Tips Sahabat

Penyebab Mesin Mobil Mati Saat Hujan dan Cara Mengatasinya

09 April 2025
Penyebab Mesin Mobil Mati Saat Hujan dan Cara Mengatasinya

Mengetahui penyebab mesin mobil mati saat hujan beserta cara mengatasinya merupakan hal yang perlu. Terutama di saat musim hujan seperti saat ini. Lantas apa saja penyebabnya? Untuk selengkapnya, perhatikan ulasan berikut.

Penyebab Mesin Mobil Mati Saat Hujan 

Mesin mati atau mogok ketika musim hujan merupakan hal yang menjengkelkan. Apalagi jika hal tersebut terjadi secara mendadak saat berkendara. Lantas apa saja yang menyebabkan kondisi tersebut bisa terjadi? Untuk selengkapnya, perhatikan penyebab berikut ini.

1. Busi basah

Busi basah merupakan penyebab pertama mesin mobil mati saat hujan. Sebab busi tidak bisa memercikkan bunga api pada proses pembakaran. Alhasil udara dan bahan bakar tidak dapat tercampur karena bunga api yang dihasilkan tidak memenuhi kebutuhan. 

2. Kabel pengapian basah

Penyebab kedua, disebabkan oleh kabel pengapian yang basah. Komponen ini berfungsi sebagai penghantar listrik antara koil dan busi. Apabila komponen ini basah maka dapat menyebabkan kebocoran arus listrik dan merusak komponen sistem pengapian lainnya. Alhasil mesin mobil sulit menyala, bahkan mati. 

3. Koil basah

Penyebab ketiga, disebabkan oleh koil yang basah. Fungsi Koil yaitu sebagai pengubah tegangan baterai dari rendah ke tinggi. Apabila komponen ini terkena air hujan, maka koil bisa basah. Hal tersebut menyebabkan busi tidak dapat memproduksi percikan bunga api.

4. Distributor basah

Penyebab keempat, disebabkan oleh distributor yang basah. Komponen ini berfungsi untuk menyalurkan api yang berasal dari koil menuju busi. Apabila komponen ini basah maka proses pengapian tidak bekerja. 

5. Electronic Control Unit basah

Electronic Control Unit (ECU) merupakan sistem komputer yang berfungsi mengontrol berbagai kinerja sistem dalam mobil. Apabila komponen ini terkena air dan basah, maka sistem kelistrikan, dan pembakaran mesin mati total.

6. Sistem kelistrikan basah

Sistem kelistrikan yang basah akibat hujan juga dapat menjadi penyebab mesin mobil mati. Sebab apabila sistem ini basah maka semua aliran kelistrikan dalam mobil bermasalah. 

7. Ground strap rusak

Ground strap merupakan kabel penghubung listrik antara komponen mobil dengan tanah. Apabila komponen ini rusak, maka dipastikan aliran listrik terganggu dan mesin mobil susah untuk menyala.

Cara Mengatasi Mesin Mobil Mati Saat Hujan 

Untuk mengatasi mesin mobil mati saat hujan, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut.

1. Hindari menerjang genangan air atau banjir 

Ketika hujan turun, kerap kali terdapat genangan air di jalanan. Apabila genangan tersebut Anda terjang, maka air tersebut bisa masuk ke dalam mesin pembakaran dan bagian mobil lainnya. Kondisi ini dapat menyebabkan water hammer (air masuk ke mesin). 

2. Rutin servis

Agar permasalahan mesin mobil mati saat hujan tidak terjadi pada mobil, maka Anda perlu melakukan servis secara rutin dan berkala. Dengan melakukan servis, mekanik akan memeriksa kondisi sistem pengapian, kelistrikan, pembakaran mesin, hingga seluruh komponen mobil. Dengan begitu, ketika sistem atau komponen pada mobil bermasalah, mekanik akan memperbaikinya. Bahkan akan melakukan penggantian komponen yang rusak. 

Apabila mobil Anda telah menerjang banjir, segera kunjungi bengkel untuk servis. Hal tersebut dapat mengurangi risiko water hammer dan hidrolocking pada mobil. Dengan begitu kondisi seluruh sistem dan komponen mobil Anda selalu prima.

Bicara mengenai servis mobil, Anda bisa mengunjungi bengkel resmi Daihatsu terdekat. Sebab bengkel Daihatsu merupakan salah satu bengkel terbaik di Indonesia yang memiliki kredibilitas tinggi. 

Tips Sahabat Lainnya
blokir stnk mobil
Cara Blokir STNK Mobil Online dan Via Samsat
Blokir STNK penting dilakukan bagi Anda yang baru saja menjual mobil. Tindakan ini bertujuan untuk menghindarkan Anda dari pajak progresif, melindungi dari sanksi tilang , dan hal-hal lainnya berkaita
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis berkala pada jarak tempuh 40.000 km atau usia pemakaian 24 bulan merupakan salah satu tahapan perawatan besar yang sangat krusial. Melakukan service berkala 40.000 km secara rutin l, efisien, d
Tips Menggunakan Sensor Mundur Agar Parkir Lebih Aman
Tips Menggunakan Sensor Mundur Agar Parkir Lebih Aman
Banyak model mobil yang dilengkapi teknologi canggih, termasuk kamera dan sensor parkir. Meski begitu, pengendara mobil sebaiknya tidak hanya memanfaatkan bantuan elektronik saat memundurkan kendaraan
Nama-Nama Kunci Bengkel Beserta Gambar dan Fungsinya
20 Jenis Kunci Bengkel Beserta Gambar dan Fungsinya
Bagi siapa pun yang bergelut dengan dunia otomotif, mulai dari mekanik profesional, pemilik bengkel, hingga pemilik kendaraan yang gemar melakukan perawatan sendiri, mengenal jenis kunci bengkel adala
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami