Tips Sahabat

Harga Baru BBM Non-Subsidi Pertamina per Desember 2024

09 April 2025
Harga Baru BBM Non-Subsidi Pertamina per Desember 2024

Memasuki Desember 2024, Pertamina melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di Indonesia. Kebijakan ini diambil untuk menyesuaikan dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang mengatur formula harga dasar BBM.

Penyesuaian ini meliputi kenaikan pada beberapa jenis BBM unggulan seperti Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Turbo, sementara harga BBM lain seperti Pertalite, Pertamax, dan Biosolar tetap stabil.

Detail Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi Desember 2024

Berikut daftar harga BBM non-subsidi terbaru di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya:

  1. Biosolar: Rp 6.800 per liter (tidak ada perubahan).
  2. Pertalite: Rp 10.000 per liter (tidak ada perubahan).
  3. Pertamax (RON 92): Rp 12.100 per liter (tidak ada perubahan).
  4. Pertamax Green 95 (RON 95): Rp 13.150 per liter (tidak ada perubahan).
  5. Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.550 per liter (naik Rp 50 dari sebelumnya Rp 13.500).
  6. Dexlite: Rp 13.400 per liter (naik Rp 350 dari sebelumnya Rp 13.050).
  7. Pertamina Dex: Rp 13.800 per liter (naik Rp 360 dari sebelumnya Rp 13.440).

Baca Juga : Jenis-Jenis Bensin di Pertamina Indonesia, Yuk Cek!

Mengapa Harga BBM Disesuaikan?

Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan harga BBM non-subsidi tetap kompetitif dan sejalan dengan mekanisme pasar. Selain itu, langkah ini mendukung implementasi regulasi pemerintah terkait harga dasar BBM, tanpa mengorbankan kualitas layanan dan produk bagi konsumen.

Dampak Penyesuaian Bagi Konsumen

  1. Kualitas Tetap Terjamin
    Meskipun ada kenaikan harga, Pertamina menjamin standar kualitas produk BBM tetap tinggi.

  2. Stabilitas Harga BBM Subsidi
    Harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap tidak berubah, memberikan stabilitas bagi pengguna produk ini.

  3. Efisiensi Lebih Penting
    Konsumen disarankan menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan agar efisiensi tetap optimal.

Tips Menghemat Biaya BBM

  1. Gunakan BBM yang Tepat
    Pastikan menggunakan BBM sesuai rekomendasi pabrikan kendaraan untuk performa maksimal.

  2. Rawat Kendaraan Secara Rutin
    Kendaraan yang terawat lebih hemat bahan bakar. Pastikan tekanan ban, oli, dan komponen lainnya dalam kondisi optimal.

  3. Kurangi Beban Kendaraan
    Hindari membawa barang yang tidak diperlukan agar konsumsi bahan bakar lebih efisien.

  4. Manfaatkan Promo Pertamina
    Gunakan promo seperti cashback dan diskon dari aplikasi MyPertamina untuk mengurangi pengeluaran.

Baca Juga: Apa Saja Perbedaan Premium, Pertalite dan Pertamax?

Kesimpulan

Kenaikan harga BBM non-subsidi seperti Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Turbo merupakan langkah yang dilakukan untuk menyesuaikan dengan regulasi pemerintah dan mekanisme pasar. Meski demikian, stabilitas harga pada BBM subsidi memberikan kelegaan bagi masyarakat. Dengan perencanaan yang baik dan tips efisiensi di atas, konsumen tetap bisa mengelola pengeluaran BBM secara bijak dan optimal.

Tips Sahabat Lainnya
Lokasi SIM Keliling Surabaya Terbaru
Lokasi SIM Keliling Surabaya Terbaru Oktober 2026
Bagi warga Surabaya yang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM)-nya akan habis pada Oktober 2026, layanan SIM Keliling menjadi solusi praktis untuk memperpanjang SIM tanpa harus mengantre lama di Sat
Penyebab Kunci Mobil Tidak Bisa Diputar dan Solusinya Ternyata Mudah
Penyebab Kunci Mobil Tidak Bisa Diputar dan Solusinya Ternyata Mudah
Pernah mengalami kunci mobil tidak bisa diputar saat terburu-buru berangkat? Kunci sudah masuk ke lubang kontak, tetapi tidak mau bergerak sama sekali atau terasa sangat keras. Situasi ini memang biki
blokir stnk mobil
Cara Blokir STNK Mobil Online dan Via Samsat
Blokir STNK penting dilakukan bagi Anda yang baru saja menjual mobil. Tindakan ini bertujuan untuk menghindarkan Anda dari pajak progresif, melindungi dari sanksi tilang , dan hal-hal lainnya berkaita
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis berkala pada jarak tempuh 40.000 km atau usia pemakaian 24 bulan merupakan salah satu tahapan perawatan besar yang sangat krusial. Melakukan service berkala 40.000 km secara rutin l, efisien, d
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami