Tips Sahabat

Efek Sering Memutar Setir Sampai Mentok pada Power Steering

24 June 2026
Efek Sering Memutar Setir Sampai Mentok pada Power Steering

Memutar setir hingga posisi paling mentok adalah sesuatu yang kerap dilakukan saat parkir di tempat sempit, putar balik, atau bermanuver di gang kecil. Bagi sebagian pengemudi, gerakan ini terasa wajar dan tidak menimbulkan kekhawatiran. Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan ini terutama jika dilakukan terus-menerus dan dalam waktu lama berpotensi mempercepat keausan komponen sistem kemudi kendaraan Anda?

Artikel ini mengupas secara mendalam efek memutar setir sampai mentok pada sistem power steering, perbedaan dampaknya antara jenis Hydraulic Power Steering (HPS) dan Electric Power Steering (EPS), komponen mana saja yang paling rentan, serta tips praktis untuk menjaga keawetan kemudi Anda.

Apa yang Terjadi Saat Setir Diputar Sampai Mentok?

Setiap kendaraan memiliki batas sudut belok yang sudah ditentukan pabrikan. Sistem kemudi dilengkapi dengan stopper  komponen pembatas yang mencegah roda berputar melampaui sudut aman. Ketika setir menyentuh batas ini, akan terdengar bunyi "jedug" yang menandakan poros rack telah mencapai posisi maksimalnya.

Secara teknis, satu atau dua kali sentuhan ke posisi mentok tidak akan langsung merusak komponen. Namun, jika kebiasaan ini dilakukan berulang dan setir ditahan di posisi mentok dalam durasi panjang, tekanan dan temperatur pada komponen akan meningkat secara signifikan dan di sinilah kerusakan berawal.

1. Dampak pada Hydraulic Power Steering (HPS)

Mobil-mobil yang masih menggunakan sistem kemudi hidrolik konvensional adalah yang paling rentan. Berikut mekanisme kerusakannya:

Tekanan Oli Ekstrem & Sil Jebol

Sistem HPS mengandalkan pompa mekanis yang mengalirkan minyak fluida bertekanan tinggi. Ketika setir diputar dan ditahan di posisi mentok, katup pembatas tekanan menutup, menyebabkan minyak terjebak dalam kondisi tekanan puncak yang ekstrem. Tekanan hidrolik ini akan memaksa minyak mencari celah keluar  berujung pada jebolnya sil-sil karet pelindung.

Proses kerusakan sil berlangsung bertahap:

  1. Tekanan dan suhu tinggi membuat sil melar sedikit demi sedikit
  2. Sil yang melar lama-lama kehilangan elastisitasnya hingga akhirnya jebol
  3. Oli power steering rembes keluar secara konstan
  4. Setir terasa sangat berat pompa berisiko rusak akibat kekurangan pelumasan

Pompa Power Steering Kepanasan

Saat setir ditahan di posisi mentok, pompa HPS terus bekerja memompa fluida meski tidak ada tempat untuk mengalir. Kondisi ini menghasilkan panas berlebih (overheating) yang mempercepat degradasi pompa dan komponen internal lainnya.

2. Dampak pada Electric Power Steering (EPS)

Mayoritas mobil modern telah beralih ke sistem EPS yang lebih efisien. Secara umum, EPS lebih tahan terhadap kondisi setir mentok dibandingkan HPS karena tidak menggunakan fluida hidrolik. Namun bukan berarti bebas risiko.

  • Motor listrik EPS menarik arus maksimal saat setir ditahan di posisi mentok, menghasilkan panas berlebih yang memperpendek umur komponen elektronik
  • Risiko utama EPS justru dari karet boot yang sobek  jika air atau kotoran masuk ke komponen rack steer, kerusakan parah tidak terhindarkan
  • Lampu indikator EPS di dashboard dapat menyala sebagai tanda sistem mengalami beban berlebih

3. Komponen Lain yang Ikut Terdampak

Kebiasaan mentok setir tidak hanya merusak power steering itu sendiri. Ada rangkaian komponen kaki-kaki dan sistem kemudi lainnya yang ikut menanggung beban:

Komponen

Dampak

Gejala yang Muncul

Sil Power Steering

Melar, jebol, bocor akibat tekanan ekstrem

Minyak rembes, setir berat

Pompa HPS

Kepanasan, aus lebih cepat

Suara dengung, setir berat

Motor Listrik EPS

Arus berlebih, panas, memperpendek umur

Lampu indikator EPS menyala

Tie Rod & Ball Joint

Keausan dini, putus akibat tekanan berlebih

Kemudi tidak presisi, ban aus tidak rata

Rack & Pinion

Sil jebol, bunyi berdecit/gemeretak

Bunyi saat belok, kebocoran oli

Karet Boot CV Joint

Robek akibat regangan maksimal + hentakan gas

Bunyi gemeretak saat belok, kerusakan as roda

4. Situasi yang Paling Berisiko

Beberapa kondisi yang membuat efek memutar setir sampai mentok menjadi jauh lebih berbahaya:

  • Setir mentok + pedal gas dihentakkan keras  kombinasi ini menyiksa karet boot CV joint hingga rawan robek seketika
  • Memutar setir saat mobil diam (stasioner)  beban pada sistem HPS meningkat drastis karena roda tidak bergerak
  • Menahan setir di posisi mentok dalam waktu lama  tekanan terus menumpuk, suhu meningkat, sil semakin melar
  • Parkir dengan posisi setir tidak lurus  khususnya pada HPS, tekanan fluida terpusat di satu sisi selama mesin mati

Tanda-Tanda Kerusakan Power Steering

Kenali tanda-tanda berikut sebagai alarm dini sebelum kerusakan semakin parah:

  • Setir terasa berat atau tidak responsif saat diputar
  • Suara mendengung, berdecit, atau gemeretak saat memutar setir
  • Terdapat noda oli atau cairan di bawah kendaraan (tanda kebocoran sil HPS)
  • Lampu indikator EPS menyala di dashboard
  • Ban aus tidak merata akibat misalignment roda
  • Getaran pada setir saat berkendara di kecepatan tertentu

 Tips: Jangan tunggu hingga setir terasa sangat berat atau muncul kebocoran. Begitu salah satu gejala di atas muncul, segera periksakan ke bengkel spesialis power steering.

Estimasi Biaya Perbaikan

Kerusakan pada power steering tidak murah diperbaiki. Berikut estimasi biaya berdasarkan jenis sistem dan tingkat kerusakan:

Jenis Perbaikan

Sistem HPS

Sistem EPS

Ganti Oli / Fluida

Rp 100.000 – Rp 300.000

Ganti Sil / Seal

Rp 500.000 – Rp 2.000.000

Rp 500.000 – Rp 1.500.000

Ganti Pompa HPS / Motor EPS

Rp 1.500.000 – Rp 4.000.000

Rp 3.000.000 – Rp 8.000.000

Ganti Rack & Pinion

Rp 2.000.000 – Rp 4.000.000

Rp 3.000.000 – Rp 6.000.000

Tips Mencegah Kerusakan Power Steering

Mencegah jauh lebih ekonomis daripada memperbaiki. Terapkan kebiasaan berkendara berikut untuk menjaga sistem kemudi Anda tetap prima:

  1. Sisakan sedikit jarak sebelum mentok. Biasakan berhenti memutar setir 1-2 cm sebelum mencapai posisi paling mentok.
  2. Jangan menahan setir di posisi mentok. Jika terpaksa mentok, lepaskan segera setelah manuver selesai.
  3. Gerakkan mobil sebelum memutar setir. Hindari memutar setir saat mobil dalam kondisi diam/stasioner.
  4. Parkir dengan posisi setir lurus. Terutama penting untuk mobil bersistem HPS agar tekanan fluida tidak terpusat di satu sisi.
  5. Cek dan ganti oli power steering secara berkala (HPS). Jangan tunggu setir terasa berat baru mengganti. Periksa kondisi dan volume oli setiap servis berkala.
  6. Periksa karet boot secara rutin (EPS). Segera ganti jika ditemukan robekan untuk mencegah air dan kotoran masuk ke rack steer.
  7. Servis kaki-kaki secara berkala. Cek kondisi tie rod, ball joint, dan rack & pinion minimal setiap 20.000 km atau sesuai rekomendasi pabrikan.

Dengan gaya berkendara yang benar dan mengikuti service sesuai petunjuk pabrikan, kendaraan Anda akan aman dari berbagai macam kendala. Kunjungi terus website Daihatsu Indonesia untuk informasi produk serta tips and trik otomotif.

Others Tips Sahabat
Daihatsu Kumpul Sahabat Depok: Ketika Mobil Menjadi Saksi Perjalanan
Daihatsu Kumpul Sahabat Depok: Ketika Mobil Menjadi Saksi Perjalanan
Depok, 21 Juni 2026 - Daihatsu menggelar acara Daihatsu Kumpul Sahabat Depok, berlokasi di Alun-Alun Grand Depok City. Tidak hanya menghadirkan berbagai promo eksklusif, Daihatsu Kumpul Sahabat Depok
SIM Keliling Cirebon
SIM Mobile Cirebon Today: Check the Location and Service Time!
Extending your driver's license on time is very important to avoid getting fined while driving. License holders must renew every five years or before the expiration date. If you are late or it expires
Yuk Hadir di Daihatsu Kumpul Sahabat Depok, Ada Tipe X dan Beragam Door Prize Gratis
Yuk Hadir di Daihatsu Kumpul Sahabat Depok, Ada Tipe X dan Beragam Door Prize Gratis
Depok - Kabar gembira bagi warga Depok dan sekitarnya. Daihatsu kembali menghadirkan ajang kebersamaan bertajuk Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 yang kali ini akan digelar di Kota Depok. Acara ini terbuka
Benarkah Kecepatan Stabil Bisa Membuat Mobil Lebih Irit?
Benarkah Kecepatan Stabil Bisa Membuat Mobil Lebih Irit?
Pertanyaan ini sering muncul di kalangan pengemudi: apakah berkendara dengan kecepatan yang stabil dan konstan benar-benar bisa menghemat bahan bakar? Jawabannya adalah YA dan ada penjelasan ilmiah ya
© Copyright 2026 PT Astra Daihatsu Motor. All rights reserved
Privacy Policy
Contact Us