Tips Sahabat

Fuel Pressure Regulator : Fungsi, Cara Kerja dan Setting

10 April 2025
fungsi dan cara kerja fuel pressure regulator

Di dalam dunia otomotif, ada komponen penting mobil yang disebut fuel pressure regulator (FPR). Meski komponen ini begitu penting, namun tidak sedikit orang yang belum mengetahui tentangnya. Lalu apa fungsi komponen ini, bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana cara settingnya sehingga dinilai begitu penting? Berikut ulasan selengkapnya.

Fungsi Fuel Pressure Regulator pada Mobil

Secara bahasa FPR memiliki arti sebagai pengatur tekanan bahan bakar. Secara kegunaan, komponen fuel pressure regulator memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:

1. Pengatur Bahan Bakar

Seperti artinya, fuel pressure regulator berfungsi sebagai pengatur tekanan bahan bakar dalam sistem injeksi atau EFI (electronic fuel injection). Tekanan FPR dipengaruhi oleh fuel injector atau intake manifold. Sehingga apabila fuel injector naik maka tekanan pada rail fuel juga naik.

2. Pendukung Kinerja Fuel Injector

FPR juga memiliki fungsi lain, yaitu mengalirkan bahan bakar ke fuel injector hingga ke sistem mobil. Selain itu, FPR berfungsi sebagai pengontrol seberapa banyak jumlah bahan bakar dalam fuel tank. Sehingga hal ini membuat tekanan bahan bakar tetap konsisten.

3. Penjaga Bentuk Kabut Bahan Bakar

Pada delivery pipe (pipa pengiriman), tekanan bahan bakar biasanya diatur dan dijaga oleh FPR sesuai kebutuhan. Hal tersebut akan mengubah bahan bakar menjadi kabut agar mesin tidak boros dan mudah dinyalakan.

4. Penjaga Kestabilan Bahan Bakar

Fungsi selanjutnya, adalah menjaga kestabilan bahan bakar apabila pasokan berlebihan akan dikembalikan lagi ke tangki.  

Baca Juga : Beberapa Penyebab Kerusakan Fuel Pump Mesin Mobil Diesel

Cara Kerja Fuel Pressure Regulator

Setelah mengetahui beberapa fungsi komponen ini, berikut beberapa cara kerja komponen fuel pressure regulator :

1. Ketika Mesin Idling atau Langsam

FPR memiliki 3 komponen penting di dalamnya, yaitu diafragma, katup, dan pegas. Untuk menjaga tekanan bahan bakar, FPR akan menggunakan besarnya kevakuman udara dalam intake manifold. Saat mesin langsam maka injektor akan menyemprotkan sedikit bahan bakar ke mesin.

Kondisi ini membuat tekanan bahan bakar di pipa pengiriman menjadi besar. Agar tekanan seimbang, maka FPR menarik diafragma dan membuka katup sehingga bahan bakar dapat mengalir melalui menuju ke tangki melalui return pipe. Hal ini akan membuat tekanan di dalam pipa pengiriman menjadi seimbang.

2. Ketika Mesin Beban Penuh

Ketika mesin dalam kondisi beban penuh, maka injektor menyemprotkan lebih banyak bahan bakar. Hal tersebut membuat tekanan dalam pipa pengiriman menurun drastis.

Untuk menghindari penurunan tekanan, maka pegas FPR akan menutup katup dan menekan bagian diafragma hingga kembali ke posisi semula. Katup yang menutup akan membuat tekanan di pipa pengiriman sama dan stabil.

3. Ketika Mesin Dimatikan

Saat mesin mati, maka otomatis pompa bahan bakar juga mati. Hal ini membuat pegas kembali menekan diafragma, menutup katup dan menutup check valve.

Sehingga, FPR akan mempertahankan tekanan bahan bakar di dalam pipa pengiriman menjadi seimbang. Kondisi ini membuat mesin mobil mudah untuk dinyalakan meski terparkir terlalu lama. 

Cara Setting Fuel Pressure Regulator

Berikut cara setting FPR yang benar:

  1. Nyalakan mobil terlebih dahulu, tunggu hingga suhu mesin dalam keadaan normal.
  2. Cabut bagian hose vacuum fuel regulator.
  3. Atur tekanan FPR hingga jarum regulator menyentuh angka 43 hingga 45 psi (3 bar). 
  4. Kemudian sambungkan kembali bagian hose vacuum. Dalam kondisi ini, biasanya jarum indikator tekanan akan turun ke angka 33 hingga 35 psi.
  5. Setelah terpasang, lakukan pengecekan kembali. Apabila angka indikator masih belum sesuai, maka atur kembali. Indikator nilai standard FPR pada kondisi mesin idling adalah 35 psi (2,5 bar).

Demikian ulasan tentang fungsi, cara kerja, dan cara setting fuel pressure regulator yang wajib Anda ketahui. Apabila Anda ingin melakukan penggantian FPR pastikan hanya menggunakan onderdil asli Daihatsu dan kunjungi dealer Daihatsu terdekat. 

Tips Sahabat Lainnya
Penyebab Bau Bensin di Dalam Kabin Mobil, Jangan Diabaikan!
Penyebab Bau Bensin di Dalam Kabin Mobil, Jangan Diabaikan!
Mencium bau bensin di dalam kabin mobil memang bikin tidak nyaman, apalagi saat berkendara jarak jauh. Tapi bau bensin di kabin mobil bukan sekadar soal kenyamanan. Uap bensin mengandung senyawa yang
Perlukah Mengganti Coolant Mobil saat Cuaca Panas Musim Kemarau?
Perlukah Mengganti Coolant Mobil saat Cuaca Panas Musim Kemarau?
Musim kemarau di Indonesia identik dengan suhu udara yang lebih panas dan durasi berkendara di bawah terik matahari yang lebih lama. Kondisi ini membuat kerja mesin mobil menjadi lebih berat, terutama
Tips Parkir Mobil Manual di Jalan Menanjak dengan Aman
Tips Parkir Mobil Manual di Jalan Menanjak dengan Aman
Parkir di jalan menanjak sering dianggap remeh oleh pengemudi mobil manual, padahal risikonya cukup besar bila teknik yang digunakan keliru. Berbeda dengan mobil matic yang mengandalkan posisi P, mobi
fitur vsc
Apa itu Vehicle Stability Control pada Mobil Daihatsu
Bagi Sahabat Daihatsu yang mengutamakan keselamatan berkendara, memahami fitur-fitur keselamatan aktif pada mobil menjadi hal penting sebelum memutuskan membeli kendaraan. Salah satu fitur yang kerap
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami