Tips Sahabat

Tingkatkan Performa, Ini 5 Sensor Penting di Sistem Bahan Bakar Injeksi

09 April 2025
5 Sensor Penting di Sistem Bahan Bakar Injeksi

Kini banyak pabrikan otomotif memproduksi kendaraan bermotor dengan menerapkan sistem bahan bakar injeksi. Apakah anda tahu bahwa motor bermesin injeksi ternyata telah dilengkapi dengan sensor canggih. Dimana sensor tersebut memiliki fungsi mengirim data ke ECU atau Electronic Control Unit. Penasaran apa saja sensor yang digunakan ? Simak ulasannya berikut

Beberapa Sensor pada Motor Injeksi

1. Sensor MAP (Manifold Air Pressure) atau Air Flow Meter (AFM)

Sensor bernama Air Flow Meter (AFM) biasanya diletakkan sebelum throttle body. AFM mengemban tugas untuk mendeteksi aliran udara yang masuk ke intake manifold. Untuk menunjang tugas tersebut, AFM dilengkapi dengan pegas pengembali dan measuring plate. Udara yang memasuki sensor Manifold Air Pressure ini akan berpengaruh pada putaran potensiometer.

Potensiometer sendiri berputar untuk menghasilkan tegangan output yang akan dikirim ke ECU melalui sinyal. Kemudian ECU akan mengkalkulasikan besar kecilnya tekanan udara yang masuk. Sehingga secara otomatis komponen kendaraan dengan sistem bahan bakar injeksi bisa menentukan berapa jumlah bahan bakar yang dibutuhkan demi mesin bisa beroperasi secara optimal.

2. Sensor IAT (Intake Air Temperature)

IAT atau Intake Air Temperature merupakan sensor yang memiliki tugas untuk mendeteksi suhu udara yang masuk ke dalam throttle body. Tak hanya itu saja, sensor IAT juga bertugas menyesuaikan rasio perubahan suhu pada intake. Setelah sensor MAP melakukan tugasnya, kemudian melalui sensor ini ECU akan menentukan kadar bensin yang dijadikan injeksi.

Kadar bahan bakar yang dikirim ke ECU tersebut telah disesuaikan dengan suhu mesin. Suhu yang telah dideteksi tersebut diubah menjadi sinyal listrik yang dikirim ke ECU. Berkat kehadiran sensor IAT, jumlah bahan bakar yang diinjeksikan oleh mesin kendaraan akan selalu berada di tingkat optimal. Sehingga kendaraan kesayangan anda akan memiliki performa yang lebih prima.

3. Throttle Position Sensor (TPS)

Sesuai dengan namanya, sensor pada sistem bahan bakar injeksi ini terpasang pada throttle body kendaraan dalam bentuk nilai tahanan. Tugasnya sendiri yaitu untuk mendeteksi sudut pembukaan katup di throttle body. Sama halnya dengan sensor Air Flow Meter, TPS juga memanfaatkan potensiometer. Ketika throttle berputar maka potensiometer akan ikut berputar dan nilai tahanan berubah.

4. Oxygen Sensor (OS)

Oxygen Sensor atau OS mengemban tugas untuk mendeteksi serta membandingkan campuran bahan bakar dan udara. Sensor oksigen diletakkan pada bagian exhaust manifold yang terdiri dari elemen berbahan dasar zirconium dioxide. Elemen pada sensor oksigen tersebut dibalut oleh lapisan tipis platina pada bagian dalam dan luarnya memiliki kegunaan tersendiri.

Tak hanya itu saja, sensor oksigen juga menjaga gas buang sisa pembakaran agar selalu optimal. Sensor oksigen akan memberikan informasi ke ECU mengenai campuran bahan bakar manakah yang lebih ideal. Alhasil, gas buang yang dihasilkan pada mesin sistem bahan bakar injeksi ini lebih ramah lingkungan dibandingkan pada sistem karburator.

Injeksi memang dipercaya sebagai salah satu terobosan yang sangat brilian. Dimana semua komponen mesin kendaraan bisa dijalankan secara otomatis, dan berbeda jauh dengan sistem karburator yang menggunakan komponen secara mekanis. Meskipun begitu, anda patut untuk selalu merawat kendaraan kesayangan anda agar mesinnya tetap optimal.

Tips Sahabat Lainnya
jenis sim di indonesia dan syarat pembuatannya
Jenis SIM di Indonesia Serta Syarat dan Peruntukanya
Setiap pengendara kendaraan bermotor di Indonesia wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai jenis kendaraan yang digunakan. SIM bukan hanya menjadi bukti legalitas berkendara, tetapi juga menun
SIM A Untuk Pengendara Apa
SIM A Untuk Pengendara Apa? Ini Jenis Kendaraan yang Boleh Dikemudikan
SIM A adalah jenis Surat Izin Mengemudi yang diperuntukan bagi pengendara kendaraan roda empat berupa mobil penumpang maupun mobil barang perseorangan dengan total berat kendaraan tidak melebihi 3.500
Oli Mesin, Gardan, dan Transmisi Daihatsu Gran Max
Rekomendasi Oli Mesin, Gardan, dan Transmisi Daihatsu Gran Max
Memilih oli yang tepat untuk Daihatsu Gran Max sangat penting agar performa kendaraan tetap optimal, baik untuk kebutuhan harian maupun operasional bisnis.Daihatsu Gran max terdiri dari dua jenis yait
Oli untuk Daihatsu Sigra
Oli untuk Daihatsu Sigra dan Kapasitasnya untuk Perawatan Mesin Optimal
Menjaga performa mesin tetap prima adalah hal penting bagi pemilik Daihatsu Sigra. Salah satu kunci utamanya adalah penggunaan oli mesin yang tepat, baik dari segi jenis, kekentalan, maupun kapasitas.
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami