Tips Sahabat

7 Fitur Keselamatan Mobil yang Wajib Anda Tahu

09 April 2025

Ketika berencana untuk beli mobil baru masalah keselamatan harus menjadi perhatian utama. Ini bukan hanya ditujukan untuk keselamatan Anda namun juga penumpang bahkan pengguna jalan lainnya.  Untuk itu mobil yang akan dibeli wajib dilengkapi dengan fitur-fitur keamanan mumpuni. Nah  ada banyak fitur keselamatan yang hadir dengan berbagai akronim mulai dari ABS, BSM, DRL dll.  Agar paham fungsi dari setiap fitur tentunya Anda harus memahami akronim tersebut satu persatu bukan? 

Fitur Keselamatan Mobil

Berikut ini akan kita jabarkan beberapa fitur keselamatan mobil yang biasa  digunakan:

1. Anti-Lock Braking System (ABS)

Fitur ABS ini membantu kita melakukan pengereman mendadak, kendali mobil jadi lebih muda  dilakukan terutama ketika mengemudi dalam kecepatan tinggi. Saat mobil berada dalam kecepatan tinggi dan melakukan pengereman mendadak, roda mobil terkunci hingga sulit dikendalikan. Pada saat-saat inilah ABS bekerja. Jika mobil yang dibeli tidak dilengkapi dengan sistem ABS, kendali roda akan sulit karena keempat roda akan terkunci hingga mobil terus meluncur. 

Secara teori, sistem ini menghindari penguncian terhadap kempat roda, dengan roda yang tidak terkunci, mobil lebih mudah dikendalikan. Selain itu, semua bagian ban mobil akan melakukan pengereman, yang dapat menghidari ban panas. Semua ini akan membuat jarak pengereman menjadi lebih pendek dan namun cengkram ban masih bisa didapatkan.

2. Electronic Stability Control (ESC) 

Electronic Stability Control adalah sistem keamanan yang mencegah pengemudi kehilangan kontrol dari mobil mereka. Jika mobil mulai kehilangan kontrol, ESC menggunakan sensor dan sistem komputerisasi untuk secara otomatis menerapkan rem pada roda dan meletakkan segala sesuatu kembali ke jalur. 

Setiap produsen mobil biasanya menggunakan nama yang berbeda untuk sistem ESC mereka, ada yang menyebut Active Stability Control (ASC), Dynamic Stability Control (DSC), Electronic Stability Program (ESP) dan Stability Assist (VSA). Sebuah sistem ESC berjalan lebih jauh dari sistem ABS dengan secara otomatis menjaga roda bergerak, dan mobil menghadap ke depan, sangat mengurangi kemungkinan tabrakan fatal. Para peneliti telah menegaskan bahwa sistem ESC menurunkan risiko kecelakaan kendaraan tunggal hingga 50 persen. 

3. Otonom Emergency Braking (AEB)

Inovasi terbaru dalam keamanan komputer, sistem AEB menggunakan kamera dan sensor untuk mendeteksi kecepatan dan jarak benda di jalur kendaraan. Jika driver tidak menanggapi potensi benturan, sistem akan secara otomatis menerapkan rem untuk mencoba mencegah tabrakan. Teknologi ini benar-benar bisa mengurangi kecelakaan, khususnya kecelakaan yang terjadi dari arah belakang mobil. 

4. Blind Spot Monitoring (BSM) 

Sebuah sistem BSM bekerja dengan menggunakan berbagai sensor yang secara otomatis dapat mendeteksi benda-benda di sekitar mobil. Jika ada kendaraan mendekati salah satu blind spot mobil maka sinyal mulai berubah, sistem peringatan untuk pengemudi akan menyala dengan ditandai lampu berkedip atau peringatan suara. Sistem BSM dapat membantu untuk menavigasi perubahan jalur dan memungkinkan pengemudi untuk menjaga pandangan. 

Kehadiran fitur ini sangat penting, terutama karena setiap kendaraan memiliki bintik-bintik buta, yakni daerah di sekitar mobil yang tidak bisa dilihat pengemudi ketika melihat ke depan atau menggunakan cermin. Sistem BSM in dapat membantu untuk menavigasi perubahan jalur dan memungkinkan pengemudi untuk menjaga mata di jalur yang tepat.

5. Seat Belt

Fitur sabuk pengaman modern dapat membantu membuat sabuk pengaman lebih nyaman dipakai, dan menawarkan perlindungan yang lebih baik dalam kecelakaan. Sabuk pengaman adalah alat pengaman yang paling penting dalam mobil dan truk. Keberadaan seat belt dapat mengurangi risiko cedera leher.

6. Airbag

Kantung udara atau lebih dikenal dengan airbag menjadi salah satu fitur penting saat  mengendarai kendaraan. Fungsinya sangat krusial karena sebagai pelindung pengemudi dan penumpang saat terjadi kecelakaan. Umumnya, airbag akan mengembang dari setir (roda kemudi atau dari dasbor beberapa milidetik setelah tabrakan (300 kilometer per jam) sehingga kepala, leher, dan dada aman dari tabrakan. Ketika kepala pengemudi telah mengenai airbag, kantung udara itu akan mengempis secara perlahan sehingga memungkinkan pengemudi selamat keluar dari mobil. 

7. Daytime Running Lights (DRLS)

DRL adalah teknologi yang dibuat untuk menunjang keselamatan berkendara khususnya dari sektor visibiliti. Alat ini akan memancarkan cahaya yang akan menyala pada siang hari untuk memberi informasi kepada pengguna jalan lain. 

Tips Sahabat Lainnya
Cara Cabut Berkas Mobil, Syarat dan Estimasi Biaya Terbaru
Cara Cabut Berkas Mobil, Syarat dan Estimasi Biaya Terbaru
Istilah cabut berkas mungkin sudah tidak asing lagi, terutama bagi kamu yang berencana membeli mobil bekas dari luar kota. Proses ini juga dikenal dengan sebutan mutasi kendaraan, dan salah satu hal y
10 Rambu Lalu Lintas yang Paling Sering Dilanggar Pengendara
10 Rambu Lalu Lintas yang Paling Sering Dilanggar Pengendara
Setiap hari, jutaan kendaraan melintasi jalan raya di Indonesia dan berpapasan dengan berbagai rambu lalu lintas. Sayangnya, tidak semua pengendara benar-benar memperhatikan keberadaan rambu tersebut.
Apa yang Harus Dilakukan Saat Melihat Rambu Penyempitan Jalan?
Apa yang Harus Dilakukan Saat Melihat Rambu Penyempitan Jalan?
Kondisi jalan yang berubah secara tiba-tiba menjadi salah satu penyebab umum kecelakaan ringan di jalan raya, terutama saat lebar jalan mengecil tanpa diantisipasi sejak awal. Di titik inilah rambu pe
Dimensi Bak Daihatsu Gran Max Pick Up
Dimensi Bak Daihatsu Gran Max Pick Up dan Kegunaannya untuk Berbagai Usaha
Bagi pelaku usaha yang mengandalkan mobilitas barang setiap hari, dimensi bak kendaraan niaga menjadi salah satu faktor penentu efisiensi operasional. Daihatsu Gran Max Pick Up hadir sebagai salah sat
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami