Tips Sahabat

5 Penyebab Pengapian Mobil Injeksi Hilang

09 April 2025
penyebab pengapian mobil injeksi hilang

Dapur pacu mobil butuh rangkaian proses pembakaran, mulai dari starter hingga mobil berjalan, pengapian memiliki tugas yang penting. Tetapi, bagaimana jika busi tidak memercikkan api? Ada beberapa penyebab pengapian mobil injeksi hilang.

1. Power Transistor Unit Rusak 

Bisa dikatakan komponen dan rangkaian dari pengapian mobil sistem injeksi berkesan rumit. Banyak sekali peranti yang bisa menyebabkan pengapian hilang, salah satunya adalah power transistor unit

Tugasnya sangat penting karena harus mengatur waktu sambung putusnya arus listrik pada bagian primary coil. Bagian ini tepatnya berada di komponen ignition coil

Jika salah satu saja tidak berfungsi sempurna, maka instruksi dari ECU atau engine control unit tidak akan tersampaikan ke pengapian, sehingga busi tidak mengalami percikan dan tidak bisa mengubahnya menjadi gaya panas untuk pembakaran. 

Kerusakan di transistor ini bisa terjadi jika kabel terputus, transistor mengembung, dan adanya pin yang patah. 

2. Ignition Coil Tidak Berfungsi Normal 

Penyebab pengapian mobil injeksi hilang yang satu ini masih berkaitan dengan Power Transistor Unit. Jika tidak terdapat masalah pada transistor, maka cek komponen rangkaian selanjutnya yakni ignition coil. Masalah ini tidak akan terjadi pada semua koil yang terpasang, namun hanya pada salah satu yang terdampak saja. 

Baca juga: Serba-Serbi Kelistrikan Mobil, Mulai Sistem hingga Skemanya

3. Putusnya Kabel Pengapian dan Socket

Bila keadaan transistor dan ignition coil masih baik, maka lanjutkan pemeriksaan menuju kabel dan socket. 

Rangkaian pengapian tidak akan berfungsi jika terjadi kerusakan pada satu komponen saja. Di sini, Anda bisa cek apakah jalur konektor yang terhubung mengalami kerusakan. 

Perangkat ini umumnya terjadi pada soket camshaft dan crankshaft, yang mana dapat dideteksi dengan alat wiring diagram. Penyebab pengapian mobil injeksi hilang ini memang berkesan sepele, namun cukup sulit untuk diperbaiki. 

Apalagi jika Anda awam dengan sistem otomotif, ada baiknya untuk datang ke tempat servis terpercaya untuk deteksi dan perbaikan. 

4. Angle Sensor Tidak Mendeteksi Piston

Sebenarnya, yang memiliki tugas mendeteksi piston silinder adalah Engine control Unit (ECU). Namun ECU sendiri tidak bisa berfungsi maksimal tanpa bantuan angle sensor yang membaca perputaran crankshaft.

Dengan bacaan yang tepat, maka ECU akan mampu deteksi piston silinder manakah yang menghasilkan percikan untuk memulai pembakaran atau pengapian.  

Baca juga: Tanda Platina Mobil Rusak yang Perlu Diwaspadai

5. Adanya Kerusakan Di Komponen Sensing Blade

Sama halnya dengan angle sensor, peranti sensing blade juga memiliki tugas krusial untuk membantu ECU. Perannya sendiri berkaitan dengan crankshaft sensor yang mampu membaca data dan komponen gerak. 

Jika rusak, maka respon dari ECU akan terbatas dan menyebabkan busi tidak hasilkan percikan yang merupakan penyebab pengapian mobil injeksi hilang. Sebuah unit mobil tidak bisa bekerja sempurna jika terjadi suatu kerusakan. Hal ini terbukti dengan sistem pengapian mobil. 

Saat terjadi kerusakan, maka mobil tidak bisa starter dengan baik. Masalah ini bisa Anda deteksi dengan mengecek power transistor, ignition coil, kabel pengapian, angle sensor, dan sensing blade

Rekomendasi artikel lainnya: 

Mengulik Cara Kerja Sistem Bahan Bakar EFI yang Wajib Anda Ketahui!

Komponen Propeller Shaft - Mengenal Fungsi dan Cara Kerjanya

Tips Sahabat Lainnya
jenis sim di indonesia dan syarat pembuatannya
Jenis SIM di Indonesia Serta Syarat dan Peruntukanya
Setiap pengendara kendaraan bermotor di Indonesia wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai jenis kendaraan yang digunakan. SIM bukan hanya menjadi bukti legalitas berkendara, tetapi juga menun
SIM A Untuk Pengendara Apa
SIM A Untuk Pengendara Apa? Ini Jenis Kendaraan yang Boleh Dikemudikan
SIM A adalah jenis Surat Izin Mengemudi yang diperuntukan bagi pengendara kendaraan roda empat berupa mobil penumpang maupun mobil barang perseorangan dengan total berat kendaraan tidak melebihi 3.500
Oli Mesin, Gardan, dan Transmisi Daihatsu Gran Max
Rekomendasi Oli Mesin, Gardan, dan Transmisi Daihatsu Gran Max
Memilih oli yang tepat untuk Daihatsu Gran Max sangat penting agar performa kendaraan tetap optimal, baik untuk kebutuhan harian maupun operasional bisnis.Daihatsu Gran max terdiri dari dua jenis yait
Oli untuk Daihatsu Sigra
Oli untuk Daihatsu Sigra dan Kapasitasnya untuk Perawatan Mesin Optimal
Menjaga performa mesin tetap prima adalah hal penting bagi pemilik Daihatsu Sigra. Salah satu kunci utamanya adalah penggunaan oli mesin yang tepat, baik dari segi jenis, kekentalan, maupun kapasitas.
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami