Logo Daihatsu
Menu

Perpustakaan Nasional, Tertinggi di Dunia, Menaungi Bahan Literasi Masyarakat

Travel

2021-05-24

perpustakaan nasional

Perpustakaan Nasional adalah lembaga pemerintah yang sama sekali tidak berhubungan dengan instansi kementerian dan di bawah presiden. Perpustakaan kebanggaan Indonesia ini memiliki banyak fasilitas dan bisa dikunjungi di alamat Jalan Medan Merdeka Selatan, Nomor 11, Jakarta.

Pada 2017 lalu, Perpustakaan Nasional memiliki gedung baru dan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 14 September. Gedung baru ini merupakan Fasilitas Layanan terbaru Perpustakaan Nasional dengan tinggi gedung lebih dari 126 meter.

Gedung baru dengan 27 lantai ini kemudian membuat Indonesia menjadi negara yang memiliki gedung perpustakaan tertinggi di dunia. Wah, keren banget ya, Sahabat!

Sejarah Singkat Perpustakaan Nasional

Perpustakaan Nasional Indonesia didirikan untuk pertama kali pada 17 Mei 1980. Ide awal pembangunan ini adalah sebagai perwujudan penerapan dan pengembangan sistem perpus nasional sehingga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, yaitu Daoed Joesoef mencanangkan pembangunan ini.

Namun, jauh sebelum itu, sekitar tahun 1778, cikal bakal Perpustakaan Nasional bermula dari didirikannya Bataviaasch Genootschap. Lembaga ini kemudian dibubarkan pada 1950.

Kini, Perpustakaan Nasional menjadi lembaga berskala nasional dan mencakup semua golongan. Memang Perpusnas dibuka untuk umum, tetapi seluruh koleksinya tidak boleh dibawa pulang ketika dipinjam. Mereka hanya bisa membacanya di sana.

Fasilitas yang Dimiliki

Di dalam gedung setinggi 27 lantai Perpustakaan Nasional tentu saja tidak hanya berisi tumpukan buku. Di sana banyak hal yang bisa Sahabat pelajari dan lihat sehingga menambah wawasan. Bahkan, di rooftop juga Sahabat bisa menikmati pemandangan yang cantik dari bentangan Jakarta yang luas.

Sahabat bisa melihat-lihat berbagai pameran di lantai 4 sekaligus bisa menikmati menu makanan karena di lantai yang sama terdapat kantin. Jika Sahabat ingin membaca buku-buku langka yang hanya dimiliki oleh Perpustakaan Nasional, Sahabat bisa pergi ke lantai 14.

Kembali ke lantai bawah, yaitu lantai 3, di sana Sahabat bisa menyaksikan berbagai pertunjukan yang sedang dilaksanakan sebagai upaya promosi budaya baca. Perpusnas juga menyediakan layanan buku dengan audiovisual di lantai 8, tepat di bawah lantai 7 yang merupakan layanan anak, lansia, dan disabilitas.

Cara Mendaftar sebagai Anggota

Untuk mendaftar sebagai anggota perpustakaan, Sahabat harus menuju ke lantai 2 yang merupakan lantai layanan keanggotaan perpustakaan. Sahabat harus membawa KTP, mengisi formulir yang disediakan, mencantumkan nomor telepon dan alamat email aktif.

Pendaftaran keanggotaan juga bisa dilakukan melalui daring dengan mengunjungi laman web keanggotaan.perpusnas.go.id lalu isi semua data yang dibutuhkan. Setelah itu, Sahabat akan mendapatkan nomor anggota dan password untuk digunakan sebagai log in.

Setelah berhasil terdaftar sebagai anggota Perpustakaan Nasional, Sahabat bisa menikmati fasilitas seperti penelusuran kartu katalog ataupun OPAC, sarana ruang baca untuk buku, majalah, surat kabar, hingga koleksi langka.

Sahabat juga bisa memesan koleksi sebagai 3 judul khusus untuk dibuka serta permintaan untuk reproduksi dalam bentuk fotokopi, rekaman, ataupun bentuk digital.

Setiap tanggal 14 September akan dipilih pengunjung Perpusnas terbaik dalam rangka peringatan Hari Kunjung Perpustakaan dan Budaya Baca. Di sini, anggota Perpusnas memiliki hak untuk mengikuti seleksinya.

Cara Mendapatkan ISBN Sebuah Buku

Tidak hanya dikhususkan untuk penikmat buku yang ingin membaca koleksi buku Perpustakaan Nasional, bagi penulis juga diberikan fasilitas tersendiri, yaitu mendaftarkan bukunya supaya terdaftar di basis data Perpusnas.

Hal tersebut bisa dilakukan penulis melalui penerbit yang menerbitkan bukunya dengan mendaftarkan nomor ISBN yang sekaligus untuk masuk ke base internasional. Pendaftaran ISBN ini sama sekali tidak dipungut biaya.

Sahabat hanya perlu ke laman web isbn.perpusnas.go.id. Kemudian Sahabat harus memasukkan beberapa data dan berkas seperti akta perusahaan sebagai bukti pendirian penerbit.

Ketika pendaftaran penerbit sudah dikonfirmasi, Sahabat harus mendaftarkan buku yang akan terbit untuk mendapatkan nomor ISBN dengan memasukkan nama penulis, nama editor, jumlah halaman buku, hingga tahun terbit. Setelah itu, tunggu paling lambat 2 hari di luar hari libur untuk mendapatkan ISBN dari Perpustakaan Nasional.

Nah, itu adalah penjelasan mengenai Perpustakaan Nasional yang menjadi perpustakaan dengan gedung tertinggi di dunia. Kita patut bangga ya, Sahabat, dengan fakta ini. Terlebih, perpustakaan menjadi bukti bahwa suatu negara memiliki perhatian terhadap literasi dan pendidikan masyarakatnya.

Yang pasti, memiliki perpustakaan sekeren Perpustakaan Nasional tidak boleh hanya sebagai tontonan saja ya. Jika ada waktu, yuk berkunjung ke sana dan menikmati fasilitas yang disediakan.

Penulis: Nisa Maulan Shofa


Tag

Travel

Share This

Tips Sahabat

thumbnail

5 Cara ke Lembang dari Stasiun Bandung dengan Estimasi Harga

2020-12-15

Berlibur ke Bandung rasanya belum lengkap kalau tidak mampir ke Lembang. Ya, lokasi wisata favorit ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. D

thumbnail

Berikut 25 Makanan Khas Palembang yang Bisa Menggoyang Lidah

2021-01-31

Setiap tempat selalu memiliki pesona unik yang patut untuk dibanggakan, sebagaimana Kota Palembang. Kota ini bahkan banyak menyimpan keindahan alam yang mempesona hingga

thumbnail

Pendakian: dari Sejarah hingga Rekor Dunia

2020-11-20

Pendakian merupakan perjalanan yang dilakukan di tempat yang masih asri dengan memiliki ketinggian tertentu. Biasanya, pendakian dilakukan di bukit hingga gunung. Tujuan pendakian bermacam-macam, m

thumbnail

Mengenal Ekosistem Hutan Hujan Tropis Beserta Ciri-Cirinya

2021-01-31

Setiap makhluk hidup yang tinggal di muka bumi pastinya terdapat suatu hubungan timbal balik. Hubungan tersebutlah yang dinamakan dengan ekosistem.