3 Alasan Jangan Mencampur Ukuran Ban Mobil Demi Keselamatan Berkendara
JAKARATA, JANUARI 2026, Tidak disarankan mencampur ban dengan ukuran, merek, pola tapak, dan spesifikasi berbeda dalam satu mobil karena dapat membahayakan keselamatan dan menurunkan kinerja. Idealnya, semua ban memiliki spesifikasi yang sama di setiap roda. Pengecualian hanya berlaku pada kendaraan performa tinggi yang memang dirancang menggunakan ukuran ban berbeda. Secara umum, selalu ikuti spesifikasi ban sesuai rekomendasi pabrikan.
Berikut contoh ban campuran :
- Ban untuk musim berbeda (misalnya, musim panas, musim hujan)
- Ban run-flat dengan varian non-run-flat
- Ban dengan pola tapak atau ukuran berbeda
- Ban dari pabrikan berbeda
Alasan Tidak Mencampur Ban
- Keausan Tapak yang Tidak Merata
Rotasi ban dan penyelarasan roda secara rutin akan memberikan keausan yang seragam pada semua ban. Mencampur ban akan menyebabkan distribusi berat tidak merata di keempat roda, dan beberapa ban akan lebih cepat aus daripada yang lain.
- Penanganan yang Buruk
Ban campuran dapat membuat pengemudian menjadi sulit. Ban pada kendaraan Anda dirancang dengan sifat traksi dan penanganan. Mencampur ban dengan ukuran, desain, dan pola tapak yang berbeda dapat menyebabkan masalah penanganan dan pengereman kendaraan. Penanganan yang buruk menyebabkan kondisi mengemudi yang tidak stabil dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.
- Performa Terbatas
Ban yang tidak serasi tidak akan bekerja sama secara efektif untuk mengemudi yang lancar dan aman. Hal ini dapat mencegah kendaraan mencapai performa mengemudi yang optimal, membatasi laju akselerasi, kecepatan maksimum, dan kapasitas muatannya.
Merawat Ban
Ban Anda dapat bertahan antara 5 hingga 10 tahun dengan perawatan tepat. Ban campuran memaksa Anda untuk menggantinya lebih cepat dari yang diharapkan. Ban yang identik akan memberikan traksi, cengkeraman, dan keselamatan secara keseluruhan. Ban memainkan peran penting dalam kenyamanan dan kemampuan penanganan setiap kendaraan. Anda harus tahu cara memilih ban yang tepat untuk kendaraan agar kenyamanan dan keselamatan tetap terjaga.
Tanda-tanda Harus Ganti Ban
Seiring waktu, ban akan aus dan kehilangan efektivitasnya, sehingga menimbulkan risiko bagi pengemudi dan penumpang. Anda sebaiknya mengenali tanda-tanda yang menunjukkan sudah waktunya mengganti ban dan memahami cara memilih ban pengganti.
Ban harus diganti jika kedalaman tapak kurang dari 2/32 inci atau indikator keausan sudah sejajar dengan tapak. Periksa juga adanya retak, tonjolan, sobekan, lubang, atau paku yang sulit diperbaiki. Keausan tidak merata, getaran saat berkendara, mobil menarik ke satu sisi, serta usia ban di atas enam tahun menjadi tanda ban perlu segera diganti. Untuk Lebih jelas mengenai tanda-tanda ban harus diganti cek disini.
Jangan lupa Sahabat untuk selalu mengecek performa kendaraan di Bengkel Resmi Daihatsu yang ada di kota seluruh Indonesia.