TIPS SAHABAT
Info Tips Otomotif Dan Motivasi Untuk Sahabat

Tips Sahabat
3 Cara Memperbaiki Kompresor AC Mobil yang Bermasalah!

Panasnya matahari tidak akan terasa apabila kamu berada di dalam mobil dengan keadaan AC yang dinyalakan. Namun, bagaimana jika AC mobilmu rusak atau tidak berfungsi seperti biasanya?

Suhunya yang seharusnya dingin justru berubah menjadi panas. Atau malah menimbulkan bunyi-bunyi kasar yang mengganggu telinga.


Baca Juga: 5 Tips Mudah Merawat AC Mobil Agar Tetap Dingin!


Rusaknya AC mobil biasanya disebabkan oleh rusaknya kompresor AC. Kompresor AC dapat juga disebut sebagai jantung bagi keseluruhan sistem AC. Kompresor adalah salah satu komponen kunci. Tanpa kompresor, sistem AC secara keseluruhan tidak akan bekerja.

Tugas kompresor adalah menekan gas freon ke seluruh sistem sehingga kompresor dapat membuang panas dan kelembaban dari udara di dalam kabin.

Saat terjadi kerusakan pada kompresor, umumnya hal itu disebabkan oleh masalah tersembunyi dan tidak begitu terlihat yang menyebabkan sistem mendapat terlalu banyak tekanan.

Cara memperbaiki kompresor AC yang rusak tergantung pada jenis kerusakannya dan bagian komponen apa yang rusak. Nah, oleh karena itu, untuk memperbaikinya, kamu perlu mengenali dulu masalah yang terjadi pada kompresor AC.

Kompresor yang Berkarat

Umumnya, kompresor yang macet disebabkan oleh munculnya karat pada shaft kompresor dengan bearing bambu. Kabar baiknya, jika penyebab rusaknya AC mobilmu karena macetnya kompresor, kamu tidak perlu menggantinya dengan yang baru. Karat tersebut bisa dihilangkan

Cara menghilangkan karatnya pun mudah. Pertama, bongkar kompresor lalu bersihkan dengan antikarat. Kedua, amplas sampai halus. Ketiga, mengganti oli kompresor dengan oli yang baru.

Namun, kamu juga harus memastikan bahwa tidak terdapat cacat pada kompresor, seperti piston, dinding silinder, atau klep yang patah. Jika klep patah, tentu saja kamu harus mengganti kompresor dengan yang baru.


Kompresor yang Berbunyi

Jika kompresor AC berbunyi, pertama-tama kamu harus memerhatikan oli kompresor. Oli kompresor bertugas sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan dan mencegah kompresor cepat panas. Mungkin saja ada kesalahan pada saat melakukan pengisian oli atau ada kebocoran pada kompresor.

Selanjutnya, periksa juga apakah pistonnya telah aus. Hal ini bisa terjadi pada mobil yang sudah berusia di atas lima tahun atau mobil yang perawatan sistem AC-nya sangat minim. Piston yang aus menjadi salah satu penyebab AC mengeluarkan suara-suara kasar yang menganggu. Jika hal itu terjadi, berarti kamu harus mengganti kompresor dengan yang baru.

Selain itu, periksa juga thrust bearing. Jika thrust bearing longgar, maka bunyi berisik tersebut dapat diatasi dengan mengencangkan lagi thrust bearing yang longgar.

Periksa juga AC. Untuk AC dengan tipe denso, AS pada kompresor yang tidak presisi dapat menyebabkan pergerakan piston yang melampaui batas maksimal. Jika hal tersebut terjadi, maka akan ada benturan pada katup kompresor dan menimbulkan bunyi saat AC diaktifkan.


Baca Juga: Mendeteksi Kerusakan AC Mobil Melalui Bebunyian


Kompresor AC Macet

Kompresor AC yang macet biasanya karena kompresor yang dipaksa bekerja ketika mengalami termal tanpa adanya perbaikan. Akibatnya kompresor mengalami macet lalu bisa saja terbakar. Jika kompresor AC mobilmu sudah terbakar, sudah tentu kamu harus menggantinya dengan yang baru.

Merawat kompresor AC dengan baik dan rutin sudah sepaket dengan menjaga udara dingin dalam kabin supaya tetap konsisten. Penting sekali untuk melakukan perawatan rutin sistem AC setidaknya dua kali dalam satu tahun.

Tidak hanya mesin mobil saja yang perlu dirawat secara rutin, bagian-bagian yang paling sering kamu gunakan pun tidak boleh luput, seperti sistem AC. Tanpanya kamu akan kepanasan, loh, Sahabat.

2018-10-25 15:08:44