Logo Daihatsu
Menu

AC Mobil Serta Cara Kerjanya

Otomotif

2020-12-03

AC Mobil

AC Mobil yang menjadi solusi saat berada di cuaca di Ibu Kota yang sangat terik. Indonesia merupakan negara tropis dengan suhu udara yang cukup panas terlebih saat musim kemarau tiba. Di saat seperti ini, banyak orang pasti merasa kegerahan dan membutuhkan pendingin. Pendingin tidak hanya dibutuhkan saat di rumah saja melainkan juga saat berkendara apalagi jika perjalanannya membutuhkan waktu yang lama karena saking jauhnya.

Menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman adalah sebuah keharusan. Tak pelak banyak orang yang memilih menggunakan mobil ber-AC. Tanpa AC kondisi dalam mobil pun menjadi lebih panas dan tentunya membuat penumpang di dalamnya tidak betah. Pada dasarnya semua pasti tahu bagaimana bentuk AC serta fungsinya untuk apa, namun seketika ditanya apa kepanjangan AC serta bagaimana cara kerjanya secara lengkap pasti semua pada kebingungan. Agar Sahabat paham, berikut ini beberapa penjelasan singkat mengenai apa itu AC mobil, gimana cara kerjanya. 

Apa itu AC mobil? 

Sebelum melangkah lebih jauh, Sahabat wajib tahu apa itu AC. AC atau kepanjangan dari Air Conditioner ini merupakan sebuah alat yang bisa meminimalisir udara panas menjadi udara yang dingin menggunakan freon. AC ini tidak hanya dibutuhkan di sebuah ruangan namun, juga tatkala mengendarai sebuah mobil. Maka dari itu untuk membuat berkendara nyaman mobil pun kini dilengkapi dengan AC yang bisa dikontrol suhunya. Itulah definisi AC secara umum. 

Sementara untuk pengertian AC secara khusus adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengatur sirkulasi gas refrigerant. Refrigerant ini merupakan sebuah zat yang digunakan lantaran kemampuannya yang bisa merubah bentuk secara cepat. Tidak hanya itu, zat refrigerant juga mampu beradaptasi tatkala terjadi perubahan suhu secara mendadak atau drastis. Pada dasarnya struktur AC baik itu AC dalam ruangan maupun AC mobil sama saja hanya AC mobil memiliki struktur yang lebih dinamis. Setidaknya ada dua jenis AC mobil secara umum yakni single blower dan double blower. AC single blower merupakan AC mobil yang diletakkan pada bagian depan mobil atau dashboard-nya. Sementara AC mobil double blower selain diletakkan di dashboard juga diletakkan di bagian tengah mobil. 

Manfaat AC mobil

Ada banyak sekali manfaat dari AC mobil ini tidak terpaku pada bagaimana menciptakan suasana dingin saat berada di dalam mobil. Berikut penjelasan selengkapnya. 

1. Mengontrol kelembaban

Sebenarnya udara dingin yang keluar dari AC saat dinyalakan merupakan hasil ekspansi embun. Tak heran jika kelembaban udara dalam mobil menjadi lebih terjaga. Meski begitu, Sahabat patut waspada jika kelembaban udara di dalam mobil meningkat drastis. Pasalnya bisa saja pipa kapiler atau ada komponen AC yang mungkin kotor atau bocor yang justru membuat seluruh bagian mobil menjadi kedinginan. 

2. Memurnikan udara

Manfaat selanjutnya dari AC mobil adalah kemampuannya memurnikan udara. Dengan udara yang ada di dalam mobil murni maka debu dan kotoran pun tidak akan mengganggu yang justru membuat kesehatan pengendara menjadi terancam. 

3. Mengontrol sirkulasi udara

Mengapa saat AC dinyalakan semua jendela mobil harus terkunci rapat, padahal penumpang juga memerlukan udara untuk bernafas. Tak perlu khawatir karena sebenarnya sirkulasi udara di dalam mobil ber-AC tetap bisa berjalan hanya saja sirkulasinya melalui AC mobil. Sehingga penumpang di dalamnya pun tetap bisa menghirup oksigen dengan lancar tanpa takut kesulitan bernafas. 

Komponen Utama AC mobil

Sebelum membahas bagaimana cara kerja dari AC mobil, Sahabat pun harus tahu betul mengenai komponen utama AC mobil. Berikut ini 5 komponen utama AC mobil. 

1. Kompresor

Kompresor merupakan sebuah komponen AC yang memiliki fungsi vital yakni mensirkulasikan freon ke seluruh sistem AC caranya adalah dengan menaikkan tekanan pada freon. Setidaknya ada dua saluran yang dimiliki kompresor yakni saluran hisap dan saluran buang. Saluran hisap tersebut merupakan sisi bertekanan rendah yang terhubung dengan evaporator sementara saluran buang merupakan sisi bertekanan tinggi yang terhubung dengan kondensor. 

2. Kondensor

Komponen AC selanjutnya adalah kondensor. Kondensor ini memiliki fungsi yakni untuk menyerap panas pada freon yang sebelumnya telah dikompresikan. Kondensor ini juga memiliki tugas yakni mengubah freon menjadi bentuk gas atau cair. 

3. Expansi Valve

Expansi valve merupakan komponen yang berfungsi untuk mengubah freon bentuk cair menjadi gas atau uap. Tujuan pengubahan ini tidak lain agar cairan bertekanan tinggi tersebut bisa disemprotkan ke evaporator. Tidak hanya itu, expansi valve juga bertugas untuk mencegah luapan serta pembekuan. 

4. Filter Dryer

Seperti namanya filter dryer berfungsi dalam hal penyaringan atau filter. Filter dryer ini selain menyaring juga bertugas sebagai penampung serta sebagai pengering uap yang ada di dalam AC mobil. 

5. Evaporator

Evaporator ini memiliki fungsi untuk menampung freon yang telah berubah wujud menjadi uap atau gas. Untuk kemudian melewati sebuah komponen lain yakni expansi valve. Pada dasarnya di dalam evaporator ini freon yang menguap dan mengambil panas yang ada di pipa evaporator. Akibat proses ini pipa pun menjadi dingin dan kemudian dihembuskan ke dalam kabin. Inilah yang membuat hawa dingin muncul dari AC.

Cara kerja AC mobil

Untuk membahas cara kerja AC mobil pada prinsipnya merupakan kombinasi dari kelima komponen utama tersebut. Berikut ulasan lengkapnya yang mana bisa mudah Sahabat pahami. 

  1. Ketika AC dinyalakan, freon akan dipompa oleh sebuah kompresor. Kekuatan kompresor memompa inilah yang menentukan kecepatan dari AC untuk mendinginkan kabin mobil. Freon yang dalam bentuk gas dipompa dengan tekanan tinggi sehingga suhunya mencapai 100 derajat celcius.
  2. Setelah mencapai suhu tersebut, barulah freon berubah menjadi bentuk cair yang kemudian dialirkan menuju kondensor. Di dalam kondensor inilah freon didinginkan mencapai suhu 60 derajat celcius. Komponen yang berperan mendinginkan ini adalah cooling fan.
  3. Setelah suhunya tidak terlalu panas, freon cair tersebut kemudian disaring menggunakan filter dryer. Proses penyaringan inilah yang membuat udara AC menjadi lebih dingin dan segar.
  4. Setelah melalui proses penyaringan, freon cair tersebut dialirkan ke expansion valve. Komponen ini bertugas untuk merubah freon cair menjadi bentuk gas atau uap. Di waktu yang sama freon juga diturunkan tekanannya oleh expansi valve.
  5. Freon yang telah berubah wujud menjadi uap tersebut kemudian dialirkan ke evaporator. Baru setelah itu freon uap tersebut dialirkan ke kabin dengan bantuan blower. Blower ini cara kerjanya sama dengan kipas angin yakni bertugas mengalirkan udara ke seluruh ruangan.
  6. Di waktu uap disemprotkan, kompresor kembali menghisap tekanan freon. Tekanan freon ini kemudian dipompa kembali hingga menjadi bertekanan tinggi atau panas. Dan setelah itu mengulangi proses dari awal hingga akhir selama AC mobil menyala.

Itulah penjelasan lengkap dan singkat mengenai apa itu AC mobil, gimana cara kerjanya? Hingga penjelasan mengenai komponen utama dari sebuah AC mobil yang notabene mirip dengan AC rumahan hanya saja lebih fleksibel mengingat luas mobil tidak sebanding dengan ruangan. Semoga bermanfaat. 

Baca juga : Keuntungan dan Kerugian Mesin Diesel


Tag

Otomotif

Share This

Tips Sahabat

thumbnail

Apa itu Engine Coolant Temperature Sensor? Ini Fungsinya!

2023-09-29

Sejak beberapa tahun terakhir, mobil-mobil modern sudah mengadopsi berbagai sistem otomatis beserta sensor-sensor pendukung kinerja

thumbnail

Penyebab Knalpot Mobil Nembak dan Cara Mengatasinya

2023-01-03

Tahukah Anda penyebab knalpot mobil nembak? Agar tidak terjadi knalpot mobil yang sering nembak harus melakukan

thumbnail

Ini Daftar Harga BBM Hari Ini Dan Klasifikasi Jenisnya

2021-01-16

Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) memang seakan tidak bisa dilepaskan korelasinya dengan kendaraan. Hal ini menjadi salah satu hal yang cukup identik, terlebih lagi karena perubahan harga BBM di

thumbnail

Efek Buruk Memposisikan Tuas di D Saat Mobil Matic Berhenti

2022-01-10

Memposisikan tuas di D saat berhenti pada mobil matic, masih menjadi perdebatan, apakah memang memperburuk mobil atau tidak.Bagi pemilik mobil matic pasti mengetahui bahwa persneling mobil m