Tips Sahabat

Fungsi Reservoir Tank & Cara Kerjanya pada Sistem Pendinginan Mobil

09 April 2025
Fungsi Reservoir Tank & Cara Kerjanya pada Sistem Pendinginan Mobil

Reservoir tank merupakan komponen pada sistem pendingin mobil yang memiliki fungsi vital di dalam sistem tersebut. Komponen ini kerap kali disebut sebagai tabung cadangan air radiator. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai fungsi komponen ini dan cara kerjanya maka perhatikan ulasan berikut.

Fungsi Reservoir Tank 

Reservoir tank merupakan sebuah tangki kecil yang tersemat dalam sistem pendingin mobil dan memiliki fungsi penting dalam mengoptimalkan fungsi dari sistem tersebut. Reservoir tank sendiri biasanya terbuat dari material bahan plastik atau logam tertentu yang di desain sesuai dengan spesifikasi mobil. 

Reservoir tank sendiri biasanya terletak di dekat radiator sehingga apabila komponen tersebut bermasalah, pemilik mobil dapat lebih mudah melakukan pemeriksaan. Sebagian besar reservoir tank, biasanya dilengkapi dengan sensor khusus untuk membaca informasi mengenai level cairan pendingin pada reservoir tank. Komponen sistem pendingin pada mobil yang satu ini memiliki fungsi yang cukup vital. Adapun fungsinya sebagai berikut. 

1. Menjadi wadah penampung cairan pendingin

Reservoir tank memiliki fungsi utama sebagai wadah penampung cairan pendingin yang berasal dari radiator. Kemudian volume cairan pendingin akan dikompensasi oleh reservoir selama proses pendinginan mesin. Ketika terjadi perubahan suhu maka secara otomatis volume cairan pendingin akan mengalami perubahan. Pada kondisi tersebut, maka cairan pendingin akan disimpan sementara oleh reservoir tank. 

Sedangkan ketika mesin mobil dalam kondisi dingin, maka cairan pendingin akan berada pada posisi level tertentu di dalam reservoir tank. Ketika mesin mobil dinyalakan dan akan beroperasi, maka secara otomatis cairan pendingin akan meluap sehingga luapan (kelebihan) cairan pendingin akan disalurkan ke dalam reservoir tank. Dan sebaliknya, ketika mesin mobil sudah mulai dingin, maka volume cairan pendingin akan menyusut secara otomatis dan mengambil sisa cairan pendingin dari reservoir tank. 

2. Tempat untuk memeriksa kondisi air radiator

Reservoir tank juga berfungsi sebagai tempat untuk memeriksa kondisi cairan pendingin atau air radiator. Sebab di dalam tabung reservoir tank terdapat tanda batas minimum dan maksimum (indikator level).

3. Memisahkan dan mendinginkan cairan pendingin 

Selain sebagai wadah penampung, reservoir tank juga berfungsi memisahkan dan mendinginkan cairan pendingin. Fungsi yang satu ini berguna untuk menurunkan suhu cairan pendingin yang panas ke suhu semula (suhu dingin) sebelum cairan pendingin dikembalikan lagi ke sistem pendinginan. Fungsi tersebut dapat terwujud karena reservoir tank memiliki beragam fitur, elemen atau saluran pendingin tambahan. 

4. Lini pertahanan dari risiko overheat

Reservoir berfungsi meningkatkan efisiensi kinerja sistem pendinginan sehingga mesin mobil terbebas dari risiko overheat. 

5. Mencegah kebocoran di area radiator

Seperti Anda ketahui, reservoir tank mampu menahan tekanan yang tinggi sehingga komponen ini mampu mencegah kebocoran pada selang, radiator, ataupun komponen lainnya. 

6. Reservoir udara

Reservoir tank juga dapat berfungsi sebagai reservoir udara. Sebab komponen ini mampu menangkap udara pada cairan pendingin, kemudian dikumpulkan dan dilepaskan. 

Cara Kerja Reservoir Tank 

Setelah mengetahui fungsi vital dari reservoir tank, maka Anda perlu mengetahui bagaimana komponen ini bekerja. Adapun cara kerjanya sebagai berikut. 

Ketika mesin mobil sudah panas, maka cairan pendingin akan menyerap panas mesin. Pada kondisi tersebut maka blok mesin akan mengeluarkan cairan pendingin tersebut, lalu menggantinya dengan cairan pendingin baru dari radiator. Pada saat proses tersebut berlangsung, terjadi pemuaian udara yang disebabkan oleh peningkatan suhu sehingga volume cairan pendingin naik. 

Pada kondisi tersebut, luapan cairan pendingin yang panas akan ditampung oleh reservoir tank untuk sementara waktu. Pada saat suhu udara di dalam radiator sudah dingin kembali, maka cairan pendingin yang berada di dalam reservoir tank akan kembali disalurkan ke dalam sistem pendingin mesin. 

Mengingat fungsinya yang sangat vital, maka Anda perlu mengecek reservoir tank secara rutin dan berkala. Apabila terdapat masalah, segera servis ke bengkel resmi Daihatsu

Tips Sahabat Lainnya
Jadwal SIM Keliling Gianyar Hari Ini: Lokasi & Jam Operasional Terbaru Februari 2026
Jadwal SIM Keliling Gianyar Hari Ini: Lokasi & Jam Operasional Terbaru Februari 2026
Layanan SIM Keliling Gianyar menjadi solusi penting bagi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM tanpa harus datang langsung ke Satpas. Dengan lokasi yang berpindah-pindah dan jam operasional
Pengecekan Mobil Bekas: Panduan Lengkap Sebelum Membeli
Pengecekan Mobil Bekas: Panduan Lengkap Sebelum Membeli
Membeli mobil bekas memang bisa menjadi solusi cerdas untuk mendapatkan kendaraan dengan harga lebih terjangkau. Namun, tanpa pengecekan mobil bekas yang teliti, Anda berisiko mendapatkan kendaraan de
Air Wiper Mobil Tidak Keluar? Ini Penyebab dan Solusinya
Air Wiper Mobil Tidak Keluar? Ini Penyebab dan Solusinya
Saat berkendara di tengah hujan atau melintasi jalan berdebu, fungsi wiper sangat krusial untuk menjaga visibilitas. Namun, tidak sedikit pemilik mobil yang mengalami masalah air wiper tidak keluar sa
Tanda-Tanda Radiator Mampet yang Bikin Mesin Cepat Panas
Tanda-Tanda Radiator Mampet yang Bikin Mesin Cepat Panas
Pernah mengalami mobil tiba-tiba overheat saat macet atau perjalanan jauh? Atau jarum indikator suhu mesin naik drastis tanpa sebab yang jelas? Bahkan, AC mendadak tidak dingin padahal sebelumnya norm
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami