Tips Sahabat

Efek Buruk Memposisikan Tuas di D Saat Mobil Matic Berhenti

09 April 2025
Tuas di D Saat Berhenti

Memposisikan tuas di D saat berhenti pada mobil matic, masih menjadi perdebatan, apakah memang memperburuk mobil atau tidak.

Bagi pemilik mobil matic pasti mengetahui bahwa persneling mobil matic terdiri dari P, R, N, D, 2, dan L.

Simbol D pada mobil matic adalah singkatan dari ‘Drive’ atau jalan. Jika Anda menempatkan posisi D pada kendaraan, maka artinya siap melaju dan tinggal hanya menginjak gas dan rem saja.

Namun yang menjadi perdebatan disini adalah apakah saat kendaraan berhenti, persneling harus diposisikan di D atau N? Agar perdebatan ini tidak simpang siur lagi, simak penjelasannya berikut ini.

Apakah Tuas di D Saat Berhenti Diperbolehkan?

Mungkin banyak dari Anda yang masih malas memposisikan persneling ke posisi N (Netral) saat berhenti. Terutama saat lampu merah, dimana Anda memilih tetap menginjak pedal rem agar mobil berhenti.

Namun menurut ahli bidang otomotif, tuas di D saat berhenti sangat berpotensi mengalami kerusakan. Mengapa demikian?

Karena akan berdampak langsung dengan komponen engine mounting yang mana konstruksi mesin dan transmisi mobilnya menyatu sehingga mempengaruhi umur komponen tersebut.

Efek Buruk Tuas di D Saat Berhenti

Jika Anda masih bingung mengapa tuas di D tidak diperbolehkan, ini disebabkan oleh posisi D dapat meningkatkan beban tenaga terhadap mesin. Maka, secara bersamaan penyaluran tenaga dari gearbox ke roda akan tertahan oleh rem mobil.

Hal ini menjadikan tenaga mesin meningkat hingga menghasilkan getaran mesin yang keras. Dimana ini mempengaruhi engine mounting yang fungsinya untuk menahan getaran mesin mobil.

Jadi, secara tidak langsung, engine mounting harus bekerja lebih keras untuk bisa meredamkan getaran dari mesin, sehingga dapat memperpendek usia lebih cepat. Walaupun kerusakannya tidak signifikan secara langsung, namun tetap saja akan merugikan mobil  Anda.

Inilah Posisi Tuas yang Benar Ketika Mobil Berhenti

Selain dapat merusak salah satu komponennya yaitu engine mounting, memposisikan persneling di D saat berhenti juga dapat mengancam keselamatan, terutama saat lampu merah.

Ketika lampu merah masih terhitung lama namun tidak memposisikan persneling di posisi D, dikhawatirkan Anda secara tidak sadar melepaskannya, sehingga dapat melaju secara tiba-tiba. Tentu hal ini seringkali terjadi apabila tidak berhati-hati.

Maka dari itu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya ketahuilah bagaimana posisi tuas yang benar ketika mobil matic berhenti.

  1. Saat mobil berhenti dalam waktu yang lama, misalnya menunggu lampu hijau menyala. Posisikanlah tuas transmisi di N (Netral) kemudian tarik tuas rem parkir untuk lebih aman.
  2. Hindari menaruh tuas di D sembari menginjak pedal rem saat menunggu lampu merah yang lama. Hal ini dapat memicu rem memanas dan mobil melaju ketika kaki melepaskan pedal rem.
  3. Jika lampu merah tersisa 5 detik lagi untuk melaju, tidak menjadi masalah apabila Anda tidak memposisikan tuas ke N.  Hal ini juga dapat mengefektifkan perjalanan Anda.

Intinya, gunakanlah persneling di posisi yang benar, apabila mobil Anda ingin berhenti lama, maka posisikan di N. Namun jika hanya sebentar sekitar 5 detik, penggunaan persneling di D saat berhenti masih bisa diwajarkan.

Bagaimana? Apakah permasalahan tuas di D saat berhenti sudah terpecahkan? Apabila Anda masih mengacuhkan hal ini terlalu sering, jangan heran kalau mobil Anda mengalami kerusakan pada engine mounting.

Jika Anda pengguna Daihatsu, sebaiknya hindari memposisikan tuas di D saat berhenti, pasalnya biaya yang dikeluarkan untuk biaya ganti engine mounting cukup mahal. Jika sudah terjadi, segeralah berkunjung ke layanan Daihatsu terdekat.

Tips Sahabat Lainnya
Inilah Cara Kerja Kamera ETLE dalam Merekam Pelanggaran
Inilah Cara Kerja Kamera ETLE dalam Merekam Pelanggaran
Sahabat Daihatsu, bila kalian melewati  Persimpangan jalan besar seperti di perempatan Sarinah Jakarta atau di jalan tol sering melihat terpasang kamera, kemungkinan besar  itu kamera ETLE.
Seberapa Tinggi Genangan Air yang Aman Dilewati Mobil? Ini Panduannya
Seberapa Tinggi Genangan Air yang Aman Dilewati Mobil? Ini Panduannya
Genangan setinggi sekitar 30 cm, atau kira-kira setengah tinggi roda, umumnya masih menjadi batas aman bagi sebagian besar mobil penumpang. Lebih dari itu, air bisa masuk ke saluran udara mesin dan me
pelanggaran rambu rambu lalu lintas yang masih sering terjadi
5 Pelanggaran Rambu Lalu Lintas yang Masih Sering Terjadi
Sahabat Daihatsu, berkendara di jalan raya bukan hanya soal sampai tujuan, tetapi juga soal selamat dan tertib. Namun, masih banyak pengendara yang tanpa sadar melakukan pelanggaran lalu lintas yang s
Rambu-Rambu Lalu Lintas: Jenis, Gambar, dan Artinya Lengkap
Rambu-Rambu Lalu Lintas: Jenis, Gambar, dan Artinya Lengkap
Pengertian rambu lalu lintas Menurut Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2014,  rambu lalu lintas adalah bagian dari perlengkapan jalan berupa lambang, huruf, angka, kalimat,
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami