Tips Sahabat

Mudik Asik dengan City Car

09 April 2025
mudik

Saat ini, mobil jenis city car semakin menjamur di Indonesia. Mobil khusus daerah perkotaan ini menjadi idola masyarakat karena harganya yang murah dan praktis untuk dikendarai. Namun, akan berbeda cerita jika city car yang lebih cocok digunakan untuk berkendara jarak dekat, lalu digunakan untuk mudik ke kampung halaman yang pastinya berjarak sangat jauh.

Sebenarnya secara fungsi, city car tidak disarankan untuk menempuh jarak terlalu jauh, berbeda dengan MPV atau SUV. Namun karena kepraktisannya, mobil tipe city car pun banyak digunakan untuk menempuh perjalanan jarak jauh, seperti pulang kampung. Bila kamu masih 'nekad' menggunakan city car untuk mudik, pastinya harus ada beberapa hal yang harus perhatikan. Simak tipsnya berikut

1. Pilihlah Unit City Car yang Aman dan Nyaman

Hal pertama yang harus kamu perhatikan adalah memilih unit city car yang aman dan nyaman. Hindarilah city car yang memiliki dimensi terlalu kecil, memiliki ground clearance tak terlalu tinggi, dan minim fitur-fitur keselamatan. Salah satu hal yang pasti saat mudik biasanya barang bawaan yang terlalu banyak. Oleh karena itu, pastikan city car kamu memiliki bagasi yang cukup luas dan kuat menampung barang-barang bawaan.

2. Pastikan Kondisi City Car Prima

Hal yang kedua pastikan juga suspensi city car kamu masih dalam kondisi prima. Jika perlu, sebelum berangkat mudik periksalah mobil kamu ke bengkel resmi untuk memastikan kondisi kendaraan. Bagian-bagian mobil, seperti ban, rem, kopling, lampu-lampu, oli dan radiator harus kamu cek kondisinya sebelum mudik. Apalagi city car menggunakan suspensi yang didesain untuk keperluan dalam kota. Jadi, pastikan mobil jangan sampai overload.

3. Perhatikan Kecepatan Maksimal

Selain memperhatikan batas kapasitas, hal lain yang perlu kamu perhatikan saat mudik menggunakan city car adalah kecepatan maksimalnya. Saat kamu mengendarai city car disarankan kecepatannya jangan sampai lebih dari 80 km/jam dan pertahankan rpm tak lebih dari 2.500 rpm biar tetap irit. Selain itu, tidak terlampau agresif di jalan guna menghindari kehilangan kendali atas mobil.

4. Bila Menggunakan Roof Box Perhatikan Muatan

Kapasitas ruang kabin yang cukup sempit memang menjadi permasalahan sendiri bagi pemudik dengan city car. Tidak jarang pemilik menambahkan roof box di bagian atap sehingga bisa menampung barang yang lebih banyak. Namun sebaiknya, penggunaan aksesoris tersebut jangan terlalu berlebihan, kamu cukup membawa beban sekitar 80 kg sampai 100 kg saja. Sebab, jika melebihi beban tersebut dikhawatirkan bisa merusak bagian atap dan yang paling parah membuat handling menjadi lebih berat sehingga sulit untuk dikendalikan.

5. Sering-sering Istirahatkan Mobil Setiap 3 Jam Sekali

City car sebenarnya memang lebih cocok digunakan untuk jarak dekat saja karena mesin yang digunakan sangat kecil apalagi sering panas bila terlalu lama digunakan. Jika city car kamu tidak ingin mengalami overheat saat perjalanan, disarankan untuk beristirahat setiap 3 jam sekali dalam waktu 15-30 menit. Selain membuat suhu mesin menjadi turun, berguna juga untuk menghilangkan lelah bagi pengemudi itu sendiri.

Tips Sahabat Lainnya
Mobil CVT vs Matic Konvensional: Apa Perbedaannya?
Mobil CVT vs Matic Konvensional: Apa Perbedaannya?
Saat berada di kemacetan, mobil bertransmisi otomatis terasa praktis karena Sahabat cukup memainkan pedal gas dan rem. Namun, ketika memilih mobil baru, muncul istilah CVT dan matic konvensional atau
Cara Memeriksa Saringan Udara AC Daihatsu Ayla
Cara Memeriksa Saringan Udara AC Daihatsu Ayla
Sahabat Daihatsu, AC yang dingin dan nyaman saat berkendara dengan tidak hanya bergantung pada kompresor atau freon, tetapi juga pada kondisi saringan udara AC atau cabin air filter. Komponen kecil i
Apa Itu Electric Power Steering (EPS)? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya
Apa Itu Electric Power Steering (EPS)? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya
Sahabat pasti pernah merasakan betapa ringannya memutar setir mobil saat parkir atau bermanuver di jalan sempit, padahal dulu untuk melakukan hal yang sama, tangan harus bekerja cukup keras. Kemudahan
Jual Beli Kendaraan STNK Only, Ini Risikonya
Jual Beli Kendaraan STNK Only, Ini Risikonya
Jual beli kendaraan bekas dengan status only atau kendaraan tanpa tanpa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor/BPKB makin marak ditemui di platform daring. Bikin menggiurkan adalah harganya yang jauh di baw
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami