Logo Daihatsu
Menu

6 Penyebab Mesin Mobil Overheat dan Cara Mengatasinya

Otomotif

2022-10-17

6 Penyebab Mesin Mobil Overheat dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Sahabat mengalami mesin mobil dengan suhu yang terlalu panas? Sebenarnya apa sih penyebab mesin mobil terjadi overheat? Untuk mengetahuinya simak ulasan lengkap pada pembahasan kali ini.

Munculnya masalah pada mobil seperti AC mobil tidak dingin, muncul asap yang begitu banyak pada kap mobil, coolant radiator menetes, muncul suara gelembung pada reservoir, hingga suhu mesin mobil meningkat merupakan tanda mesin mobil Anda sedang overheat.

Meskipun banyak pengemudi yang mengetahui tanda-tanda mobil mengalami overheat, namun tidak semua pengemudi mobil yang memahami penyebab mobil overheat dan cara mengatasi kondisi tersebut. Lalu apa saja penyebab dan cara mengatasi yang tepat? Selengkapnya akan diulas secara detail, seperti berikut ini.

Penyebab Mesin Mobil Overheat

Apa tanda-tanda mobil overheat? Berikut 6 faktor yang menyebabkan mobil mengalami overheat (suhu terlalu panas), antara lain sebagai berikut :

1. Kipas Radiator Rusak

Penyebab utama mesin mobil overheat dikarenakan adanya kerusakan pada bagian sistem pendingin mesin khususnya kipas radiator yang bermasalah. Komponen ini bisa dibilang kerap kali bermasalah dan mudah rusak. Kerusakannya berdampak pada susahnya penurunan mesin sehingga mesin mobil menjadi overheat.

2. Tutup Radiator Rusak

Penyebab engine overheat selanjutnya disebabkan oleh kerusakan tutup radiator. Entah disebabkan karena pemasangan tutup yang kurang kencang atau suatu hal yang menyebabkan tutup tidak bisa terpasang. Hal ini menyebabkan coolant radiator menetes dan membuat suhu mesin menjadi lebih panas.

Baca Juga : Kenali Cara Merawat Radiator Biar Tidak Overheating!

3. Adanya Kebocoran Radiator

Selain kerusakan pada kipas dan tutup radiator, penyebab mesin mobil overheat juga disebabkan oleh kebocoran radiator. Kerusakan pada radiator biasanya disebabkan oleh tingginya kadar oksigen dan air di dalam radiator hingga menyebabkan korosi.

Hal ini dapat mengakibatkan logam radiator menjadi bocor sehingga cairan coolant terbuang sia-sia dan tidak dapat mendinginkan mesin dengan cepat.

4. Thermostat Rusak

Thermostat mobil atau alat pengukur suhu mesin yang rusak juga dapat menyebabkan hambatan pada saluran coolant radiator. Apabila kondisi ini terjadi, maka dipastikan suhu mesin susah turun dan mengalami overheat.

5. Penggunaan Oli Palsu atau Kualitas Oli yang Buruk

Penggunaan oli palsu pada mobil dapat menyebabkan suhu dalam mesin mobil terlalu panas. Hal ini karena oli tidak dapat melumasi bagian mesin mobil dengan baik sehingga gesekan yang ditimbulkan begitu besar. Hal tersebut dapat membuat kap mobil mengeluarkan asap tebal.

6. Bahan Bakar yang Digunakan Tidak Sesuai

Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai, seperti oktan terlalu rendah dapat menyebabkan mesin mengalami knocking sehingga bahan bakar menjadi lebih boros dan mobil mengalami overheat.

Cara Mengatasi Mesin Mobil Overheat

Apa yang harus dilakukan ketika mobil overheat? Berikut beberapa cara yang bisa Anda contoh dalam mengatasi mesin mobil overheat, antara lain :

1. Matikan Mesin

Cara memperbaiki mobil overheat yang pertama adalah dengan mematikan mesin mobil. Segera matikan mesin ketika mobil sudah memberikan tanda-tanda mengalami overheat. Tujuan hal tersebut dilakukan agar suhu mobil segera turun dan tidak memperparah kondisi overheat.

2. Buka Kap Mesin

Membuka kap mesin mobil merupakan langkah tepat untuk mengurangi suhu panas yang terperangkap dalam mesin mobil dan radiator.

3. Hindari Membuka Bagian Tutup Radiator

Kebanyakan orang berpikir bahwa tutup radiator yang terlalu kencang dan rapat dapat menyebabkan mobil overheat. Hal tersebut bisa dikatakan tidak 100% benar.

Karena apabila Anda membuka tutup radiator saat kondisi mobil mengalami overheat, dapat membahayakan Anda. Karena cairan panas pada radiator dapat mengenai kulit Anda sehingga dapat menyebabkan luka bakar yang serius.

4. Cek Kondisi Cadangan Air Radiator

Mesin mobil overheat bisa disebabkan karena air radiator mobil berkurang atau habis. Anda bisa melakukan pengisian air radiator yang kosong tersebut dengan cadangan air radiator yang sudah Anda siapkan.

5. Menggunakan Bahan Bakar yang Sesuai Anjuran Pabrik

Menggunakan bahan bakar dengan oktan tinggi atau sesuai anjuran pabrikan mobil dapat mengurangi kemungkinan terjadi overheat.

6. Menggunakan Oli Orisinil dan Berkualitas

Penggunaan oli asli pasti sudah teruji kualitasnya. Mesin mobil pun mendapatkan pelumas yang tepat saat bekerja.

7. Servis Mobil Secara Rutin dan Berkala

Cara mengatasi penyebab mobil overheat yang paling baik ialah Anda melakukan servis secara rutin dan berkala di bengkel resmi atau dealer Daihatsu. Guna mengetahui kondisi radiator, thermostat, dan kerusakan komponen lainnya sehingga dapat segera ditangani dengan penanganan yang tepat. 

Demikianlah penyebab dan tanda-tanda mesin mobil yang mengalami overheat. Semoga bisa bermanfaat, ya. Ikuti terus perkembangan artikel terbaru dari kami mengenai otomotif serta tips dan trik lainnya.


Tag

Otomotif

Share This

Tips Sahabat

thumbnail

Cara Rotasi Ban Mobil yang Benar, Ini Fungsi dan Manfaatnya!

2022-11-22

Rotasi ban mobil merupakan salah satu cara merawat ban mobil agar lebih awet dan nyaman ketika digunakan berkendara.

thumbnail

Begini Cara Menyalakan Mobil Matic yang Benar

2021-09-30

Kebutuhan dalam dunia otomotif tampaknya mengalami perkembangan yang cukup pesat. Terbukti dari banyaknya keluaran terbaru untuk mobil atau pun motor. Jika dulu motor at

thumbnail

Mengenal ABS & EBD Sebagai Fitur Keselamatan Penting pada Kendaraan

2021-11-30

Fitur keselamatan pada mobil terus dikembangkan. Penelitian dilakukan untuk menemukan terobosan baru yang lebih baik dan menjanjikan. Salah satunya adalah piranti keselamatan canggih melalui rem AB

thumbnail

Apa Penyebab Mobil Brebet di RPM Rendah?

2020-12-03

Penyebab mobil brebet di RPM rendah adalah hal yang jarang diketahui banyak orang. Padahal, mengetahui hal tersebut membuat kita paham mengapa mobil bisa brebet saat melaju di RPM yang rendah.