Tips Sahabat

Sama-Sama Menambah Fungsionalitas Mobil, Inilah Beda Roof Rail dan Roof Rack

09 April 2025
roof rack dan roof rail

Bagi yang tidak terlalu mengetahui mengenai otomotif, tetapi ingin menambah fungsional mobil, tentu tidak terlalu mengetahui mengenai beda roof rail dan roof rack. Keduanya memang sama-sama memberikan fungsi yang penting, tetapi sebenarnya mana yang lebih penting fungsinya?

Sahabat bisa nih menyimak beberapa penjelasan berikut mengenai beda roof rail dan roof rack untuk referensi jika ingin memberikan sentuhan lebih ke kendaraan pribadi.

Fungsi Roof Rail dan Roof Rack

Tidak semua jenis mobil memiliki roof rail, hanya beberapa saja yang memang sudah terpasang roof rail dari pabriknya. Namun, Sahabat bisa kok memasang roof rail sendiri. Nah, sebenarnya apa, sih, fungsi roof rail sehingga beberapa pemilik mobil rela merogoh kocek untuk memasang tambahan aksesori tersebut?

Biasanya, ada 2 tujuan kenapa pengguna mobil ingin memasang roof rail, yaitu untuk hiasan dan dasar pemasangan roof rack. Roof rail memang membuat mobil terlihat lebih gagah. Namun, selain itu, roof rail juga bisa untuk dasar pemasangan roof rack.

Roof rack memang sangat berguna sebagai bagasi tambahan di atas mobil. Sangat diperlukan apalagi pemilik mobil ingin bepergian jarak jauh dengan membawa banyak barang, seperti pindahan atau mudik ketika hari raya.

Sesuaikan Material dengan Jenis Mobil

Beda roof rail dan roof rack selanjutnya adalah materi bahannya. Perbedaan ini akan berdampak pada cara pemasangan aksesori.

Ketika mobil kita tidak dilengkapi dengan roof rail dari pabriknya, kita perlu berhati-hati dalam memilih jenis material roof rail dan roof rack yang akan digunakan. Hal ini untuk menghindari terjadinya kerusakan pada bodi mobil.

Materi bahan roof rail terbagi menjadi tiga jenis, yaitu besi-titanium, besi, dan fiber-serat karbon. Ketiga jenis ini nantinya akan memiliki cara berbeda dalam pemasangannya.

Untuk roof rack memiliki dua jenis materi berbeda, yaitu plastik dan besi. Tidak terlalu berdampak pada cara pemasangan, tetapi beban yang bisa ditanggung roof rack akan tergantung pada bahan materi yang digunakan.

Beda Roof Rail dan Roof Rack tentang Cara Pemasangan

Beda bahan, beda pula cara pemasangan. Untuk roof rail dengan bahan besi-alumunium harus dengan cara dibor pada atas mobil sehingga bisa terpasang dengan baik dan kokoh. Mengebor atap mobil tentu saja berdampak pada bodi bahkan bisa menyebabkan kebocoran ketika hujan.

Cara pemasangan lainnya adalah dengan menjepitnya di rangka atap mobil. Biasanya untuk roof rail berbahan besi. Efek sampingnya membuat atap mobil bengkok. Yang terakhir, untuk roof rail berbahan fiber-serat karbon, roof rail bisa dipasang dengan cara dilem menggunakan lem sealer.

Roof rack juga demikian, bisa dipasang dengan cara mengebor atau dijepit di tulang atap dengan bantuan roof rail. Yang pasti, perhatikan beban mobil ya sehingga tidak memaksa mobil untuk mengangkut berat di luar kapasitas.

Cara Merawat Roof Rail dan Roof Rack

Saat yang paling rentan untuk roof rail dan roof rack untuk rusak adalah ketika sehabis perjalanan panjang di tengah hujan. Sahabat harus lekas membersihkannya supaya keduanya tetap tahan lama.

Cukup bersihkan dengan sabun lalu dilap hingga bersih. Atau Sahabat bisa menggunakan cairan khusus yang bisa dibeli di toko otomotif untuk membersihkan roof rail dan roof rack. Yang penting, pastikan dengan benar bahwa dua alat tersebut benar-benar kering ya.

Itulah beda roof rail dan roof rack yang bisa Sahabat pelajari ketika ingin memasangnya di mobil kesayangan. Ketika sudah terpasang, jangan lupa dirawat dengan baik ya!

Penulis: Nisa Maulan Shofa

Tips Sahabat Lainnya
blokir stnk mobil
Cara Blokir STNK Mobil Online dan Via Samsat
Blokir STNK penting dilakukan bagi Anda yang baru saja menjual mobil. Tindakan ini bertujuan untuk menghindarkan Anda dari pajak progresif, melindungi dari sanksi tilang , dan hal-hal lainnya berkaita
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis berkala pada jarak tempuh 40.000 km atau usia pemakaian 24 bulan merupakan salah satu tahapan perawatan besar yang sangat krusial. Melakukan service berkala 40.000 km secara rutin l, efisien, d
Tips Menggunakan Sensor Mundur Agar Parkir Lebih Aman
Tips Menggunakan Sensor Mundur Agar Parkir Lebih Aman
Banyak model mobil yang dilengkapi teknologi canggih, termasuk kamera dan sensor parkir. Meski begitu, pengendara mobil sebaiknya tidak hanya memanfaatkan bantuan elektronik saat memundurkan kendaraan
Nama-Nama Kunci Bengkel Beserta Gambar dan Fungsinya
20 Jenis Kunci Bengkel Beserta Gambar dan Fungsinya
Bagi siapa pun yang bergelut dengan dunia otomotif, mulai dari mekanik profesional, pemilik bengkel, hingga pemilik kendaraan yang gemar melakukan perawatan sendiri, mengenal jenis kunci bengkel adala
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami