Tips Sahabat

Bea Balik Nama (BBN) Motor Mulai Cara Hitung dan Persyaratan Sesuai Aturan

09 April 2025
cara hitung, persyaratan, biaya balik nama (BBN) motor

Dalam konteks transaksi jual beli kendaraan bermotor di Indonesia, satu aspek yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah Bea Balik Nama (BBN). BBN, singkatan dari Bea Balik Nama, merupakan pajak yang dikenakan pada peralihan hak kepemilikan kendaraan bermotor dari satu pemilik ke pemilik lainnya.

Tujuan utama BBN adalah mengatur dan mengawasi perpindahan kendaraan, serta memastikan bahwa proses peralihan ini berlangsung dengan sah dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Seperti yang kita ketahui, kendaraan bermotor harus dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang memenuhi standar yang ditetapkan oleh negara. Ini juga berlaku bagi mereka yang hendak mengurus surat balik nama. Mengetahui cara perhitungan, persyaratan, dan biaya Bea Balik Nama (BBN) motor yang telah ditetapkan menjadi langkah penting. Untuk memahami lebih rinci, berikut adalah ulasannya.

1. Menyiapkan Dokumen

Perlu Anda ketahui, Agar bisa balik nama, sebelumnya perlu dilakukan pencabutan berkas pemilik sebelumnya di Samsat, sesuai dengan di mana STNK diterbitkan. Setelah berkas lama sudah dicabut statusnya, Anda baru bisa mulai mengurus pendaftaran STNK yang baru. 

Namun sebelumnya, ada beberapa berkas yang harus Anda persiapkan sebelum mengunjungi Samsat setempat.

Beberapa berkas yang perlu Anda siapkan mulai dari, BPKB asli dan fotokopi, STNK asli dan fotokopi, KTP pemilik motor baru, dan kwitansi bukti pembelian motor. 

Sebagai saran, masukan semua dokumen tersebut ke dalam satu tempat seperti map agar tidak berserakan. Berikan map kepada pihak Samsat.

Baca Juga: Begini Cara Melakukan Mutasi Mobil Secara Online

2. Mendatangi Samsat

Setelah dokumen dirasa sudah lengkap, langkah selanjutnya adalah mengunjungi Samsat. Perhatikan cara hitung, persyaratan, biaya balik nama (BBN) motor sebelum mendatangi samsat. 

Serahkan berkas yang telah disiapkan kepada pihak Samsat yang sedang bertugas  pada loket mutasi. Kemudian, Anda perlu menunggu beberapa saat untuk dipanggil kembali. 

Berikutnya, petugas akan melakukan cek fisik kendaraan bermotor yang Anda ajukan. Setelah beberapa waktu, petugas Samsat akan memberikan nada hasil dari pengecekan kondisi motor. 

Umumnya hasil pemeriksaan yang diberikan berupa nomor rangka dan mesin motor. Simpan baik baik berkas tersebut untuk melanjutkan tahap berikutnya.

3. Legalisir Berkas

Setelah mendapatkan hasil cek pemeriksaan motor, serahkan hasil cek tersebut kepada petugas loket. Kemudian, petugas tersebut akan melakukan legalisir yang nantinya akan dikembalikan kepada Anda sebagai pengaju mutasi. Setelah mendapatkan dokumen tersebut, serahkan berkas tersebut kepada petugas loket untuk melanjutkan cek fiskal.

4. Menyiapkan Biaya

Ketika Anda sudah mendapatkan legalisir berkas, pihak petugas akan mengarahkan Anda untuk mengisi formulir berupa cara hitung, persyaratan, biaya balik nama (BBN) motor. 

Setelah semua berkas sudah dinyatakan lengkap, siapkan biaya pendaftaran mutasi sekitar Rp. 75 ribu hingga Rp. 250 ribu. Berikan biaya tersebut kepada petugas Samsat hingga Anda diberi bukti pembayaran.

Simpan bukti pembayaran yang akan digunakan untuk menukar berkas balik nama. Biasanya, panggilan berkas akan memakan waktu 5 hingga 7 hari setelah melakukan pembayaran. 

Kemudian, ketika Anda sudah mendapat panggilan segera kunjungi Samsat dan tukarkan kwitansi pembayaran. Lalu Anda akan diarahkan untuk membayar pencabutan berkas sekitar Rp 10 ribu.

5. Mengurus STNK

Bagi Anda yang masih memiliki waktu luang, cobalah untuk mengurus STNK pada hari itu juga. Anda tentu tahu bahwa STNK merupakan dokumen penting yang harus dimiliki pemilik kendaraan. 

Untuk mengurusnya, Anda bisa menyatakan pengurusan STNK kepada petugas Samsat. Kemudian petugas samsat akan memberi arahan cara hitung, persyaratan, biaya balik nama (BBN) motor.

Mutasi motor atau yang biasa disebut dengan balik nama  merupakan sebuah persyaratan perpindahan domisili pemilik kendaraan bermotor. Surat tersebut sangat penting dimiliki, jika Anda membeli motor di kota A kemudian berpindah ke kota B. Ikuti seluruh syarat tersebut agar sesuai aturan. 

Apa itu denda BBN?

Sanksi denda Bea Balik Nama (BBN) Kendaraan Bermotor diterapkan sebagai akibat dari penundaan dalam proses pendaftaran peralihan nama, dihitung mulai dari tanggal kuitansi/Fiskal Antar Daerah hingga tanggal pendaftaran balik nama. Apabila keterlambatan melebihi 30 hari kerja, maka denda BBN akan dikenakan. Selain itu, denda BBN juga berlaku jika pembayaran BBN dilakukan setelah melewati batas waktu 30 hari sejak tanggal pendaftaran.

Berapa pajak BBN?

Biaya perpindahan hak kepemilikan kendaraan bermotor, yang dikenal sebagai BBN-KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor), setara dengan 10% dari nilai Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD). Biasanya, tarif dasar BBN-KB mencapai dua per tiga dari tarif yang tercantum dalam SKPD.

Nah itu dia informasi mengenai BBN sahabat. Bea Balik Nama adalah bagian integral dari proses jual beli kendaraan. Memahami aturan dan prosedur BBN akan membantu pemilik kendaraan menjalani transaksi dengan lancar dan sesuai peraturan.

Baca Juga: Begini Persyaratan dan Biaya Cabut Berkas Mobil Terbaru

Tips Sahabat Lainnya
jenis sim di indonesia dan syarat pembuatannya
Jenis SIM di Indonesia Serta Syarat dan Peruntukanya
Setiap pengendara kendaraan bermotor di Indonesia wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai jenis kendaraan yang digunakan. SIM bukan hanya menjadi bukti legalitas berkendara, tetapi juga menun
SIM A Untuk Pengendara Apa
SIM A Untuk Pengendara Apa? Ini Jenis Kendaraan yang Boleh Dikemudikan
SIM A adalah jenis Surat Izin Mengemudi yang diperuntukan bagi pengendara kendaraan roda empat berupa mobil penumpang maupun mobil barang perseorangan dengan total berat kendaraan tidak melebihi 3.500
Oli Mesin, Gardan, dan Transmisi Daihatsu Gran Max
Rekomendasi Oli Mesin, Gardan, dan Transmisi Daihatsu Gran Max
Memilih oli yang tepat untuk Daihatsu Gran Max sangat penting agar performa kendaraan tetap optimal, baik untuk kebutuhan harian maupun operasional bisnis.Daihatsu Gran max terdiri dari dua jenis yait
Oli untuk Daihatsu Sigra
Oli untuk Daihatsu Sigra dan Kapasitasnya untuk Perawatan Mesin Optimal
Menjaga performa mesin tetap prima adalah hal penting bagi pemilik Daihatsu Sigra. Salah satu kunci utamanya adalah penggunaan oli mesin yang tepat, baik dari segi jenis, kekentalan, maupun kapasitas.
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami