Tips Sahabat

Tips Mudah Mengetahui Gejala Kebocoran Booster Rem Mobil

09 April 2025
Gejala Kebocoran Booster Rem

Mobil menjadi alat transportasi pilihan utama bagi sebagian besar orang Indonesia. Namun sayangnya, banyak orang yang masih sering tidak memperhatikan kondisi kelayakan mobil, termasuk kondisi rem. Berikut adalah informasi tentang gejala kebocoran booster rem mobil.

Rem merupakan bagian penting mobil yang berfungsi untuk menahan laju kendaraan agar aman dikendarai. Terdapat dua jenis rem, yaitu rem tangan dan rem kaki. Meskipun sudah ada dua jenis rem, namun teknologi saat ini telah menambahkan booster pada rem mobil.

Fungsi booster rem di mobil adalah untuk memberikan dorongan tambahan agar pengemudi tidak perlu menginjak pedal rem dengan kuat-kuat. Dengan adanya booster pada rem memberikan keringanan kepada pengemudi mobil.

Gejala Kebocoran Booster Rem Mobil

Lantas bagaimana jika booster rem mengalami kebocoran? Maka sudah pasti pengemudi akan membutuhkan tenaga ekstra untuk menginjak pedal rem. Simak apa saja gejala kebocoran booster rem mobil di bawah ini.  

1. Pedal Rem Terasa Keras

Salah satu tips mengetahui gejala kebocoran booster rem mobil adalah dengan menginjak rem. Jika pedal rem naik secara perlahan, maka booster rem masih aman dan tidak mengalami kebocoran.

Sebaliknya jika setelah diinjak pedal rem langsung naik dan terasa keras, maka Anda sebaiknya memeriksa kondisi rem mobil. Diduga kuat booster rem mobil Anda mengalami kebocoran.

Jika pedal rem terasa keras dan booster memang mengalami kebocoran, maka kondisi rem mobil tidak akan maksimal saat digunakan. Anda butuh menginjak pedal rem kuat-kuat agar mobil bisa benar-benar berhenti.

2. Muncul Suara Mendesis Saat Rem Bekerja

Gejala lain dari kebocoran booster rem adalah munculnya suara mendesis saat rem bekerja. Pada umumnya, kondisi rem yang bagus tidak akan mengeluarkan suara apapun saat digunakan.

Namun pada kondisi booster rem yang mengalami kebocoran, akan keluar suara mendesis pada saat digunakan. Penyebabnya utamanya yaitu selang kevakuman yang bocor, sehingga ada udara yang keluar melalui selang vakum tersebut.

3. Mesin Mobil Menjadi Tidak Stabil

Booster rem bekerja pada saat mesin mobil dinyalakan. Karena booster rem memiliki selang kevakuman yang terhubung dengan intake manifold mesin. Sehingga pada saat booster rem bekerja dengan baik, maka intake manifold mesin juga bisa bekerja dengan baik. Mesin mobil pun aman stabil pada saat digunakan.

Sebaliknya jika terjadi kebocoran pada booster rem, maka otomatis terjadi kebocoran di intake manifold. Sehingga selang kevakuman tidak bekerja dengan maksimal dan mesin mobil menjadi tidak stabil.

Tiga gejala di atas merupakan tanda paling umum yang sering terjadi pada booster rem yang mengalami kebocoran. Melalui tiga gejala yang cukup mudah diidentifikasi, Anda sebagai pengemudi sebaiknya segera membawa mobil ke bengkel untuk diperbaiki booster remnya.

Baca Juga: 3 Kebiasaan Buruk yang Membuat Kampas Rem Mobil Cepat Habis

Petugas bengkel akan menjelaskan apa penyebab kebocoran booster rem di kendaraan anda. Misalnya seperti ada kebocoran selang vakum, membran karet rusak, ada oli mesin masuk ke booster rem, atau banyak kotoran yang menyumbat selang.

Nah, Anda  telah membaca informasi tentang gejala kebocoran pada booster rem mobil. Meskipun kasus kebocoran booster rem cukup jarang terjadi, namun bukan tidak mungkin kejadian tersebut terjadi pada anda.

Oleh karena itu jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi mobil secara berkala untuk mengetahui bagian-bagian mana saja yang perlu diperbaiki. Anda  bisa langsung menghubungi kami, Daihatsu Service Care untuk mengetahui lebih jelas tentang hal-hal yang berhubungan dengan mobil Anda. Termasuk mengetahui gejala kebocoran booster rem mobil.

Tips Sahabat Lainnya
Mobil Terjebak Banjir, Apa yang Harus Dilakukan?
Mobil Terjebak Banjir, Apa yang Harus Dilakukan?
Musim hujan mulai mengguyur wilayah Indonesia sejak akhir bulan Oktober. Sahabat yang sering melewati atau berada di wilayah terdampak banjir hendaknya lebih waspada. Situasi mobil terjebak banjir bis
Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar di Jawa Barat
Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar di Jawa Barat
Pengendara di Jawa Barat perlu lebih tertib dan waspada mulai hari ini. Operasi Patuh Lodaya 2026 resmi dimulai pada Senin, 26 Oktober hingga 8 November 2026 atau selama 14 hari di seluruh wilayah huk
Berapa Jarak Aman Antar Mobil Saat Hujan
Berapa Jarak Aman Antar Mobil Saat Hujan
Jarak aman antar mobil saat hujan sebaiknya minimal 4 detik di belakang kendaraan di depan, dua kali lipat dari jarak aman di jalan kering. Saat hujan turun, jalan menjadi lebih licin dan pandangan te
Tips Persiapan Mobil Sebelum Musim Hujan, Cek 8 Komponen Ini
Tips Persiapan Mobil Sebelum Musim Hujan, Cek 8 Komponen Ini
Musim hujan 2026 segera tiba, di prediksi hujan turun merata di Indonesia mulai November, tetapi di beberapa wilayah sudah mulai turun hujan seperti yang terjadi sebagian Jawa barat hari ini. Jalanan
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami