Tips Sahabat

Komponen Torque Converter pada Mobil, Fungsi & Cara Kerjanya

10 April 2025
Komponen Torque Converter pada Mobil, Fungsi & Cara Kerjanya

Torque converter berperan besar terhadap keberhasilan kinerja transmisi otomatis mobil. Sebab komponen ini mampu memutuskan dan memindahkan secara otomatis aliran tenaga dari bagian mesin ke bagian transmisi. Dengan begitu, kejutan dan getaran pada mesin dapat diredam dengan baik sehingga akselerasi mobil lebih halus ketika transmisi dipindahkan. Kondisi tersebut dapat terjadi karena di dalam torque converter terdapat komponen-komponen pendukung lainnya. Komponen tersebut juga memiliki fungsinya masing-masing yang tidak kalah penting. Agar Anda lebih mengenalnya lebih jauh lagi, Anda perlu memperhatikan ulasan berikut.

Komponen-Komponen Torque Converter Mobil

Keberhasilan torque converter tidak terlepas dari bantuan beberapa komponen di dalamnya. Berikut komponen-komponen torque converter yang perlu Anda ketahui beserta fungsinya.

1. Pompa impeller

Pompa impeller merupakan komponen pertama yang terdapat di dalam torque converter. Komponen ini berfungsi sebagai penggerak fluida hidrolik, karena terpasang pada poros engkol yang terdapat pada drive case. Jadi, saat poros engkol bergerak maka pompa impeller akan bergerak. Kondisi ini menghasilkan energi kinetik sehingga secara otomatis mendorong minyak transmisi untuk menggerakkan sudut turbine runner. Jika dilihat dari fungsinya, pompa impeller bisa disebut sebagai kipas utama.

2. Turbine

Komponen kedua, ada turbine. Komponen ini bisa dibilang sebagai kipas penunjang karena berfungsi meneruskan tekanan tenaga fluida hidrolik dari pompa impeller. Selanjutnya, tenaga tersebut diubah menjadi energi mekanik sehingga turbine berputar.

3. Strator

Di antara turbin dan pompa impeller, terdapat komponen lain bernama strator. Komponen ini berfungsi mendistribusikan fluida hidrolik minyak transmisi dari turbin untuk kembali ke pompa impeller.

4. Cover Converter

Seperti namanya, komponen ini bisa dibilang wadah atau rumah dari komponen-komponen torque converter, terutama bagian impeller dan turbin. Fungsi utama dari komponen ini, sebagai pencegah kebocoran fluida ketika mesin bekerja. Selain itu, cover converter juga berfungsi mengontrol aliran fluida agar tetap stabil ketika mesin mobil bekerja.

5. Lock up Clutch

Komponen terakhir, ada lock up clutch. Komponen ini berfungsi sebagai penghubung bagian cover dengan turbin ketika mobil dalam RPM tertentu. Dengan begitu, putaran input transmisi dengan putaran flywheel dapat memiliki perbandingan yang sama.

Baca Juga : Komponen Transmisi CVT Mobil, Memudahkan Parkir di Tempat Tidak Rata

Cara Kerja Torque Converter

Setelah Anda mengetahui komponen apa saja yang termasuk bagian dari torque converter. Selanjutnya, Anda perlu mengetahui bagaimana cara torque converter bekerja. Berikut cara kerja selengkapnya.

Cara kerja torque sendiri terbagi menjadi dua, berdasarkan RPM mobil. Untuk selengkapnya, perhatikan ulasan berikut.

1. RPM Normal

Ketika kondisi mesin mobil Anda dalam posisi idle atau diam, maka cover converter akan menghubungkan putaran flywheel dengan pompa impeller. Dengan begitu, aliran fluida dari pompa impeller dapat mengalir ke bagian turbin sehingga menimbulkan tekanan. Namun, tekanan tersebut tidak dapat memutar turbin, karena tekanan yang dihasilkan terlalu rendah karena RPM mesin juga rendah. 

2. RPM Tinggi

Ketika mesin mobil Anda gas, maka terjadi peningkatan fluida sehingga turbin akan berputar. Meski begitu, putaran tersebut terlalu kecil sehingga Anda perlu meningkatkan RPM mesin. Ketika RPM mesin, Anda naikkan maka putaran RPM turbin juga akan lebih meningkat. Dengan begitu, distribusi fluida semakin lancar. 

Demikian cara kerja torque converter yang perlu Anda ketahui. Mengingat fungsi torque converter yang begitu penting dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan minyak transmisi. Anda perlu melakukan perawatan secara rutin dan berkala terhadap komponen tersebut, agar transmisi tidak macet. Jika sudah terlanjur bermasalah, Anda bisa membawa mobil Anda ke bengkel Daihatsu terdekat untuk mengatasi permasalahan tersebut. 

Tips Sahabat Lainnya
Servis Berkala 30 Bulan atau 50.000 Km
Servis Berkala 50.000 Km Daihatsu Ayla, Ini Komponen Yang Diperiksa
Servis berkala merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga performa dan keamanan mobil selama digunakan. Pemeriksaan rutin membantu pemilik kendaraan mengetahui kondisi komponen, mendeteksi pot
5 Skill Dasar yang Wajib Dikuasai Setiap Pengemudi Mobil
5 Skill Dasar yang Wajib Dikuasai Setiap Pengemudi Mobil
Bagi Anda yang bersinggungan langsung dengan kendaraan roda 4 atau mobil, wajib menguasai 5 skill dasar. Artinya bila Anda menguasai teknik mengemudi dalam artian bukan sekadar kemampuan menjalankan k
Apa Sih BBM Tanpa Timbal?
Apa Sih BBM Tanpa Timbal? Simak Pengertian dan Keunggulannya
Bagi pemilik kendaraan pasti sering dengar atau tahu perihal Bahan Bakar Minyak (BBM) tanpa timbal. Istilah BBM tanpa timbal (unleaded petrol) adalah jenis bahan bakar minyak yang tidak menggunakan ta
Apa Itu Electric Power Steering (EPS)? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya
Apa Itu Electric Power Steering (EPS)? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya
Sahabat Daihatsu pasti pernah merasakan betapa ringannya memutar setir mobil saat parkir atau bermanuver di jalan berbelok, padahal dulu untuk melakukan hal yang sama, tangan harus bekerja cukup keras
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami