aksesorisnya

Kalau ban mobil yang disimpan memiliki aksesoris, maka pisahkanlah ban tersebut dari aksesorisnya. Simpanlah aksesoris ban di dalam kemasan aslinya, lalu simpan di atas permukaan yang aman. Terutama, aman dari risiko sobekan atau pemotongan. Lakukanlah perawatan aksesoris tersebut dengan benda yang tidak menimbulkan bahaya. 

Beberapa pemilik mobil lazim menyediakan ban mobil cadangan. Entah itu dua buah, empat buah, atau bahkan lima buah. Ban cadangan sendiri nantinya bisa dipakai bila ban mobil utama mengalami robek atau pecah.

Agar nantinya ban tetap awet dan bisa dipakai, ban harus disimpan dengan benar. Adapun cara-caranya sudah kami sebutkan di atas. Dengan cara-cara itu, semoga ban yang Sahabat simpan bisa bertahan hingga lima tahun lamanya.

Penulis : Anggie Warsito

Tips Sahabat Lainnya
Mengapa Harus Mematikan Mesin Saat Isi BBM di SPBU? Ini Alasannya
Mengapa Harus Mematikan Mesin Saat Isi BBM di SPBU? Ini Alasannya
Kala masuk ke SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum, Red), Anda  melihat tanda peringatan keselamatan yang mengingatkan pengemudi untuk mematikan mesin saat proses pengisian bahan bakar berlan
Bahaya Jalanan Terkena Tumpahan Solar bagi Pengendara, Ini Cara Menghadapinya
Bahaya Jalanan Terkena Tumpahan Solar bagi Pengendara, Ini Cara Menghadapinya
Sahabat, pernah membayangkan jalan raya yang biasanya bisa dilalui dengan mulus tiba-tiba berubah menjadi licin seperti kolam sabun? Itulah yang terjadi ketika solar tumpah di aspal. Bukan sekadar bik
Mobil Keluarga Paling Irit BBM untuk Perjalanan Harian dan Liburan
Mobil Keluarga Paling Irit BBM untuk Perjalanan Harian dan Liburan
Memilih mobil keluarga bukan cuma soal kapasitas kursi, tapi juga soal berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan setiap kali mengisi bahan bakar. Untuk penggunaan harian di dalam kota maupun perjalan
Pilih Macet Jarak Dekat atau Jauh tapi Lancar di Perjalanan? Simak Plus Minusnya
Pilih Macet Jarak Dekat atau Jauh tapi Lancar di Perjalanan? Simak Plus Minusnya
Saat berkendara, Sahabat mungkin pernah dihadapkan pada dua pilihan rute: melewati jalan yang lebih dekat tetapi berpotensi macet, atau memilih jalur yang lebih jauh dengan lalu lintas yang relatif la
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami