Tips Sahabat

Fungsi Resonator Knalpot Mobil dan Bedanya dengan Katalis

09 April 2025
Fungsi Resonator Knalpot Mobil dan Bedanya dengan Katalis

Bicara mengenai sistem pembuangan emisi mobil, tidak terlepas dari komponen di dalamnya. Komponen-komponen tersebut akan mengoptimalkan sistem pembuangan emisi tersebut, agar berdampak pada performa mobil, efisiensi bahan bakar, hingga ramah lingkungan. Namun, dari semua komponen tersebut, ada salah satu komponen terpenting yang mampu meningkatkan kenyamanan berkendara, yakni resonator knalpot mobil. Lantas apa fungsi sebenarnya dari komponen ini? Untuk selengkapnya perhatikan pembahasan berikut ini.

Fungsi Resonator Knalpot Mobil

Resonator knalpot bisa dibilang komponen khusus knalpot yang didesain untuk mengubah karakter suara knalpot. Komponen memiliki bentuk yang cukup sederhana, yakni berupa tabung silinder yang tersambung dengan pipa utama knalpot. Meski bentuknya sederhana, komponen ini menyimpan banyak fungsi sebagai berikut.

1. Meredam kebisingan suara

Resonator knalpot pada mobil memiliki fungsi utama, yakni meredam kebisingan suara dari mesin saat mengeluarkan emisi gas buang. Dengan memanfaatkan mekanisme resonansi maka resonator knalpot mampu meredam suara dengan baik sehingga telinga pengemudi dan penumpang mobil tidak terganggu saat emisi gas buang dikeluarkan.

2. Meningkatkan performa mesin

Fungsi selanjutnya, resonator knalpot mampu meningkatkan performa mesin mobil menjadi maksimal. Dengan mengontrol aliran emisi gas buang, komponen ini dapat meningkatkan kualitas proses pembakaran mesin. 

Seperti diketahui, sebenarnya tenaga dari hasil pembakaran mesin memiliki tekanan yang sangat kuat. Namun, dikarenakan knalpot tidak memiliki saringan pada saluran gas pembuangannya, maka daya dorong yang dihasilkan kurang kuat. Agar daya dorong tersebut menjadi kuat, maka diperlukan pemasangan resonator untuk mengubah tekanan dari saluran gas buang menjadi tenaga . Dengan begitu efisiensi bahan bakar, hingga peningkatan kualitas kinerja mesin dapat terwujud.

3. Meredam getaran

Mesin yang bekerja ketika mobil melaju, tentu saja menimbulkan getaran yang cukup mengganggu kenyamanan berkendara. Untuk mengecilkan getaran yang terlalu besar tersebut, maka diperlukan resonator knalpot. 

Perbedaan Resonator dan Katalis

Setelah Anda mengetahui apa saja fungsi dari resonator knalpot pada mobil. Selanjutnya, Anda perlu mengetahui perbedaan komponen ini dengan komponen knalpot lainnya, seperti katalis konverter. 

Seperti diketahui, katalis konverter memiliki fungsi yang hampir sama dengan resonator knalpot dalam hal meredam suara. Namun, ketika Anda hendak berniat meningkatkan salah satu dampak dari ketiga dampak positif sistem pembuangan emisi mobil. Maka Anda perlu mengetahui perbedaan kedua komponen tersebut agar Anda dapat menentukan pilihan yang tepat. Adapun perbedaannya sebagai berikut.

1. Segi fungsi

Perbedaan pertama terletak pada segi fungsinya. Jika dilihat dari fungsinya, resonator knalpot lebih unggul dalam hal meredam suara dan peningkatan performa mesin mobil. Komponen ini mampu meredam kebisingan yang dihasilkan oleh proses pembuangan emisi gas dari mesin ke saluran gas buang. 

Selain itu, resonator dapat meningkatkan daya dorong untuk meningkatkan performa mesin dengan memanfaatkan tekanan dihasilkan saat proses pembakaran mesin. Sedangkan katalis konverter sendiri, lebih unggul dalam hal ramah lingkungan. Hal tersebut terjadi karena katalis konverter berfungsi untuk menyaring emisi gas buang agar kadar polutan yang dihasilkan tidak mencemari udara (sesuai dengan Euro 2). 

Baca Juga : Ini Efek Knalpot Mobil Tanpa Resonator yang Perlu Diperhatikan

2. Tata letak

Perbedaan kedua dari resonator knalpot dan katalis konverter dapat dilihat dari segi tata letak komponen, Resonator knalpot biasanya terpasang di depan katalis konverter, tepatnya di area sekitar header. Namun, ada juga yang terpasang di bagian belakang katalis konverter atau di area muffler. 

Demikian ulasan lengkap mengenai fungsi resonator pada mobil beserta perbedaannya dengan katalis konverter. Mengingat kedua komponen tersebut sangat penting, maka Anda perlu mempertimbangkan dengan baik-baik apabila hendak melepas salah satu komponen tersebut. Sebaiknya, konsultasi dengan ahli sebelum melepas salah satu komponen tersebut. Anda bisa konsultasi dengan mekanik dari bengkel resmi Daihatsu.

Tips Sahabat Lainnya
Ada Apa Aja di Booth Daihatsu GIIAS 2026? Cek Selengkapnya
Ada Apa Aja di Booth Daihatsu GIIAS 2026? Cek Selengkapnya
Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi dibuka pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten. Salah satu booth yang paling banyak dinanti pengunjung adala
Sepuluh Tips Agar Tidak Mudah Ngantuk Saat Berkendara
Sepuluh Tips Agar Tidak Mudah Ngantuk Saat Berkendara
Kelelahan saat mengemudi menjadi penyebab umum kecelakaan, terutama selama perjalanan jauh, seperti yang dilakukan selama liburan. Namun, kelelahan dan risiko tertidur di belakang kemudi juga dapat te
Mengapa Dilarang Menggunakan Bahu Jalan Tol? Ini Penjelasannya
Mengapa Dilarang Menggunakan Bahu Jalan Tol? Ini Penjelasannya
Bahu jalan tol sering dianggap sebagai jalur tambahan yang bisa dipakai bebas, mulai dari untuk menyalip kemacetan hingga sekadar berhenti istirahat. Padahal, anggapan ini keliru dan bisa berujung bah
Urutan Plat Nomor Pejabat RI, Terlengkap!
Plat Nomor Pemerintah: Daftar Kode RI untuk Pejabat Negara
Penasaran dengan mobil kode RI atau pelat merah apakah semuanya termasuk plat nomor pemerintah? Faktanya, tidak semua kendaraan milik instansi pemerintah menggunakan pelat yang sama.  Agar tidak
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami