Tips Sahabat

Mengenal Tipe Kondensor AC Mobil dan Jenis Zat Pendinginnya

09 April 2025
tipe kondensor ac mobil

Mobil merupakan salah satu moda transportasi pribadi yang kini wajib dimiliki oleh semua keluarga. Selain memberikan kenyamanan, satu unit kendaraannya mampu menampung beberapa orang sekaligus. Salah satu kenyamanan berasal dari AC yang berhasil membuat kabin terasa sejuk dan menyegarkan. Berikut tipe kondensor AC mobil yang wajib Anda ketahui. 

1. Kondensor dengan Pendingin Air (Water Cooled Condenser)

Sesuai dengan pemberian namanya sendiri, dimana AC memanfaatkan air untuk kemudian diubah menjadi udara yang mampu memberikan kesejukan. Dengan kata lain, AC satu ini cocok digunakan di lokasi yang mudah mendapatkan air bersih. Mengapa demikian ? Sebab pipa air akan tersumbat akibat penumpukan kotoran dan kerak dari air yang digunakan. 

Jika kualitas air tidak layak digunakan, tentu saja udara sejuk yang dihasilkan tidak sehat untuk dihirup. Bahkan dalam beberapa kasus, penggunaan air kotor dapat menurunkan kinerja AC atau merusak komponen di dalamnya. Inilah alasan mengapa Anda perlu mempertimbangkan untuk membeli kendaraan yang menggunakan AC dengan water cooled condenser.

Namun bukan berarti tipe kondensor AC mobil  ini tidak menarik untuk dimiliki. Justru karena memanfaatkan bahan alami yang terjaga kualitasnya, maka seluruh penumpang bisa mendapatkan segudang kebaikan selama menghirupnya. Water Cooled Condenser umumnya digunakan untuk keperluan komersial dengan skala yang cukup besar.  

Baca Juga: Tips Supaya AC Mobil Tetap Dingin

2. Kondensor dengan Pendingin Udara (Air Cooled Condenser)

Sesuai pemberian namanya, sendiri Air Cooled Condenser memanfaatkan sebuah fan motor untuk meniupkan udara di sekitarnya. Selain disematkan pada pendingin udara kendaraan, ternyata Air Cooled Condenser juga ditemukan pada lemari es baik berukuran mini maupun yang lemari es dengan ukuran jauh besar. 

Namun yang membedakan keduanya yaitu lemari es kecil akan menggunakan kondensor statis, sedangkan lemari es lebih besar menggunakan kondensor yang dibantu fan motor. Fan motor merupakan komponen di dalam pendingin udara, yang memiliki fungsi untuk meniupkan udara di sekitarnya menuju arah kondensor.

Jumlah udara yang dialirkan cukup melimpah, maka secara otomatis kapasitas kondensor tentu lebih besar. Anda juga bisa menemukan tipe kondensor AC mobil ini di beberapa tempat seperti AC rumah tinggal, hingga lokasi dengan pengadaan air bersih sulit ditemukan atau bahkan mahal. Seiring berjalannya waktu, penggunaan Air Cooled Condenser terus meningkat. 

3. Kondensor dengan Pendingin Campuran (Evaporative Condenser)

Dilihat dari namanya saja, Anda pasti memahami bahwa Evaporative Condenser merupakan kombinasi water tower serta water cooled condenser. Sistem kerjanya cukup unik, karena kondensor satu ini akan mengeluarkan panas yang mengandung gas refrigerant. Gas panas tersebut kemudian dilepaskan ke udara dan air.

Pendingin campuran ini membuat udara menjadi sejuk serta menyegarkan. Sedangkan dalam pengoperasiannya sendiri, pompa nantinya akan mensirkulasikan air pendingin yang berasal dari water pan ke coil condenser. 

Dari penjelasan singkat tersebut, apakah Anda masih bingung membedakan tipe kondensor AC mobil?

Baca Juga: Perawatan Kompresor AC Mobil

Tips Sahabat Lainnya
Lokasi SIM Keliling Surabaya Terbaru
Lokasi SIM Keliling Surabaya Terbaru Oktober 2026
Bagi warga Surabaya yang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM)-nya akan habis pada Oktober 2026, layanan SIM Keliling menjadi solusi praktis untuk memperpanjang SIM tanpa harus mengantre lama di Sat
Penyebab Kunci Mobil Tidak Bisa Diputar dan Solusinya Ternyata Mudah
Penyebab Kunci Mobil Tidak Bisa Diputar dan Solusinya Ternyata Mudah
Pernah mengalami kunci mobil tidak bisa diputar saat terburu-buru berangkat? Kunci sudah masuk ke lubang kontak, tetapi tidak mau bergerak sama sekali atau terasa sangat keras. Situasi ini memang biki
blokir stnk mobil
Cara Blokir STNK Mobil Online dan Via Samsat
Blokir STNK penting dilakukan bagi Anda yang baru saja menjual mobil. Tindakan ini bertujuan untuk menghindarkan Anda dari pajak progresif, melindungi dari sanksi tilang , dan hal-hal lainnya berkaita
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis berkala pada jarak tempuh 40.000 km atau usia pemakaian 24 bulan merupakan salah satu tahapan perawatan besar yang sangat krusial. Melakukan service berkala 40.000 km secara rutin l, efisien, d
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami