Tips Sahabat

3 Masalah yang Sering Muncul Pada Mobil Setelah Berkendara Jarak Jauh

09 April 2025
berkendara

Mobil adalah sebuah kendaraan yang sangat umum kita temukan di jalanan. Hampir setiap rumah memiliki mobil untuk memenuhi kebutuhan mobilisasi baik pribadi maupun keluarga.

Mobil memang kendaraan yang nyaman untuk dikendarai, berbeda dengan motor, menggunakan mobil tentu Sahabat tidak akan merasakan langsung terik dan panasnya sinar matahari, Sahabat juga tidak akan kegerahan karena adanya AC di dalam mobil. Selain itu, dalam kondisi hujan, mobil adalah kendaraan yang sangat fleksibel karena mampu melindungi Sahabat dari basah kuyup akibat terkena air hujan.

Mobil sebagai kendaraan yang nyaman untuk mobilitas sehari-hari juga sangat pas untuk dikendarai saat Sahabat mau berpergian jarak jauh seperti mudik, atau jalan-jalan keluar kota. Berkendara jarak jauh tentunya membutuhkan persiapan, selain kesiapan fisik dan finansial, tentunya mobil Sahabat juga harus berada dalam kondisi yang baik dan siap menempuh jarak ratusan bahkan ribuan kilometer jauhnya.

Salah satu persiapan yang harus dilakukan oleh Sahabat adalah mengecek kondisi mobil Sahabat di seluruh bagiannya. Apabila ada bagian-bagian tertentu yang kondisinya kurang meyakinkan, pastinya Sahabat harus segera melakukan servis.

Tahu nggak sih, Sahabat? Setelah melakukan perjalanan jarak jauh, meskipun pada awalnya kondisi mobil Sahabat sudah oke dan sudah diservis, ternyata Sahabat harus mengeceknya kembali usai melakukan perjalanan jarak jauh tersebut.

Hal tersebut karena pastinya saat berkendara jauh, ada bagian-bagian mobil Sahabat yang kondisinya menurun. Oleh karena itulah Sahabat perlu menyervisnya kembali.

Apa saja sih masalah-masalah yang sering muncul pada mobil Sahabat setelah berkendara jarak jauh? Daripada penasaran, yuk, langsung saja simak ulasannya berikut ini.

1. Ban

Hal pertama yang harus Sahabat periksa kondisinya adalah ban. Mengapa? Perjalanan jarak jauh tentunya memaksa ban mobil Sahabat bekerja lebih keras sehingga gesekan yang terjadi antara ban dengan aspal atau jalanan semakin lama.

Hal tersebut akan menyebabkan ban mobil Sahabat mengalami penipisan karena gesekan tersebut. Oleh karenanya, setelah melakukan perjalanan jauh sahabat perlu banget mengecek kondisi ban, apakah masih layak dipakai atau sudah harus diganti. Daripada meledak saat di jalan, lebih baik diperiksa, ya, Sahabat.

2. Kopling

Selanjutnya, hal yang harus Sahabat periksa dan perhatikan usai melakukan kegiatan berkendara jarak jauh adalah kopling. Masalah yang satu ini tentunya diperuntukan kepada mobil yang bertransmisi manual, ya.

Buat Sahabat pengguna tiga pedal, masalah yang dialami pada mobil yang digunakan jarak jauh adalah pada bagian kopling. Tentunya kopling sangat bekerja keras saat berkendara jarak jauh, apalagi kalau jalan yang ditempuh macet dan menanjak. Oleh karena itu, kamu harus memeriksa bagian kopling setelah melakukan perjalanan jauh.

3. Shockbreaker

Hal terakhir yang harus Sahabat periksa kembali setelah melakukan perjalan jarak jauh bersama mobil adalah bagian kaki-kaki yang satu ini, yaitu shockbreaker. Shockbreaker juga bisa dibilang adalah bagian yang bekerja ekstra untuk memberikan kenyamanan berkendara pada Sahabat, apalagi di jalanan yang berlubang, bergelombang, atau tidak rata.

Jadi Sahabat harus segera memeriksa shockbreaker, apalagi kalau sudah terasa kurang nyaman, barangkali shockbreaker sahabat mengalami kebocoran.

Nah, itu dia masalah-masalah yang sering muncul pada mobil Sahabat setelah Sahabat mengajaknya berkendara jarak jauh. Rajin-rajinlah memeriksakan mobil dan rawat mobil Sahabat dengan baik, apalagi kalau mobil tersebut adalah mobil kesayangan Sahabat. Ingat, jangan lupa keluarga menunggu di rumah ya.

Baca juga : 3 Hal yang Bisa Sahabat Lakukan Untuk Merawat Shockbreaker Supaya Awet

Tips Sahabat Lainnya
membayar pajak dengan whatsapp
Bayar Pajak Kendaraan Lewat WhatsApp Kini Bisa Dilakukan Khusus Warga Jabar
Masyarakat Jawa Barat kini semakin dimudahkan dalam mengurus kewajiban pajak kendaraan bermotor. Jika sebelumnya wajib pajak harus datang ke kantor Samsat atau menggunakan aplikasi tertentu, sekarang
Cara Cetak STNK Online Dengan Aplikasi Signal
Cara Cetak STNK Online Setelah Bayar Pajak Praktis dan Mudah
Membayar pajak kendaraan kini tidak lagi harus antri lama di kantor Samsat. Berkat layanan digital seperti aplikasi SIGNAL dan Sapawarga di Jawa Barat, pemilik kendaraan bisa melakukan pembayaran paja
jenis sim di indonesia dan syarat pembuatannya
Jenis SIM di Indonesia Serta Syarat dan Peruntukanya
Setiap pengendara kendaraan bermotor di Indonesia wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai jenis kendaraan yang digunakan. SIM bukan hanya menjadi bukti legalitas berkendara, tetapi juga menun
SIM A Untuk Pengendara Apa
SIM A Untuk Pengendara Apa? Ini Jenis Kendaraan yang Boleh Dikemudikan
SIM A adalah jenis Surat Izin Mengemudi yang diperuntukan bagi pengendara kendaraan roda empat berupa mobil penumpang maupun mobil barang perseorangan dengan total berat kendaraan tidak melebihi 3.500
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami