Tips Sahabat

Inilah Perbedaan Power Steering dengan Manual, Wajib Tahu!

09 April 2025
Inilah Perbedaan Power Steering dengan Manual, Wajib Tahu!

Memahami perbedaan power steering dengan manual sangat diperlukan, terutama ketika hendak membeli mobil. Tentunya setiap sistem kemudi tersebut memiliki keunggulan masing-masing sehingga Anda bisa menentukan sistem kemudi apakah yang cocok dengan Anda. Yuk, langsung saja ketahui perbedaan selengkapnya dengan memperhatikan pembahasan berikut ini.

Perbedaan Power Steering dengan Manual 

Ada beberapa perbedaan yang perlu Anda pahami antara sistem kemudi power steering dan sistem kemudi manual. Berikut perbedaan selengkapnya.

1. Segi kendali

Kemudahan dalam mengendalikan mobil merupakan aspek penting dalam membedakan sistem kemudi power steering dan manual. Dalam segi kendali, sistem kemudi power steering bisa dikatakan lebih unggul dibandingkan sistem kemudi manual. 

Pada mobil yang menggunakan power steering, pengemudi tidak perlu susah-susah memutar kemudi mobil saat melakukan gerakan berbelok dalam kecepatan rendah. Contohnya, ketika berbelok di jalanan perkotaan yang macet, ataupun memarkir mobil.

2. Segi responsif

Dari segi responsif, sistem kemudi power steering juga lebih unggul dibandingkan sistem kemudi manual. Sebab, sistem kemudi power steering menggunakan tekanan hidrolik atau elektrik ketika digunakan. Alhasil manuver mobil menjadi lebih presisi dan tanpa hambatan ketika berjalan. 

Sedangkan pada sistem kemudi manual, tenaga pengemudi mobil yang menentukan besar atau kecilnya daya responsif. Pada kondisi yang membutuhkan manuver cepat, penggunaan sistem kemudi manual dapat menurunkan kenyamanan dalam mengemudikan mobil.

3. Segi putaran kemudi ketika mesin mati

Perbedaan selanjutnya antara sistem kemudi power steering dan manual terdapat pada kemampuan memutar kemudi ketika kondisi mesin mati. Pada sistem kemudi power steering, pengemudi memungkinkan menggerakan mobil ketika kondisi mesin mati. Hal tersebut sangatlah menguntungkan pengemudi ketika dalam memarkir mobil di area yang sempit atau situasi darurat. Sedangkan pada sistem kemudi manual, pengemudi akan kesulitan menggerakkan mobil ketika kondisi mesin mati sehingga perlu menghidupkan mesin untuk mengemudikan mobil. 

4. Segi mekanisme kerja

Perbedaan selanjutnya terdapat di mekanisme kerja. Pada mekanisme kerja sistem kemudi power steering, tenaga yang akan diperbesar tidak hanya berasal dari tangan pengemudi saja. Namun, tenaga yang diperbesar juga berasal dari bantuan pelumas power steering yang dialirkan melalui van pump. Sedangkan pada mekanisme kerja sistem kemudi manual, tenaga yang dihasilkan murni berasal dari tangan pengemudi saja yang secara otomatis disalurkan pada bagian roda mobil.

Baca Juga : Mengenal 6 Komponen Power Steering pada Mobil Beserta Fungsinya

5. Segi ketahanan

Perbedaan terakhir terdapat pada segi ketahanannya. Sebenarnya, daya ketahanan penggunaan sistem kemudi power steering dengan manual bisa dibilang sama. Namun, faktanya sistem power steering mudah sekali bermasalah dan rusak. Kerusakan pada sistem kemudi power steering biasanya disebabkan oleh cara pengoperasiannya yang salah. Agar power steering tetap terawat dan awet maka Anda wajib menghindari kebiasaan berikut ini.

  • Tidak menggerakkan kemudi terlebih dahulu sebelum mobil bergerak. Sebaiknya ketika memarkir mobil, Anda putar terlebih dahulu kemudi mobil sebelum mobil Anda gas.
  • Membelokkan power steering terlalu mentok dan kencang, sehingga power steering patah.
  • Menggunakan oli power steering yang tidak tepat pada mobil dengan jenis power steering hidrolik. Sebaiknya Anda pilih oli power steering yang sesuai standar kekentalan oli power steering mobil, seperti oli dengan kode SAE 30 sampai SAE 80. Ataupun pilih oli dengan fitur oil leak seal agar oli tidak mudah berkurang ketika terjadi kebocoran oli.
  • Sering memarkir mobil dengan posisi kemudi tidak lurus.
  • Suku cadang power steering kurang tepat dan berkualitas.
  • Ban mobil yang digunakan memiliki daya gesek yang tinggi.

Demikian beberapa perbedaan antara sistem kemudi power steering dan manual yang perlu diketahui. Apabila sistem kemudi mobil Anda bermasalah, jangan lupa servis secara rutin dan berkala di bengkel Daihatsu terdekat. 

Tips Sahabat Lainnya
Cara Cabut Berkas Mobil, Syarat dan Estimasi Biaya Terbaru
Cara Cabut Berkas Mobil, Syarat dan Estimasi Biaya Terbaru
Istilah cabut berkas mungkin sudah tidak asing lagi, terutama bagi kamu yang berencana membeli mobil bekas dari luar kota. Proses ini juga dikenal dengan sebutan mutasi kendaraan, dan salah satu hal y
10 Rambu Lalu Lintas yang Paling Sering Dilanggar Pengendara
10 Rambu Lalu Lintas yang Paling Sering Dilanggar Pengendara
Setiap hari, jutaan kendaraan melintasi jalan raya di Indonesia dan berpapasan dengan berbagai rambu lalu lintas. Sayangnya, tidak semua pengendara benar-benar memperhatikan keberadaan rambu tersebut.
Apa yang Harus Dilakukan Saat Melihat Rambu Penyempitan Jalan?
Apa yang Harus Dilakukan Saat Melihat Rambu Penyempitan Jalan?
Kondisi jalan yang berubah secara tiba-tiba menjadi salah satu penyebab umum kecelakaan ringan di jalan raya, terutama saat lebar jalan mengecil tanpa diantisipasi sejak awal. Di titik inilah rambu pe
Dimensi Bak Daihatsu Gran Max Pick Up
Dimensi Bak Daihatsu Gran Max Pick Up dan Kegunaannya untuk Berbagai Usaha
Bagi pelaku usaha yang mengandalkan mobilitas barang setiap hari, dimensi bak kendaraan niaga menjadi salah satu faktor penentu efisiensi operasional. Daihatsu Gran Max Pick Up hadir sebagai salah sat
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami