Kenali Istilah PCD dan Offset pada Velg Mobil
Modifikasi velg mobil merupakan modifikasi sederhana yang dapat mempercantik penampilan mobil. Namun, sebelum melakukan hal tersebut, para pemilik mobil wajib memahami dua istilah penting yakni PCD dan Offset. Sebab kompatibilitas velg pada mobil ditentukan oleh dua hal tersebut.
Apa Itu PCD?
PCD (Pitch Circle Diameter) merupakan istilah yang digunakan untuk mendefinisikan diameter pola baut roda pada velg mobil. Jika disederhanakan, PCD dapat diartikan sebagai diameter lubang baut pada bagian tengah velg mobil. Bagi sebagian orang, PCD juga dikenal sebagai stud pattern atau bolt pattern. PCD sendiri menggunakan satuan militer dalam pengukurannya.
Ukuran PCD sendiri mengacu pada tenaga dan beban pada mobil. Bagi Anda yang ingin mengukur PCD, Anda perlu menarik titik lurus dari setiap lubang baut roda. Ukuran PCD sendiri sangatlah beragam, ada yang 4 x100, 8 x 100, 5 x 114,3 dan lainnya. Apabila PCD tertulis 8 x 100, maka velg tersebut memiliki 8 baut dan jarak diameter baut sebesar 100 mm. Memahami PCD sangatlah perlu karena jika salah menentukan PCD, velg tidak bisa dipasang karena kurang pas.
Baca Juga: Daftar PCD Velg Mobil dan Cara Melihatnya, Yuk Ketahui!
Apa Itu Offset?
Sedangkan istilah Offset (ET) pada velg merupakan istilah yang digunakan untuk mendefinisikan jarak centerline (titik pusat velg) dengan mounting surface (pengencang bagian dalam velg). Offset sendiri memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap posisi ban, penampilan mobil dan keseimbangannya.
Jika disederhanakan, Offset dapat menentukan seberapa besar permukaan tengah velg masuk ke dalam atau ke luar. Untuk menentukan ukuran Offset biasanya ditandai dengan kode ET yang disertai dengan plus. Contoh: ET25, ET 35, ET 45 dan sebagainya.
Semakin besar angka yang tertera maka posisi velg semakin masuk ke dalam bagian fender mobil. Offset seperti ini biasanya dikenal dengan istilah Offset Positif. Sebaliknya, semakin kecil angka yang tertera pada kode Offset, maka posisi velg semakin keluar dari bagian fender mobil. Offset seperti ini biasanya dikenal dengan istilah Offset Negatif. Selain itu, ada Offset Nol di mana posisi lubang velg selaras dengan posisi garis tengah velg.
Dalam pemasangan velg baru, offset menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kenyamanan berkendara dan penampilan mobil. Sebab salah menentukan ukuran offset dapat menyebabkan kerusakan pada komponen kaki-kaki mobil. Bahkan dapat membuat ban meledak.
Apabila Anda berniat mengganti velg untuk tujuan estetika saja, Anda bisa menggunakan velg dengan Offset Negative yang cukup tinggi. Namun, untuk keperluan gaya dan performa roda yang baik, Anda bisa menggunakan velg dengan Offset Negatif atau Nol.
Hubungan PCD dengan Offset
Meski keduanya memiliki arti dan fungsi yang berbeda. Namun, keduanya memiliki hubungan yang saling berkaitan. Agar kompatibilitas velg dengan mobil sempurna, maka pemilik mobil yang akan memodifikasi velg mobilnya wajib memperhatikan pemilihan ukuran PCD dan Offset dengan benar. Pemilihan PCD dan Offset yang tepat dapat meningkatkan performa velg sehingga velg dapat menahan beban mobil dengan mudah, dan tentunya meningkatkan performa mobil ketika bermanuver.
Baca Juga: Arti dan Kode Ukuran Velg Mobil
Demikian ulasan mengenai istilah PCD dan Offset. Apabila Anda berniat untuk mengganti velg Anda dengan yang baru, pastikan Anda konsultasi terlebih dahulu dengan mekanik yang kompeten di bidang tersebut agar tidak salah. Atau bawa mobil Anda di bengkel resmi Daihatsu untuk melakukan penggantian velg tersebut.