Tips Sahabat

Bisakah Kaca Film Bisa Menolak Sinar Inframerah? Ketahui di Sini!

12 April 2025
Bisakah Kaca Film Bisa Menolak Sinar Inframerah? Ketahui di Sini!

Apakah kaca film bisa melindungi dari sinar inframerah? Pertanyaan ini kerap kali ditanyakan oleh pemilik mobil di media sosial atau forum otomotif. Lantas apakah bisa? Untuk mengetahui jawabannya mari perhatikan ulasan berikut. 

Bisakah Kaca Film Bisa Menolak Sinar Inframerah? 

Seperti diketahui, sinar inframerah memiliki dampak buruk bagi tubuh manusia karena dapat menyebabkan rasa panas bahkan terbakar pada permukaan kulit. Rasa panas atau terbakar tersebut terjadi karena sinar inframerah dapat menembus jaringan kulit hingga masuk ke bagian yang terdalam sehingga kolagen dalam kulit menjadi rusak.

Selain itu, sinar inframerah juga dapat menembus retina mata pengemudi sehingga mengganggu visibilitas dalam berkendara. Hal tersebut juga dapat menyebabkan kerusakan pada retina mata sehingga dapat menyebabkan penurunan visibilitas hingga penyakit glaukoma dan katarak. 

Mengingat dampak buruk yang ditimbulkan oleh paparan sinar inframerah. Lantas bisakah kaca film menolak sinar inframerah? Jawabannya, bisa. Namun, tidak semua kaca film dapat menolak inframerah karena sebagian kaca film hanya bisa melindungi pengemudi dari paparan sinar UV saja. 

Jenis-Jenis Kaca Film Mobil 

Agar Anda tidak penasaran mengenai jenis kaca film apakah yang bisa menolak sinar inframerah? Maka Anda perlu mengetahui jenis-jenis kaca film sebagai berikut. 

1. Kaca film VLT (Visible Light Transmittance)

Jenis pertama, ada kaca film VLT atau kaca film transmisi cahaya tampak. Jenis kaca film ini tidak bisa menolak sinar inframerah karena hanya berfungsi meneruskan cahaya dari luar agar masuk ke dalam kabin mobil. Meski begitu, jenis kaca film ini banyak digemari oleh sebagian orang karena mampu menjaga privasi pengemudi. Sebab kaca film VLT tampak gelap jika dilihat dari luar. Namun jika dilihat dari dalam mobil, pengemudi dapat melihat objek dari luar mobil dengan jelas. 

2. Kaca film UVR (Ultraviolet Rejection)

Jenis kedua, ada kaca film UVR. Sesuai dengan namanya kaca film jenis ini diperuntukkan untuk menghalau sinar UV (ultraviolet) untuk masuk ke bagian kabin mobil. Dengan begitu pengemudi tidak akan merasakan silau, atau panas dari sinar matahari. Selain itu, material interior mobil seperti dasbor, jok, atau interior berbahan kulit lainnya menjadi lebih awet. 

3. Kaca film IRR (Infrared Reflection)

Jenis ketiga, ada kaca film IRR. Kaca film jenis ini memang diciptakan khusus untuk menolak sinar inframerah yang dihasilkan oleh sinar matahari. Dengan menggunakan kaca film IRR, pengemudi dapat terhindar dari efek panas yang dihasilkan inframerah, risiko kanker kulit, hingga kondisi kabin mobil selalu terasa sejuk. 

4. Kaca film TSER (Total Solar Energy Rejected)

Jenis keempat, ada kaca film TSER. Kaca film jenis ini merupakan kaca film yang didesain khusus untuk menolak energi panas matahari beserta sinar UV dan inframerah. 

Baca Juga : Rekomendasi Kaca Film Mobil Terbaik yang Tolak Panas, Yuk Cek!

Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa untuk melindungi diri dari sinar inframerah saat berkendara dianjurkan untuk menggunakan kaca film jenis IRR dan TSER. 

Tips Sahabat Lainnya
Lokasi SIM Keliling Surabaya Terbaru
Lokasi SIM Keliling Surabaya Terbaru Oktober 2026
Bagi warga Surabaya yang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM)-nya akan habis pada Oktober 2026, layanan SIM Keliling menjadi solusi praktis untuk memperpanjang SIM tanpa harus mengantre lama di Sat
Penyebab Kunci Mobil Tidak Bisa Diputar dan Solusinya Ternyata Mudah
Penyebab Kunci Mobil Tidak Bisa Diputar dan Solusinya Ternyata Mudah
Pernah mengalami kunci mobil tidak bisa diputar saat terburu-buru berangkat? Kunci sudah masuk ke lubang kontak, tetapi tidak mau bergerak sama sekali atau terasa sangat keras. Situasi ini memang biki
blokir stnk mobil
Cara Blokir STNK Mobil Online dan Via Samsat
Blokir STNK penting dilakukan bagi Anda yang baru saja menjual mobil. Tindakan ini bertujuan untuk menghindarkan Anda dari pajak progresif, melindungi dari sanksi tilang , dan hal-hal lainnya berkaita
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis berkala pada jarak tempuh 40.000 km atau usia pemakaian 24 bulan merupakan salah satu tahapan perawatan besar yang sangat krusial. Melakukan service berkala 40.000 km secara rutin l, efisien, d
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami