Tips Sahabat

Apa itu Kendaraan Ramah Lingkungan? Ini Jenis-Jenisnya!

09 April 2025
Apa itu Kendaraan Ramah Lingkungan? Ini Jenis-Jenisnya!

Kendaraan bermotor yang menggunakan emisi rendah dinilai dapat menjadi solusi untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan dari Global Warming yang semakin mengkhawatirkan. Salah satu contoh paling umum didengar masyarakat adalah mobil listrik. Mobil listrik merupakan kendaraan ramah lingkungan. Lalu apa penjelasan lengkap dan jenis-jenisnya? Simak pada penjelasan kali ini.

Mengenal Kendaraan Ramah Lingkungan

Emisi kecil yang dihasilkan pada kendaraan akan membuat udara tidak tercemari sehingga kualitas oksigen yang diperlukan makhluk hidup tetap berkualitas baik. Selain itu, suhu panasnya juga semakin berkurang. Untuk lebih memahaminya, ketahui pengertian dari Eco-Friendly Vehicles sebagai berikut.

Kendaraan Eco-Friendly adalah kendaraan bermotor yang memakai emisi tingkat rendah jika dibandingkan dengan kendaraan dengan bahan bakar fosil. Kendaraan yang juga sering disebut kendaraan hijau ini sudah mulai diterapkan di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia yang sudah memulainya.

Dengan memanfaatkan teknologi canggih membuat konsumsi bahan bakar kendaraan satu ini dinilai ramah lingkungan karena tidak memberikan dampak terlalu merugikan bagi alam sekitar. Ini merupakan sebuah alternatif yang dapat dipilih sehingga bisa menekan dampak Pemanasan Global.

Terdapat sejumlah negara yang sudah menerapkan teknologi ini dengan standar aturan pemakaian emisi ketat seperti Eropa (Euro6) dan California (PZEV, Zev, SULEV, dan ULEV). Penggantian bahan bakar eco-friendly berupa listrik hybrid, baterai, hydrogen, sampai sel bahan bakar.

Baca Juga : Mengenal Mobil LCGC yang Irit dan Ramah Lingkungan di Masa Kini

Jenis Kendaraan Ramah Lingkungan

Terdapat beberapa jenis kendaraan dengan teknologi eco-friendly yang bisa menambah wawasan Anda. Simak daftarnya sebagai berikut.

1. Battery Electric Vehicle (BEV)

Jenis kendaraan ramah lingkungan yang pertama adalah Battery Electric Vehicle dimana sumber tenaganya menggunakan baterai sehingga dinilai lebih ramah lingkungan. Emisi karbon yang dihasilkan sangat rendah yaitu antara 0-5 gram per km saja. 

BEV juga dikenal dengan All-Electric Vehicle (AEV) karena sepenuhnya menggunakan kekuatan berasal dari baterai. Listrik akan disimpan di dalam baterai bernama battery pack dimana proses pengisian menggunakan metode jaringan listrik eksternal. 

Cara kerja BEV sangat sederhana dimana kekuatan dari baterai akan dikonversi menjadi DC ke AC sehingga mobil dapat bergerak. Lewat roda gigi, motor akan menghubungkan serta memutar bagian roda. Saat melakukan pengereman, mesin motor jadi generator yang akan menghasilkan tenaga listrik untuk dapat disimpan lagi ke baterai.

2. Hybrid Electric Vehicle (HEV)

Hybrid Electric Vehicle merupakan jenis kendaraan ramah lingkungan yang paling mudah dikenali karena mempunyai dua jenis mesin untuk menggerakkannya yaitu traksi dan bensin. Dengan demikian, bahan bakar utamanya masih menggunakan bensin. Traksi menjadi bahan bakar kedua atau sebagai tambahan saja.

HEV juga dikenal sebagai Standard Hybrid yang memiliki cara kerja dengan memutar transmisi serta menggerakan roda dalam waktu yang bersamaan. Ketika terjadi pengereman, mesin akan menjadi generator agar dapat memasok daya ke baterai.

Kendaraan HEV tidak memiliki port untuk mengisi daya/charging sehingga tidak bisa dilakukan isi ulang dari luar sistemnya. Namun, meskipun demikian tetap mampu menghasilkan emisi rendah antara 70-80 gram per km.

Baca Juga : Mobil Listrik Teknologi Ramah Lingkungan? Ini Alasan dan Pengaruhnya Bagi Lingkungan

3. Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)

Tipe kendaraan roda empat lain yang memakai teknologi eco-friendly adalah Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Pada mobil satu ini adalah sebuah inovasi lanjutan dari Hibrid. Jenis Hibrid tersebut menggunakan cara pembakaran ICE serta traksi listrik.

Sumber tenaga dari PHEV adalah fosil, misalkan bensin dan baterai. Jenis ini akan beroperasi menggunakan dua mode yakni all electric mode dan hybrid mode.

Pada mode All Electric Mode, kendaraan hanya akan memakai baterai sebagai sumber tenaganya. Sementara itu, Hybrid Mode berarti menggunakan bahan bakar bensin sebagai energinya.

Itulah pengertian kendaraan ramah lingkungan serta jenis-jenisnya. Sudah siap mengurangi dampak Global Warming dengan jenis kendaraan eco-friendly ini?

Tips Sahabat Lainnya
Mengapa Harus Mematikan Mesin Saat Isi BBM di SPBU? Ini Alasannya
Mengapa Harus Mematikan Mesin Saat Isi BBM di SPBU? Ini Alasannya
Kala masuk ke SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum, Red), Anda  melihat tanda peringatan keselamatan yang mengingatkan pengemudi untuk mematikan mesin saat proses pengisian bahan bakar berlan
Bahaya Jalanan Terkena Tumpahan Solar bagi Pengendara, Ini Cara Menghadapinya
Bahaya Jalanan Terkena Tumpahan Solar bagi Pengendara, Ini Cara Menghadapinya
Sahabat, pernah membayangkan jalan raya yang biasanya bisa dilalui dengan mulus tiba-tiba berubah menjadi licin seperti kolam sabun? Itulah yang terjadi ketika solar tumpah di aspal. Bukan sekadar bik
Mobil Keluarga Paling Irit BBM untuk Perjalanan Harian dan Liburan
Mobil Keluarga Paling Irit BBM untuk Perjalanan Harian dan Liburan
Memilih mobil keluarga bukan cuma soal kapasitas kursi, tapi juga soal berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan setiap kali mengisi bahan bakar. Untuk penggunaan harian di dalam kota maupun perjalan
Pilih Macet Jarak Dekat atau Jauh tapi Lancar di Perjalanan? Simak Plus Minusnya
Pilih Macet Jarak Dekat atau Jauh tapi Lancar di Perjalanan? Simak Plus Minusnya
Saat berkendara, Sahabat mungkin pernah dihadapkan pada dua pilihan rute: melewati jalan yang lebih dekat tetapi berpotensi macet, atau memilih jalur yang lebih jauh dengan lalu lintas yang relatif la
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami