Tips Sahabat

Mengulik Cara Kerja Sistem Injeksi Mobil Beserta Jenisnya

09 April 2025
sistem injeksi mobil

Semakin hari, perkembangan teknologi semakin canggih. Hal ini pun tidak luput dengan dunia otomotif. Di mana setiap harinya pabrikan kendaraan bermotor berinovasi mengembangkan berbagai teknologi demi menciptakan kenyamanan berkendara. 

Salah satu inovasi yang telah berhasil dikembangkan yaitu sistem injeksi mobil. Lantas bagaimana cara kerjanya? Berikut ulasannya.

Prinsip Kerja Sistem EFI pada Mesin Mobil

Dikenal dengan istilah EFI atau electronic fuel injection, sistem satu ini hadir untuk menghilangkan kelemahan yang melekat pada karburator. 

Bila sebelumnya sistem bahan bakar karburator memiliki jumlah pasokan yang hanya bergantung dari kevakuman yang berlangsung di venturi karburator, maka sistem EFI ini lebih canggih lagi.

Di mana sistem EFI akan mengamati seluruh kondisi mesin melalui berbagai sensor yang dimilikinya. 

Hebatnya lagi, sistem EFI pula akan melakukan analisa menggunakan komputer yang kemudian menyemprotkan bahan bakar dalam takaran yang tepat sesuai dengan kebutuhan via injektor. Hal satu ini tentunya sangat menguntungkan dibandingkan dengan sistem terdahulunya.

Untuk melakukan kerjanya tersebut, sistem injeksi mobil didukung dengan komponen penting bernama ECU atau electronic control unit alias komputer mobil, injektor, serta beberapa sensor. 

ECU menjadi otak yang mengatur segala kinerja dari sistem EFI secara keseluruhan. Informasi yang dibawa oleh beberapa sensor di dalamnya dikirim ke ECU untuk diolah.Selanjutnya ECU akan memutuskan takaran bahan bakar yang disemprotkan ke injektor. 

Beberapa sensor tersebut memiliki tugas masing masing, yang kemudian semua data yang diterimanya dikelola oleh ECU untuk melakukan tindakan berikutnya, sehingga semakin banyak sensor yang dimiliki, maka semakin baik pula efisiensi mesin yang akan dihasilkan. 

Baca juga: Mengenal Kapasitas Oli Transmisi Ayla Manual Beserta Cara Perawatannya

Jenis Mesin Injeksi Mobil

Sebuah kendaraan roda empat yang dibekali dengan sistem EFI akan dibagi menjadi dua tipe, yaitu mesin injeksi tipe D (Manifold Pressure Control Type) dan mesin injeksi tipe L (Manifold Pressure Control Type). 

Cara kerja yang dimiliki sistem injeksi mobil tipe D yaitu mengukur tekanan udara pada intake manifold lalu melakukan perhitungan pada jumlah udara yang diterima tersebut.

Namun pada kenyataannya, sistem injeksi D-EFI ini tidak mampu mengkonversikan jumlah bahan bakar yang masuk secara tepat karena tekanan udara dalam intake manifold.

Biasanya,pengukuran udara yang diterima intake manifold menggunakan vacuum sensor yang disebut MAP sensor. Proses pengukuran yang dilakukan MAP sensor terhadap besaran kevakuman akan dikirim ke ECU.

Dengan begitu ECU akan memberikan perintah kepada sensor lainnya untuk menyalurkan bahan bakar sesuai dengan kebutuhan menuju ruang bakal melalui injektor. 

Sementara untuk kinerja dari sistem injeksi tipe L hampir sama dengan tipe D, hanya saja pengukuran udara yang diterima oleh intake manifold memanfaatkan air flow meter.

Pada sistem injeksi mobil tipe L, air flow meter memiliki tugas melakukan pengukuran besaran tekanan udara menuju vacuman yang berlangsung di intake manifold

Kemudian hasil dari pengukuran tersebut akan diteruskan ke ECU guna menentukan takaran bahan bakar yang harus disuplai menuju ruang bakar melalui injektor.

Kendaran roda empat yang dibekali dengan sistem EFI memang memiliki keunggulan dibandingkan terdahulunya. Tak heran jika kendaraan ini sudah banyak diminati oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. 

Namun meski begitu, setiap komponennya tidak akan berjalan dengan baik bila Anda tidak melakukan perawatan mobil secara rutin

Baca juga : 5 Penyebab Lampu Indikator Injeksi Menyala Terus Pada Mobil

Tips Sahabat Lainnya
jenis sim di indonesia dan syarat pembuatannya
Jenis SIM di Indonesia Serta Syarat dan Peruntukanya
Setiap pengendara kendaraan bermotor di Indonesia wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai jenis kendaraan yang digunakan. SIM bukan hanya menjadi bukti legalitas berkendara, tetapi juga menun
SIM A Untuk Pengendara Apa
SIM A Untuk Pengendara Apa? Ini Jenis Kendaraan yang Boleh Dikemudikan
SIM A adalah jenis Surat Izin Mengemudi yang diperuntukan bagi pengendara kendaraan roda empat berupa mobil penumpang maupun mobil barang perseorangan dengan total berat kendaraan tidak melebihi 3.500
Oli Mesin, Gardan, dan Transmisi Daihatsu Gran Max
Rekomendasi Oli Mesin, Gardan, dan Transmisi Daihatsu Gran Max
Memilih oli yang tepat untuk Daihatsu Gran Max sangat penting agar performa kendaraan tetap optimal, baik untuk kebutuhan harian maupun operasional bisnis.Daihatsu Gran max terdiri dari dua jenis yait
Oli untuk Daihatsu Sigra
Oli untuk Daihatsu Sigra dan Kapasitasnya untuk Perawatan Mesin Optimal
Menjaga performa mesin tetap prima adalah hal penting bagi pemilik Daihatsu Sigra. Salah satu kunci utamanya adalah penggunaan oli mesin yang tepat, baik dari segi jenis, kekentalan, maupun kapasitas.
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami