Tips Sahabat

Tarif Pajak Progresif Mobil di Jakarta Naik Mulai 2025

09 April 2025
Tarif Pajak Progresif Mobil di Jakarta Naik Mulai 2025

JAKARTA, OKTOBER 2024, Terhitung awal tahun 2025, pemilik kendaraan khususnya ber-plat No. Pol B harus mengkalkulasi ulang biaya pengeluarannya. Pasalnya di bulan Januari nanti tarif 'Pajak Progresif' kendaraan bermotor di DKI Jakarta bakal naik.

"Kenaikan tarif pajak progresif di Jakarta tertuang dalam Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 1 tahun 2024. Tarif baru PKB berlaku mulai 5 Januari 2025,” ujar Herlina Ayu, Humas Bapenda DKI Jakarta, (29/10). (sumber: Kompas.com)

Lanjut Herlina, pada Pasal 7 ayat (1), disebutkan tarif PKB atas kepemilikan atau penguasaan oleh pribadi adalah sebesar 2 persen untuk kepemilikan kendaraan pertama hingga 6 persen pada kepemilikan kelima dan seterusnya.

Img 20241105 141224

Pajak Progresif Naik 1% Dari Semula 0,5%

Diterangkan bahwa tarif pajak progresif kendaraan bakal naik 1 persen tiap kepemilikan lebih dari satu. Padahal sebelumnya, kenaikkannya hanya 0,5 persen.

Oleh sebab itu, Sahabat Daihatsu yang bakal kena aturan ini adalah Kepemilikan kendaraan bermotor didasarkan atas nama, nomor induk kependudukan, dan/atau alamat yang sama. Seperti bunyi pada Pasal 7 Perda tesebut.

Batas Maksimalnya Jadi 6 Persen Untuk Kendaraan Ke-5 dan Seterusnya

Untuk diketahui, pajak progresif hanya berlaku bagi kendaraan bermotor kedua, ketiga dan seterusnya dari satu pemilik terdaftar. Sehingga, semakin banyak jumlah kendaraan bermotor yang dimiliki, maka besaran pajak yang harus dibayarkan akan semakin besar.

Tapi, batas maksimalnya bisa mencapai 10 persen untuk kendaraan ketujuhbelas dan seterusnya. Adapun pada kebijakan terbaru, kenaikan tiap kendaraan yang dimiliki menjadi 1 persen. Tapi, batas maksimalnya menjadi 6 persen untuk kendaraan kelima dan seterusnya.

Berikut Tarif Progresif PKB Sesuai Aturan Terbaru:

- 2 persen untuk kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor pertama;

- 3 persen untuk kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor kedua;

- 4 persen untuk kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor ketiga;

- 5 persen untuk kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor keempat;

- 6 persen untuk kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor kelima dan seterusnya.

Tips Sahabat Lainnya
Penyebab Bau Bensin di Dalam Kabin Mobil, Jangan Diabaikan!
Penyebab Bau Bensin di Dalam Kabin Mobil, Jangan Diabaikan!
Mencium bau bensin di dalam kabin mobil memang bikin tidak nyaman, apalagi saat berkendara jarak jauh. Tapi bau bensin di kabin mobil bukan sekadar soal kenyamanan. Uap bensin mengandung senyawa yang
Perlukah Mengganti Coolant Mobil saat Cuaca Panas Musim Kemarau?
Perlukah Mengganti Coolant Mobil saat Cuaca Panas Musim Kemarau?
Musim kemarau di Indonesia identik dengan suhu udara yang lebih panas dan durasi berkendara di bawah terik matahari yang lebih lama. Kondisi ini membuat kerja mesin mobil menjadi lebih berat, terutama
Tips Parkir Mobil Manual di Jalan Menanjak dengan Aman
Tips Parkir Mobil Manual di Jalan Menanjak dengan Aman
Parkir di jalan menanjak sering dianggap remeh oleh pengemudi mobil manual, padahal risikonya cukup besar bila teknik yang digunakan keliru. Berbeda dengan mobil matic yang mengandalkan posisi P, mobi
fitur vsc
Apa itu Vehicle Stability Control pada Mobil Daihatsu
Bagi Sahabat Daihatsu yang mengutamakan keselamatan berkendara, memahami fitur-fitur keselamatan aktif pada mobil menjadi hal penting sebelum memutuskan membeli kendaraan. Salah satu fitur yang kerap
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami