Tips Sahabat

Fungsi Steering Column, Komponen Penting Sistem Kemudi Mobil

09 April 2025
Fungsi Steering Column, Komponen Penting Sistem Kemudi Mobil

Sistem kemudi mobil dirancang sebagai sistem untuk mengendalikan mobil, khususnya mengubah arah kecepatan mobil. Dengan begitu roda mobil dapat berbelok sesuai keinginan pengemudi mobil. Keberhasilan fungsi sistem kemudi, tidak terlepas dari peranan komponen di dalamnya, termasuk steering column. Lantas apa fungsi komponen tersebut? Untuk mengetahui fungsi selengkapnya, mari perhatikan ulasan berikut ini.

Fungsi Steering Column pada Sistem Kemudi Mobil

Steering column merupakan komponen sistem kemudi yang bertugas menyalurkan tenaga dari setir (kemudi) ke bagian steering gear. Selain itu, steering column juga berfungsi mengurangi energi putaran setir mobil pada saat mobil terbentur atau terguncang ketika terjadi insiden kecelakaan.

Jenis-Jenis Steering Column

Setelah Anda mengetahui fungsi dari steering column, Anda juga perlu mengetahui jenis-jenisnya. Untuk selengkapnya, perhatikan penjelasan berikut ini.

1. Steering column model collapsible

Jenis ini biasanya Anda temui pada mobil-mobil untuk keperluan harian, atau mobil-mobil untuk mengangkut penumpang. Pada jenis ini, steering column bisa memendek, dan jatuh ke bawah ketika mobil terbentur atau terguncang ketika kecelakaan. Hal tersebut terjadi karena steering column menyerap dan mengurangi energi yang terlalu besar. Dengan begitu, pengemudi dapat terhindar dari risiko cedera tinggi ketika kecelakaan berlangsung.

2. Steering column model non collapsible

Sedangkan jenis yang satu ini, kebalikan dari jenis sebelumnya. Steering column jenis ini banyak digunakan pada kendaraan angkutan barang seperti mobil pick up, hingga truck. Jenis steering ini didesain tidak bisa terjatuh atau tidak bisa memendek ketika mobil terguncang, atau terbentur ketika tabrakan terjadi. 

Baca Juga : Mengenal 6 Komponen Power Steering pada Mobil Beserta Fungsinya

Cara Kerja Steering Column

Untuk cara kerjanya, steering column terbagi dalam beberapa mekanisme kerja. Berikut cara kerja steering column selengkapnya.

1. Mekanisme kerja telescopic steering

Mekanisme ini membuat pengemudi dapat menyesuaikan setir sesuai dengan postur badannya. Caranya mudah, pengemudi hanya perlu menyetel ulang panjang dari poros utama sistem kemudi, sehingga setir menjadi lebih dekat dengan tubuh pengemudi. Dengan begitu, keselamatan dan keamanan pengemudi ketika menyetir mobil lebih terjamin.

2. Mekanisme kerja tilt steering

Mekanisme ini, memiliki tujuan yang sama dengan mekanisme sebelumnya, yaitu meningkatkan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan ketika mengemudikan mobil. Namun pada mekanisme tilt steering, setir dapat diatur secara vertikal.

3. Mekanisme collapsible steering

Mekanisme yang satu ini dirancang, untuk menyelamatkan pengemudi dari risiko cedera tinggi yang membahayakan nyawa ketika kecelakaan. Bagian poros utama akan memendek, atau runtuh ketika mobil terbentur dengan keras, demi menyerap energi yang memperparah kondisi kecelakaan.

4. Mekanisme steering lock

Mekanisme ini lebih dikenal dengan istilah mekanisme pengunci kemudi. Mekanisme ini akan terjadi saat pengemudi menarik kunci mobil. Pada saat inilah bagian poros utama terkunci oleh column tube. Di zaman sekarang, mekanisme ini masih diterapkan, namun dikembangkan lagi menjadi sistem elektrik atau dikenal dengan istilah ELV (Electric Steering Lock).

5. Mekanisme universal joint

Mekanisme terakhir, dinamakan mekanisme universal joint. Mekanisme ini dirancang untuk meredam efek kejut atau guncangan yang diakibatkan oleh permukaan jalanan yang kurang rata atau berlubang. Jadi, ketika mobil melaju di jalanan yang kurang rata tersebut, mobil tidak akan terguncang sehingga meningkatkan rasa kenyamanan ketika berkendara. 

Mengingat fungsi steering column yang begitu penting pada sistem kemudi mobil, sebaiknya kondisi komponen ini selalu Anda perhatikan. Jangan lupa konsultasi dengan mekanik ahli seperti mekanik bengkel Daihtasu apabila komponen ini dan komponen sistem kemudi lainnya bermasalah. Sebab sistem kemudi yang bermasalah, menjadi pemicu utama kecelakaan. 

Tips Sahabat Lainnya
Penyebab Tuas Persneling Keras Saat Oper Gigi
Penyebab Tuas Persneling Keras Saat Oper Gigi
Pernahkah Anda mengalami tuas persneling terasa keras saat hendak oper gigi, terutama ketika berkendara di kemacetan atau saat mobil baru mulai berjalan? Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Pekanbaru Terbaru Juli 2026
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Pekanbaru Terbaru
Memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang aktif adalah kewajiban setiap pengendara di jalan raya. Namun, tidak semua orang punya waktu luang untuk mengantre di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi
Front Wheel Drive (FWD) Vs Rear Wheel Drive (RWD)
Front Wheel Drive (FWD) Vs Rear Wheel Drive (RWD), Mana Yang Lebih “Hebat”?
Bagi Sahabat yang sedang berencana membeli mobil baru, istilah Front Wheel Drive (FWD) dan Rear Wheel Drive (RWD) pasti sudah tidak asing lagi di telinga. Keduanya merupakan sistem penggerak roda yang
Inilah Penyebab Ban Mobil Habis Sebelah dan Solusinya
Penyebab Ban Mobil Gundul Sebelah dan Cara Mengatasinya agar Ban Lebih Awet
Ban mobil yang gundul sebelah sering kali baru disadari saat permukaan ban terlihat tidak rata atau kendaraan mulai terasa kurang nyaman. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada sp
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami