Tips Sahabat

Cara Memilih Ban dengan Benar

10 April 2025
memilih ban

Sahabat, mobil kamu tidak mungkin bisa berjalan tanpa ban. Ban adalah salah satu faktor penting yang bisa membawa kamu naik mobil ke mana-mana, lho. Makanya, kalau ban mobil kamu rusak, bisa jadi repot. Udah gitu, kalo kamu pilih ban yang asal-asalan, bisa jadi cepet juga rusaknya.Sahabat, mobil kamu tidak mungkin bisa berjalan tanpa ban. Ban adalah salah satu faktor penting yang bisa membawa kamu naik mobil ke mana-mana, lho. Makanya, kalau ban mobil kamu rusak, bisa jadi repot. Udah gitu, kalo kamu pilih ban yang asal-asalan, bisa jadi cepet juga rusaknya.

Ada beberapa hal yang mesti Sahabat ketahui tentang ban mobil. Tentunya, Sahabat harus tau jenis ban, tahun pembuatan, pola ukiran, dan masih banyak lagi. Di bawah ini, Sahabat bisa lihat cara memilih ban dengan benar. Mari ikuti!

Jenis Ban

Ban punya berbagai macam jenis. Pemilihan jenis ban haruslah sesuai dengan kebutuhan mobil Sahabat. Ada ban dengan jenis ?P?, yang berarti passenger. Ban ?P? bisa digunakan untuk mobil yang mengangkut penumpang. Ada juga ban tipe ?LT? yang berarti Light Truck dan ?ST? yang berarti Special Trailer. Sementara itu, ada juga tipe ?T? yang berarti Temporary. Ban ?T? disebut juga sebagai ban serep. Berdasarkan gambar di atas, kita juga menemukan huruf ?R?.

Huruf ini menunjukkan kriteria ban radial. Kriteria ban dapat dibagi menjadi Radial, Tubeless (tanpa ban dalam), Tubetype (dengan ban dalam), dan Bias. Di dalam ban bias terdapat konstruksi jalinan benang yang disusun secara menyilang. Umumnya, ban bias digunakan oleh kendaraan komersial berukuran besar. Sementara itu, di dalam ban radial terdapat konstruksi jalinan benang yang disusun lurus. Umumnya, ban radial digunakan oleh mobil penumpang biasa.

Ukuran Ban

Setelah melihat jenis ban, Sahabat perlu mengetahui ukuran ban mobil. Ukuran ban mobil dapat dilihat melalui ukiran angka di samping ban, rupanya berbentuk susunan kode. Sebagai contoh, Daihatsu All New Sirion memiliki ban dengan kode 185/55 R15 95H. Angka 185 menunjukkan berapa lebar telapak ban dalam satuan milimeter. Lebarnya sebuah ban dapat mempengaruhi peningkatan performa kecepatan mobilmu. Kemudian, angka 55 menunjukkan menunjukkan ketebalan ban dibandingkan dengan lebar telapak ban. Penulisan angkanya merupakan rasio ban dalam persentase. Berarti angka 55 mengatakan bahwa tebal ban adalah 55% dari 185 milimeter. Semakin tebal sebuah ban, maka keseimbangan mobil dapat lebih terjaga.

Kemudian huruf R menyatakan kriteria ban Radial. Angka 15 menunjukkan diameter pelek yang digunakan dalam satuan inci. Lalu, 95H adalah kapasitas maksimum beban dan batas kecepatan yang aman untuk dioperasikan. Angka 95 memiliki load index sebesar 690 kg sedangkan huruf H melambangkan kecepatan maksimal sampai 210 km/jam. Setiap ban mobil mempunyai kapasitas beban dan kecepatan maksimal yang berbeda. Berikut adalah daftarnya:

Kapasitas Beban

-       Kode 62: 265 kg

-       Kode 63: 272 kg

-       Kode 64: 280 kg

-       Kode 66: 300 kg

-       Kode 68: 315 kg

-       Kode 70: 335 kg

-       Kode 73: 365 kg

-       Kode 75: 387 kg

-       Kode 80--89: 450--580 kg

 

-       Kode 90--100: 600--800 kg

Kecepatan Maksimal

-       Kode P: 150 km/jam

-       Kode Q: 160 km/jam

-       Kode R: 170 km/jam

-       Kode S: 180 km/jam

-       Kode T: 190 km/jam

-       Kode H: 210 km/jam

-       Kode V: 240 km/jam

-       Kode W: 270 km/jam

-       Kode Y: >300 km/jam 

Ukiran Ban


 

Selanjutnya, Sahabat bisa memeriksa ukiran ban. Ban mobil yang bagus harus menekankan besarnya daya gesek ke jalan. Semakin besar daya gesek sebuah ban ke jalan, maka resiko mobil tergelincir dapat diminimalisasikan.

Tahun Pembuatan

Pilihlah ban yang masih berusia muda, lebih bagus lagi baru diproduksi. Ban dengan tahun pembuatan yang lebih muda dapat menjamin kualitasnya yang terjaga. Sahabat bisa melihat kode pada ban untuk mengetahui usianya.

Terdapat empat digit yang berderet, misalnya 0814. Angka 08 menunjukkan minggu pembuatan sedangkan angka 14 menunjukkan tahun pembuatan. Dapat disimpulkan, ban tersebut dibuat pada minggu ke-8 pada 2014. Jangan tergesa-gesa dalam memilih ban mobil. Sahabat perlu memahami kode-kode yang terdapat pada ban, membacanya dengan teliti lalu sesuaikan dengan pelek mobil kamu. Bahkan, Sahabat juga perlu memperhatikan tempat penyimpanan ban mobil tersebut. Sebaiknya, ban mobil tidak disimpan pada tempat yang lembap dan juga tidak mengalami kontak langsung dengan sinar matahari. Untuk mendapat kualitas yang bermutu, tentunya Sahabat dianjurkan untuk membeli ban mobil di tempat yang resmi dan terpercaya.

Baca juga : Jangan Lakukan Ini Supaya Ban Mobil Tetap dalam Kondisi Baik 

Tips Sahabat Lainnya
penyebab mobil tidak bisa distarter dan solusinya
8 Penyebab Mobil Tidak Bisa Distarter dan Cara Mengatasinya
Mesin mobil yang tidak mau hidup saat distarter adalah salah satu masalah yang paling umum dan menjengkelkan bagi pemilik kendaraan. Kondisi ini bisa terjadi secara tiba-tiba dan membuat Anda tidak bi
Cara Cek Pajak Kendaraan Jakarta Online Terbaru
Cara Cek Pajak Kendaraan Jakarta via Aplikasi Resmi dan SMS
Pengecekan pajak kendaraan kini semakin mudah dilakukan secara online tanpa harus datang ke kantor Samsat. Bagi pemilik kendaraan di DKI Jakarta, tersedia beberapa layanan resmi yang memungkinkan Anda
SIM Digital Saat Razia
Cara Menunjukkan SIM Digital Saat Razia atau Pemeriksaan Polisi
Seiring perkembangan layanan digital dari Korlantas Polri, kini masyarakat dapat menggunakan SIM Digital melalui aplikasi Digital Korlantas Polri. Kehadiran layanan ini memudahkan pengendara untuk men
SIM Digital dan SIM Fisik, Apa Perbedaannya?
SIM Digital dan SIM Fisik, Apa Perbedaannya?
Seiring perkembangan layanan digital di Indonesia, Surat Izin Mengemudi (SIM) kini tidak hanya tersedia dalam bentuk kartu fisik. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri juga menghadirkan SIM Digital yang
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami