Tips Sahabat

Efek Buruk Ketika Pulley CVT Tergerus

10 April 2025
Pulley CVT Tergerus

Gejala ketika pulley CVT tergerus akan terasa adanya lompatan gerak kendaraan yang tidak stabil dan getaran yang tinggi. Hal ini tentu memicu kerja ekstra dari komponen lainnya dan tak bisa dipungkiri akan merusak komponen lain dalam rangkaian sistem transmisi otomatis menggunakan CVT.

Mobil matic memang membutuhkan perawatan ekstra, khususnya pada bagian transmisi. Ada banyak komponen yang berperan penting dalam jalannya sistem otomatis yang diklaim lebih halus ini, salah satunya adalah pulley CVT. 

Lalu apa yang terjadi jika pulley pada CVT sudah tergerus? Dalam pembahasan ini akan kami berikan ulasan singkat mengenai efek buruk yang mungkin terjadi dari kerusakan pulley CVT tersebut.

Efek Buruk Ketika Pulley CVT Tergerus

Continous Variable Transmission atau lebih dikenal dengan istilah CVT, merupakan sistem atau rangkaian mekanik sebagai penggerak yang dipasang pada kendaraan bertransmisi otomatis. Di dalam rangkaian sistem ini terdapat komponen – komponen penting, salah satunya adalah pulley. Pulley CVT tergerus akan mengakibatkan dampak buruk yang perlu Anda waspadai.

Berikut kami berikan ulasan mengenai efek buruk yang mungkin terjadi ketika ada gerusan pada pulley CVT dan dibiarkan begitu saja.

1. Terjadi lompatan gerakan pada saat kendaraan berjalan pelan

Salah satu efek yang terjadi ketika pulley CVT tergerus adalah pada saat Anda berkendara pelan atau mulai menjalankan kendaraan, akan terasa lompatan gerak yang tidak stabil. Hal ini karena adanya ketidakpresisian antara pulley dengan belt. Jika dibiarkan tentunya akan merusak komponen lain.

2. Adanya getaran yang sangat tinggi

Sistem kerja dalam mekanika CVT sangat komplek, sehingga membutuhkan komponen – komponen yang berkaitan secara presisi. Adanya gerusan pada pulley akan menyebabkan getaran yang cukup besar yang bisa dirasakan dari dalam kabin kendaraan, khususnya pada saat kendaraan mulai berjalan. Hal ini tentunya sangat tidak nyaman untuk berkendara.

3. Akselerasi menjadi lebih lambat, berat dan kasar

Adanya derajat kemiringan yang tidak sesuai pada pulley CVT akan mengakibatkan akselerasi yang lambat, berat dan kasar. Hal ini diakibatkan karena putaran dari belt dan pulley tidak presisi. Putaran belt dan pulley tidak mulus sehingga pasti akan merusak komponen lain jika tidak segera diganti.

4. Putaran mesin tidak stabil

Dengan pulley CVT tergerus, tentunya akan berpengaruh ke putaran mesin kendaraan Anda. Putaran mesin menjadi tidak stabil dan terasa berat, karena sistem kerja CVT tidak maksimal. Hal ini tentu membuat berkendara menjadi tidak nyaman, khususnya untuk perjalanan jauh.

5. Banyak tenaga mesin yang terbuang

Pulley CVT tergerus dan tidak presisi menjadikan kinerja mesin tidak tersalurkan secara menyeluruh dan banyak yang terbuang. Pada kendaraan bertransmisi otomatis, pulley ini menjadi penghubung antara engine dengan roda penggerak. Jika rangkaian CTV ini tidak bekerja dengan baik maka tenaga mesin akan terbuang.

6. Konsumsi bahan bakar menjadi boros

Sistem kerja CVT yang tidak sempurna berakibat pada terbuangnya bahan bakar secara percuma karena tenaga yang dihasilkan oleh mesin tidak tersalurkan dengan baik. Konsumsi bahan bakar menjadi terlalu besar karena pada pulley yang sudah tergerus pastinya membutuhkan rpm yang tinggi untuk menjalankan kendaraan.

Adanya komponen pulley CVT tergerus tentunya menjadikan kendaraan tidak bisa dipakai dengan nyaman. Kami, Daihatsu Indonesia menyediakan berbagai spare part CVT dan komponen lain sesuai kebutuhan Anda.

Baca Juga: Tips Hemat Memperbaiki Transmisi CVT Mobil

Pastikan kinerja CVT kendaraan Anda bekerja dengan maksimal dengan melakukan perawatan secara berkala dan penggantian komponen yang sudah tidak layak pakai. Percayakan kebutuhan spare part mobil Daihatsu Anda hanya pada kami, Daihatsu Indonesia sebagai penyedia unit mobil dan spare part resmi orisinil dengan berkualitas terjamin.

Tips Sahabat Lainnya
jenis sim di indonesia dan syarat pembuatannya
Jenis SIM di Indonesia Serta Syarat dan Peruntukanya
Setiap pengendara kendaraan bermotor di Indonesia wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai jenis kendaraan yang digunakan. SIM bukan hanya menjadi bukti legalitas berkendara, tetapi juga menun
SIM A Untuk Pengendara Apa
SIM A Untuk Pengendara Apa? Ini Jenis Kendaraan yang Boleh Dikemudikan
SIM A adalah jenis Surat Izin Mengemudi yang diperuntukan bagi pengendara kendaraan roda empat berupa mobil penumpang maupun mobil barang perseorangan dengan total berat kendaraan tidak melebihi 3.500
Oli Mesin, Gardan, dan Transmisi Daihatsu Gran Max
Rekomendasi Oli Mesin, Gardan, dan Transmisi Daihatsu Gran Max
Memilih oli yang tepat untuk Daihatsu Gran Max sangat penting agar performa kendaraan tetap optimal, baik untuk kebutuhan harian maupun operasional bisnis.Daihatsu Gran max terdiri dari dua jenis yait
Oli untuk Daihatsu Sigra
Oli untuk Daihatsu Sigra dan Kapasitasnya untuk Perawatan Mesin Optimal
Menjaga performa mesin tetap prima adalah hal penting bagi pemilik Daihatsu Sigra. Salah satu kunci utamanya adalah penggunaan oli mesin yang tepat, baik dari segi jenis, kekentalan, maupun kapasitas.
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami