Logo Daihatsu

Tips Sahabat

Bagikan
Keuntungan, Tips, dan Cara Budidaya Kelinci untuk Pebisnis Pemula
16 Februari 2021
budidaya kelinci

Secara umum, ada berbagai jenis bisnis yang bisa dilakukan di Indonesia. Jika berencana ingin memanfaatkan waktu untuk berbisnis, usaha peternakan atau perkebunan adalah pilihan yang menarik. Biasanya, jenis bisnis ini bisa dimulai sejak masih bekerja kantoran hingga nantinya menjadi pengisi waktu di masa pensiun.

Budidaya kelinci merupakan salah satu bisnis peternakan untuk mengembangbiakkan kelinci pedaging untuk dijual kembali. Bukan hanya dagingnya, kelinci juga bisa dijual bagian kulitnya. Kotoran kelinci juga bisa diolah menjadi pupuk organik yang berkualitas sehingga bisa dimanfaatkan atau bahkan dijual.

Keuntungan Budidaya Kelinci

Meskipun belum terlalu populer, budidaya kelinci bisa jadi salah satu aktivitas bisnis yang mudah. Perputaran hasil usaha dalam setahun juga bisa didapatkan dengan beberapa kali panen. Jika ingin mempertimbangkan budidaya kelinci, berikut ini beberapa keuntungannya.

Belum banyak pesaing

Ada banyak hewan ternak yang bisa dibudidayakan mulai dari skala kecil. Beberapa hewan yang populer dibudidayakan adalah lele, ayam, bebek, kambing, dan lain-lain. Namun, budidaya kelinci masih jarang ditemukan sehingga potensi persaingannya belum terlalu besar. Nah, sahabat bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk memulai bisnis ternak kelinci.

Tidak butuh waktu lama

Dari merawat indukan, mengawinkan, proses kelahiran, dan merawat anak kelinci tidak butuh waktu lama. Dalam masa perawatan empat bulan saja kelinci sudah siap potong. Saat sudah mencapai usia 6 – 8 bulan, indukan sudah bisa dikawinkan lagi untuk menghasilkan 3 7 ekor anak kelinci. Perkembangannya cepat ‘kan?

Hasil panen banyak

Selain bisa melahirkan anak kelinci dengan jumlah banyak, kelinci juga bisa beranak 3 – 7 kali dalam setahun. Kelinci memang termasuk hewan yang produktif sehingga hasil pengembangbiakkan bisa didapatkan dengan jumlah panen banyak.

Kotorannya bisa untuk pupuk

Sambil menunggu masa panen kelinci di usia yang ideal, sahabat bisa memanfaatkan kotoran kelinci untuk diolah sebagai pupuk. Dengan begitu, ada pemasukan tambahan yang tetap bisa didapatkan dan diputar sebagai modal bisnis. Tak heran jika ternak kelinci tidak perlu modal yang terlalu besar, ‘kan?

Tips Budidaya Kelinci

Pilih jenis indukan kelinci unggulan

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua jenis kelinci bisa dibudidayakan untuk dipanen dagingnya. Jenis kelinci pedaging yang populer adalah Flemish Giant dan New Zealand, sedangkan jenis kelinci ternak berdasarkan kualitas bulunya adalah Anggora, Rex, atau American Chinchilla. Pastikan pilih jenis kelinci sesuai kebutuhan panen, ya!

Simpan kandang dengan baik

Selain ukuran kandang yang perlu disiapkan cukup luas untuk bergerak, kelinci sebaiknya tidak disimpan di tempat ramai. Pastikan juga untuk menyimpan kandang di suhu 21 derajat Celcius dengan sirkukasi segar dan pencahayaan ideal selama 12 jam.

Beri pakan bernutrisi

Jangan lupa untuk memberikan nutrisi tambahan untuk kelinci yang dibudidayakan. Hal ini akan mempercepat proses perawatan kelinci dengan tubuh yang sehat. Pakan kelinci bisa berupa rumput, sayuran, biji-bijian dan tambahan viterna, poc nasa, hormonik yang merupakan pakan konsentrat untuk diberikan bersama air minum.

Perhatikan proses perkawinan

Sahabat juga perlu memperhatikan proses perkawinan induk kelinci. Saat kelinci sudah berusia 5 – 8 bulan, kelinci bisa dikawinkan hingga dua kali proses perkawinan. Biasanya, kelinci bisa dikawinkan pada pagi hari atau sore hari, setelah itu pisahkan dengan lawan jenisnya.

Panen di waktu yang tepat

Jumlah kelinci yang bisa dipanen dari empat pasang kelinci saja sudah bisa menghasilkan 80 ekor anak dalam setahun. Namun, sebaiknya anak kelinci yang sudah dirawat dan akan dipanen tidak dijual dengan terburu-buru. Pastikan usianya sudah mencapai waktu yang ideal untuk dipanen yaitu di usia 3 – 4 bulan.

Cara Budidaya Kelinci

Jika sahabat sudah memantapkan pilihan untuk membudidayakan kelinci, pastikan untuk mengetahui tahap-tahapnya. Perhatikan setiap tahap untuk menemukan cara terbaik dalam membudidayakan kelinci ternak. Yuk, simak cara budidaya kelinci yang bisa sahabat lakukan.

Pilih bibit unggul untuk calon induk

Sahabat bisa memilih jenis indukan pedaging ataupun indukan ternak bulu kelinci. Namun, pastikan untuk memilih indukan yang sehat dengan berat 4 – 5 kg untuk indukan betina dan 3 – 5 kg untuk indukan jantan. Pastikan juga bibit-bibit indukan kelinci tidak cacat, lincah, matanya bersih, berbulu cerah, dan memiliki fertilitas tinggi.

Lakukan perawatan bibit kelinci

Proses untuk merawat indukan kelinci juga membutuhkan waktu, terutama untuk pemeliharaan kandang kelinci. Pastikan kelinci berada di tempat yang kering agar tidak mudah terkena penyakit akibat tempat lembap. Jika sudah mencapai usia dan berat yang ideal, sahabat bisa memulai proses perkawinan kelinci.

Lakukan pemuliabiakan

Nah, sebelum mengawinkan kelinci, sahabat juga perlu tahu bahwa ada beberapa jenis pemuliabiakan yang bisa dilakukan. Jika ingin mempertahankan sifat spesifik dari daging dan bulu kelinci, cukup lakukan persilangan dalam (in-breeding).

Untuk mendapatkan sifat-sifat unggul yang lebih baik, sahabat bisa mencoba persilangan luar (cross breeding). Untuk perpaduan dua bibit unggul, ada pula sistem pemuliabiakan silang antara bibit murai (pure line breeding) untuk mendapatkan ras kelinci baru.

Kawinkan kelinci

Usia ideal kelinci betina yang bisa dikawinkan adalah 5 bulan karena anak kelinci bisa mati atau terkena gangguan kesehatan jika indukan terlalu muda. Jika memasangkan kelinci jantan yang belum pernah kawin, sebaiknya pilih indukan yang sudah pernah beranak.

Perhatikan proses kelahiran

Hal paling menguntungkan dari proses perkawinan kelinci adalah proses kehamilan indukan yang cepat. Hanya 30 – 32 hari, kelinci betina akan menyiapkan diri untuk melahirkan dengan merontokkan bulunya. Menjelang kelahiran, induk kelinci sebaiknya dipisahkan ke kandang beranak. Kelinci betina melahirkan di malam hari dengan jumlah 6 – 10 ekor anak.

Pelihara kelinci anakan

Saat baru lahir, kondisi anak kelinci masih lemah, tidak berbulu, dan matanya tertutup. Ini kondisi umum yang terjadi pada anak kelinci. Saat sudah berusia 7 – 8 minggu, anak kelinci harus disapih dari induknya dengan dipisahkan di kandang lain berisi 2 – 3 ekor anak kelinci.

Pemisahan ini sebaiknya juga dilakukan berdasarkan jenis kelamin untuk mencegah terjadinya perkawinan dini. Kelinci juga sangat mudah terserang penyakit kulit di tempat yang lembap sehingga harus sangat diperhatikan sanitasi dan pencegahan penyakitnya.

Panen di usia yang tepat

Hasil utama ternak kelinci adalah daging dan bulu. Kelinci sudah bisa dipanen saat bobotnya sudah mencapai 2 – 3 kg dengan usia rata-rata 3,5 bulan. Di usia tersebut daging sudah bisa dimakan dengan kondisi kelinci sehat. Namun, bibit indukan yang akan dijual kembali sebaiknya sudah berusia 10 – 12 bulan, ya.

Singkatnya, budidaya kelinci bisa menjadi rutinitas bisnis yang cukup aktif untuk dilakukan dalam periode setahun. Rutinitas pengembangbiakkannya tidak monoton sehingga proses budidayanya tidak membosankan. Sahabat juga bisa memanfaatkan modal yang tidak terlalu besar dengan skala bisnis yang bisa dilakukan perlahan-lahan. Selamat mencoba!

Penulis : Rizkita Darajat

Tips Sahabat Lainnya
Doa Bepergian Agar Selalu Dilindungi Allah SWT
Doa Bepergian Agar Selalu Dilindungi Allah SWT
Saat bepergian, biasakan untuk selalu mengawalinya dengan doa. Doa untuk memulai perjalanan adalah cara yang baik dan penting untuk memulainya dengan doa bepergian. Hal ini dikarenakan, tidak akan ada
Memilih Cover Mobil Anti Air yang Bagus dan Aman
Memilih Cover Mobil Anti Air yang Bagus dan Aman
Perawatan mobil tentu harus menyeluruh dari mulai mesin hingga body luarnya. Membiarkan penampilan bodi luar mobil yang rusak akan berpengaruh juga terhadap nilai mobil tersebut seperti cat yang kusam
Tips Mengenali Gejala Busi Mobil Rusak
Tips Mengenali Gejala Busi Mobil Rusak
Busi memegang peranan penting sebagai salah satu komponen suku cadang kendaraan otomotif termasuk mobil. Busi mobil yang bermasalah dapat menyebabkan mesin mobil tidak dapat bekerja secara seimbang ak
Air Radiator Mobil yang Bagus
Air Radiator Mobil yang Bagus
Memilih air radiator untuk mesin mobil yang bagus sangat penting untuk menjaga suhu mesin mobil agar tetap ideal. Penggunaan air radiator mobil yang tidak tepat dapat berimbas kepada mesin mobil yang

Booking Servis Melalui Aplikasi DaihatsuKu

Dapatkan penawaran menarik untuk layanan perawatan berkala pada kendaraan Anda

Logo PlaystoreLogo Appstore
Mockup Aplikasi DaihatsuKu
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang@ Hak Cipta 2024 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku