Tips Sahabat

3 Tips Memilih Koper Ukuran Kabih yang Tepat

09 April 2025
koper ukuran kabin

Koper sangat dibutuhkan untuk oleh sebagian besar orang ketika hendak bepergian, baik travelling maupun mudik. Adanya koper akan sangat membantu dalam mengemas barang bawaan, sehingga menjadi lebih rapi. 

Namun, koper yang beredar di pasaran mempunyai ukuran yang beragam, dari kecil hingga besar. Berikut tips memilih koper ukuran kabin yang tepat.

1. Pertimbangkan Bahan Pembuatan Koper

Berdasarkan jenis bahan yang digunakan, koper dibagi menjadi dua jenis, yaitu hardcase dan softcase. 

Untuk tipe hard case, umumnya dibuat dari plastik atau karbon, sehingga tampilan permukaannya mempunyai tekstur keras dan tahan lama. 

Sedangkan soft case, biasanya terbuat dari material yang lebih lembut, misalnya saja kulit, kain, dan sebagainya.

Untuk menentukan tipe koper terbaik, anda bisa menyelesaikannya dengan perjalanan yang akan dilakukan. Apabila melakukan perjalanan jangka panjang, maka koper tipe hardcase menjadi pilihan yang tepat. 

Hal ini dikarenakan, koper tersebut lebih aman, tidak mudah terkoyak, tahan terhadap benturan, sehingga akan melindungi dari pencurian. 

Sementara untuk perjalanan jangka pendek, disarankan untuk memilih koper tipe soft case. Biasanya, tipe koper ukuran kabin ini dilengkapi banyak kantong penyimpanan, sehingga anda bisa mudah mengorganisir barang bawaan. 

Namun, tipe soft case tidak dianjurkan untuk digunakan dalam perjalanan yang menggunakan pesawat.

2. Perhatikan Tipe Pembuka Dan Penutup Koper

Umumnya terdapat dua tipe dari pembuka dan penutup pada koper, yaitu model resleting dan rangka atau frame lock. Dalam hal ini, anda bisa memilihnya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. 

Namun, pastikan koper yang anda pilih tersebut nyaman dan bisa digunakan untuk traveling kemanapun. 

Jika anda tipe orang yang mengutamakan kapasitas penyimpanan optimal, sangat disarankan untuk memilih pembuka dan penutup dari resleting. 

Selain itu, tipe ini mempunyai berat yang ringan sehingga anda bisa melakukan bongkar muat barang bawaan dengan mudah. Sedangkan tipe frame lock, direkomendasikan bagi anda yang mengutamakan keamanan.

Koper ukuran kabin yang mengusung tipe rangka dirasa lebih aman. Pasalnya rangka dari koper tersebut terbuat dari besi, sehingga resiko koper terbuka tidak sengaja akan lebih kecil. Akan tetapi, karena bahannya yang terbuat dari bahan logam, tentu bobotnya akan lebih berat dibandingkan dengan koper tipe resleting.

3. Sesuaikan Ukuran Koper Dengan Tujuan Penggunaan

Seperti yang diketahui, koper mempunyai berbagai ukuran berbeda, mulai dari SS hingga L. Pada koper yang berukuran S, biasanya mempunyai kapasitas 20 hingga 30 liter. 

Sedangkan ukuran M, mampu menampung barang dengan kapasitas sekitar 60 hingga 70 liter. Sementara koper berukuran besar, umumnya mempunyai kapasita sekitar 90 hingga 100 liter.

Setelah mengetahui berbagai kapasitas koper, maka dalam membelinya sesuaikan dengan tujuan perjalanan. Misalnya, jika anda ingin melakukan perjalanan selama 2 hingga 3 malam, koper dengan ukuran S direkomendasikan untuk digunakan. Namun, jika hendak melakukan sekitar satu minggu, koper ukuran kabin M menjadi pilihan tepat. 

Adanya koper akan sangat membantu dalam mengemas barang bawaan selama travelling. Beberapa tips tersebut dapat anda gunakan ketika hendak membeli koper. 

Secara umum, koper yang beredar di pasaran mempunyai ukuran yang beragam. Untuk memudahkan dalam perjalanan, disarankan untuk memilih koper dengan ukuran yang sesuai kabin

Tips Sahabat Lainnya
Lokasi SIM Keliling Surabaya Terbaru
Lokasi SIM Keliling Surabaya Terbaru Oktober 2026
Bagi warga Surabaya yang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM)-nya akan habis pada Oktober 2026, layanan SIM Keliling menjadi solusi praktis untuk memperpanjang SIM tanpa harus mengantre lama di Sat
Penyebab Kunci Mobil Tidak Bisa Diputar dan Solusinya Ternyata Mudah
Penyebab Kunci Mobil Tidak Bisa Diputar dan Solusinya Ternyata Mudah
Pernah mengalami kunci mobil tidak bisa diputar saat terburu-buru berangkat? Kunci sudah masuk ke lubang kontak, tetapi tidak mau bergerak sama sekali atau terasa sangat keras. Situasi ini memang biki
blokir stnk mobil
Cara Blokir STNK Mobil Online dan Via Samsat
Blokir STNK penting dilakukan bagi Anda yang baru saja menjual mobil. Tindakan ini bertujuan untuk menghindarkan Anda dari pajak progresif, melindungi dari sanksi tilang , dan hal-hal lainnya berkaita
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis berkala pada jarak tempuh 40.000 km atau usia pemakaian 24 bulan merupakan salah satu tahapan perawatan besar yang sangat krusial. Melakukan service berkala 40.000 km secara rutin l, efisien, d
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami