Logo Daihatsu
Menu

Kode Plat Nomor Belakang Kendaraan dan Daerahnya di Indonesia

Otomotif

2023-11-24

kode plat nomor belakang kendaraan

Plat nomor kendaraan di Indonesia memiliki peran penting sebagai identitas kendaraan. Hal ini diatur oleh Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 280 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang menyatakan bahwa undang-undang tersebut menetapkan sanksi bagi setiap individu yang mengemudikan kendaraan bermotor tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pelanggaran ini dapat mengakibatkan pidana kurungan maksimal 2 bulan atau denda hingga Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah). Oleh karena itu, pemahaman mengenai kode plat nomor kendaraan menjadi lebih penting sebagai bagian dari kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

Tidakh hanya itu, dengan memahami kode plat nomor kendaraan, kita dapat mengenali asal kawasan, jenis, fungsi kendaraan, bahkan mengetahui jatuh tempo pajak. Untuk verifikasi jatuh tempo, aplikasi pajak kendaraan online sangat membantu.

Maka dari itu, untuk memahami lebih lanjut tentang arti dan cara membaca kode plat nomor, berikut kami berikan panduan lengkapnya.

Cara Membaca Kode Plat Nomor Kendaraan Serta Daerahnya

Cara Membaca Kode Plat Nomor Belakang Kendaraan Dan Daerahnya

Diatas, kita sudah mengenal fungsi plat kendaraan hingga sejarahnya. Lantas, bagaimana cara membaca kode plat nomor kendaraan tersebut? Untuk penjelasan lengkapnya simak dibawah ini :

1. Huruf Awal

Arti huruf awal yang berada dalam plat nomor kendaraan merupakan kode daerah atau kota asal kendaran tersebut. Namun, khusus kendaraan dinas bukan berupa huruf melainkan lambang instansi sesuai asal kendaraan tersebut.

2. Angka Nomor Polisi

Angka ini merupakan nomor polisi yang diberikan pada saat melakukan pendaftaran kendaraan bermotor sesuai urutannya. Adanya angka ini juga merupakan tanda untuk mengenali jenis kendaraan tersebut. Termasuk kedalam kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Angka ini terdiri dari 1-4 nomor. Adapun contoh angka nomor polisi yang berada di wilayah DKI Jakarta antara lain sebagai berikut :

  • 1-2999 merupakan angka untuk kendaraan penumpang
  • 3000-6999 merupakan angka untuk kendaraan sepeda motor.
  • 7000-7999 merupakan angka untuk jenis bus.
  • 8000-8999 angka untuk kendaraan penumpang/barang.
  • 9000-9999 angka untuk kendaraan jenis pengangkut beban atau truk.

3. Arti Huruf Pertama Setelah Angka Nomor Polisi

Arti huruf pertama sesudah angka nomor polisi ini mempunyai arti daerah atau wilayah kendaraan tersebut terdaftar. Adapun daftar kode huruf setelah angka atau huruf pertama setelah angka nomor polisi untuk wilayah JABODETABEK yaitu :

  •  B - daerah Jakarta Barat
  • C – daerah Kota Tangerang
  • E – daerah Depok
  • F – daerah Kabupaten Bekasi
  • G – daerah Kabupaten Tangerang SAMSAT Tigaraksa
  • K – daerah Kota Bekasi
  • N – daerah Kabupaten Tangerang SAMSAT BSD
  • P – daerah Jakarta Pusat
  • S – daerah Jakarta Selatan
  • T – daerah Jakarta Timur
  • U – daerah Jakarta Utara
  • V – daerah Kota Tangerang SAMSAT Ciledug
  • W – daerah Kota Tangerang Selatan
  • Z – daerah Kota Depok

4. Arti Huruf Kedua Sesudah Angka Nomor Polisi

Selanjutnya yaitu arti huruf kedua sesudah angka nomor polisi. Arti kode huruf kedua ini melambangkan jenis kendaraan berdasarkan golongannya. Berikut ini beberapa arti huruf sesuai jenis dan golongan kendaraan tersebut, antara lain :

  • A – Jenis kendaraan Sedan/Pick Up
  • D – Jenis kendaraan Truk
  • F – Jenis kendaraan Minibus, Hatchback, City Car
  • J – Jenis kendaraan Jip dan SUV
  • Q – Jenis kendaraan Staf pemerintahan
  • T – Jenis kendaraan Taksi
  • U – Jenis kendaraan Staf pemerintahan
  • V – Jenis kendaraan Minibus

Supaya Anda lebih jelas bagaimana cara membaca kode huruf pada kendaraan, berikut ini contoh plat nomor B 1996 KAF, antara lain :

  • Huruf awal L yang berada di awal plat nomor kendaraan menjelaskan lokasi kendaraan tersebut yang terdaftar di DKI Jakarta, Depok, dan Bekasi.
  • Kemudian, angka nomor polisi 1996 menjelaskan bahwa kendaraan tersebut termasuk kedalam golongan kendaraan penumpang.
  • Huruf K atau huruf pertama yang tercantum pada plat nomor tersebut menjelaskan asal kendaraan yang berasal dari Bekasi.
  • Huruf A atau huruf kedua yang berada dalam plat nomor tersebut menjelaskan jensi kendaraan yang termasuk kedalam jenis Sedan/Pick Up.
  • Huruf yang terakhir yaitu F, merupakan pembeda antara kendaraan satu dengan yang lainnya.

Baca Juga : Cara Melacak Plat Nomor Secara Online

Daftar Kode Pada Plat Nomor Belakang Kendaraan di Seluruh Indonesia

Tiap plat nomor pasti punya kodenya sendiri. Selain kode, warna juga menjadi hal yang penting guna membedakan fungsi kendaraan, misalnya plat nomor kendaraan dengan dasar kuning dan tulisan hitam digunakan untuk kendaraan yang bersifat umum, sedangkan warna dasar hitam digunakan untuk kendaraan pribadi.

Huruf yang ada di awal kode plat nomor adalah kode daerah di mana kendaraan itu berasal. Khusus untuk kendaraan dinas, huruf yang ada di awal kode plat nomor merupakan lambang instansi di mana kendaraan itu berasal. Untuk mengetahui daerahnya kode plat nomor belakang, Sahabat bisa mengaksesnya di artikel ini.

Berikut ini daftar kode plat nomor belakang kendaraan dan daerahnya di seluruh Indonesia lengkap :

1. Kode Plat Daerah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten Terbaru

Nama Daerah Kode Plat Belakang
Kota Serang A – A*/B*/C*/D*
Kabupaten Serang A – E*/F*/G*/H*/I*
Kabupaten Pandeglang A – J*/K*/L*/M*/N*
Kota Cilegon A – O*/U*
Kabupaten Lebak A – P*/R*/S*/T*
Kabupaten Tangerang A – V*/W*/X*/Y*/Z*
Kota Administrasi Jakarta Barat B – B**
Kota Tangerang B – C**/V**
Kota Depok B – E**/Z**
Kabupaten Bekasi B – F**
Kabupaten Tangerang B – G**/N**
Kota Bekasi B –K**
Kota Administrasi Jakarta Pusat B – P**
Kota Administrasi Jakarta Selatan B – S**
Kota Administrasi Jakarta Timur B – T**
Kota Administrasi Jakarta Utara B – U**
Kota Tangerang Selatan B – W**
Kota Bandung D – A**/B*/C*/D*/E*/F*
D – M*/N*/O*/P*/R*
D – G*/H*/I*/J*/K*/L*
Kota Cimahi D – S**/T*
Kabupaten Bandung Barat D – U**/X**/Z**
Kabupaten Bandung D – V**/W*/Y**
Kota Cirebon E – A*/B*/C*/D*/E*/F*/G*
Kabupaten Cirebon E – H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*/O*
Kabupaten Indramayu E – P**/Q*/R*/S*/T*
Kabupaten Majalengka E – U*/V*/W*/X*
Kabupaten Kuningan E – Y**/Z*
Kota Bogor F – A*/B*/C*/D*/E*
Kabupaten Bogor F – F**/G*/H*/I*/J*/K*
F – L*/M*/N*/O*/P*/R*
Kabupaten Sukabumi F – Q*/U**/V*
Kota Sukabumi F – S*/T*
Kabupaten Cianjur F – W*/X*/Y*/Z*
Kabupaten Purwakarta T – A*/B*/C*
Kabupaten Karawang T – D*/E*/F*/G*/H*
T – I*/J*/K*/L*/M*/N*
T- O*/P*/Q*/R*/S*
Sebagian Kabupaten Bekasi & Subang T – T*/U*/V*/W*/X*/Y*/Z*
Kabupaten Sumedang Z – A*/B*/C*
Kabupaten Garut Z – D**/E*/F*/G*
Kota Tasikmalaya Z – H*/I*/J*
Kabupaten Tasikmalaya Z –K*/L*/M*/N*
Z- O*/P*/Q*/R*/S*
Kabupaten Ciamis Z – T*/U*/V*
Kabupaten Pangandaran Z – W*
Kota Banjar Z – X*/Y*/Z*

2. Kode Plat Daerah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta

Nama Daerah Kode Plat Belakang
Kota Pekalongan G – *A/*H/*S
Kabupaten Pekalongan G – *B/*K/*O/*T
Kabupaten Batang G – *C/*L/*V/*X
Kabupaten Pemalang G – *D/*I/*M/*W
Kota Tegal G – *E/*N/*Y
Kabupaten Tegal G – *F/*P/*Q/*Z
Kabupaten Brebes G – **G/*J/*R/*U
Kota Semarang H – *A/*F/**G/*H/*P/*Q/
H – *R/*S/**W/*X/*Y/*Z
Kota Salatiga H – *B/*K/*O/*T
Kabupaten Semarang H – **C/*I/*L/*V
Kabupaten Kendal H – **D/*M/*U
Kabupaten Demak H – **E/*J/*N
Kabupaten Pati K – *A/*G/*H/*S/*U
Kabupaten Kudus K – *B/*K/*O/*R/*T
Kabupaten Jepara K – **C/*L/*Q/*V
Kabupaten Rembang K – *D/*I/*M/*W
Kabupaten Blora K – *E/*N/*X/*Y
Kabupaten Grobogan K – **F/*J/*P/*Z
Kabupaten Banyumas R – *A/*E/*G/*H/*J/*S/*X
Kabupaten Cilacap R – *B/*F/*K/*N/*P/*R/*T
Kabupaten Purbalingga R – *C/*L/*Q/*U/*V/*Z
Kabupaten Banjarnegara R – *D/*I/*M/*O/*W/*Y
Kota Magelang AA – *A/*H/*S/*U
Kabupaten Magelang AA – *B/*G/*K/*O/*T
Kabupaten Purworejo AA – *C/*L/*Q/*V
KabupatenKebumen AA – *D/*J/*M/*W
Kabupaten Temanggung AA – *E/*N/*Y
Kabupaten Wonosobo AA – *F/*P/*Z
Kota Yogyakarta AB – *A/*F/*H/*I/*S
Kabupaten Bantul AB – *B/*G/*J/*K/*T
Kabupaten Kulon Progo AB – *C/*L/*P/*V
Kabupaten GunungKidul AB – *D/*M/*W
Kabupaten Sleman AB – *E/*N/*Q/*U/*Y/*Z
Kota Surakarta AD – **A/*H/*S/*U
Kabupaten Sukoharjo AD – **B/*K/*O/*T
Kabupaten Klaten AD – **C/*L/*J/*Q/*V
Kabupaten Boyolali AD – **D/*M/*W
Kabupaten Sragen AD – **E/*N/*Y
Kabupaten Karanganyar AD – **F/*P/*Z
Kabupaten Wonogiri AD – **G/*I/*R

3. Kode Plat Daerah Jawa Timur

Nama Daerah Kode Plat Belakang
Kabupaten Pamekasan M – A*/B*/C*/D*/E*/F*/G*
Kabupaten Bangkalan M – H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*
Kabupaten Sampang M – O*/P*/Q*/R*/S*/T*
Kabupaten Sumenep M – U*/V*/W*/X*/Y*/Z*
Kota Malang N – A**/B*/C*/E**
Kabupaten Malang N – D**/F*/G*/H*/I*/J*
Kota Batu N –K**/L*
Kabupaten Probolinggo N – M**/N*/P*
Kota Probolinggo N – Q**/R*/S*
Kabupaten Pasuruan N – O*/T**/W*
Kota Pasuruan N – V**/X*
Kabupaten Lumajang N – U**/Y*/Z*
Kabupaten Bondowoso P – A*/B*/C*/D*
Kabupaten Situbondo P – E*/F*/G*/H*/I*/J*
Kabupaten Jember P –K*/L*/M*/N*/O*
P – P*/Q*/R*/S*/T*
Kabupaten Banyuwangi P – U*/V*/W*/X*/Y*/Z*
Kabupaten Bojonegoro S – A*/B*/C*/D*
Kabupaten Tuban S – E*/F*/G*/H*
Kabupaten Lamongan S – I*/J*/K*/L*
Kabupaten Mojokerto S – M*/N*/O*/P*/Q*/R*
Kota Mojokerto S – S*/T*/U*/V*[7]
Kabupaten Jombang S – W*/X*/Y*/Z*[7]
Kabupaten Gresik W – A*/B*/C*/D*/E*/F*
W- G*/H*/I*/J*/K*/L*/M*
Kabupaten Sidoarjo W – N*/O*/P*/Q*/R*/S*
W – T*/U*/V*/W*/X*/Y*/Z*
Kota Madiun AE – A*/B*/C*
Kabupaten Madiun AE – D*/E*/F*/G*
Kabupaten Ngawi AE – H*/I*/J*/K*/L*
Kabupaten Magetan AE – M*/N*/O*/P*/Q*/R*
Kabupaten Ponorogo AE – S*/T*/U*/V*
Kabupaten Pacitan AE – W*/X*/Y*/Z*
Kota Kediri AG – A**/B*/C*
Kabupaten Kediri AG – D**/E*/F*/G*/H*/J*
Kabupaten Blitar AG – I*/K**/L*/M*/N*
Kabupaten Tulungagung AG – O*/R**/S*/T*
Kota Blitar AG – P**/Q*
Kabupaten Nganjuk AG – U**/V*/W*/X*
Kabupaten Trenggalek AG – Y**/Z*

4. Kode Plat Daerah Sumatera

Nama Daerah Kode Plat Belakang
Kota Padang BA – A*/B*/O*/Q*/R*
Kabupaten Lima PuluhKota BA – C*/X*
Kabupaten Pasaman BA – D*
Kabupaten Tanah Datar BA – E*
Kabupaten Padang Pariaman BA – F*
Kabupaten Pesisir Selatan BA – G*/I*
Kabupaten Solok BA – H*
Kota Sawahlunto BA – J*
Kabupaten Sijunjung BA –K*
Kota Bukittinggi BA – L*
Kota Payakumbuh BA – M*
Kota Padang Panjang BA – N*
Kota Solok BA – P*
Kabupaten Pasaman Barat BA – S*
Kabupaten Agam BA – T*/Z*
Kabupaten Kepulauan Mentawai BA – U*
Kabupaten Dharmasraya BA – V*
Kota Pariaman BA – W*
Kabupaten Solok Selatan BA – Y*
Kota Sibolga BB – A*/L*/M*
Kabupaten Tapanuli Utara BB – B*
Kabupaten Samosir BB – C*
Kabupaten Humbang Hasundutan BB – D*
Kabupaten Toba Samosir BB – E*
Kota Padang Sidempuan BB – F*/H*
Kabupaten Tapanuli Selatan BB – G*
Kabupaten Padang Lawas BB – J*
Kabupaten Padang Lawas Utara BB –K*
Kabupaten Tapanuli Tengah BB – N*
Kabupaten Nias Utara BB – Q*
Kabupaten Mandailing Natal BB – R*
Kota Gunungsitoli BB – T*
Kabupaten Nias Barat BB – U*
Kabupaten Nias BB – V*
Kabupaten Nias Selatan BB – W*
Kabupaten Dairi BB – Y*
Kabupaten Pakpak Bharat BB – Z*
Kota Bengkulu BD – A*/C*/E*/L*
Kabupaten Bengkulu Selatan BD – B*/M*
Kabupaten Bengkulu Utara BD – D*/S*
Kabupaten Kepahiang BD – G*
Kabupaten Lebong BD – H*
Kabupaten Rejang Lebong BD –K*
Kabupaten Muko Muko BD – N*
Kabupaten Seluma BD – P*
KabupatenKaur BD – W*
Kabupaten Bengkulu Tengah BD – Y*
Kota Bandar Lampung BE – A**/B*/C*/Y**
Kabupaten Lampung Selatan BE – D**/E*/O*
Kota Metro BE – F**
Kabupaten Lampung Tengah BE – G**/H*/I*
Kabupaten Lampung Utara BE – J**/K*
Kabupaten Mesuji BE – L**
Kabupaten Lampung Barat BE – M**
Kabupaten Lampung Timur BE – N**/P*
Kabupaten Tulang Bawang Barat BE – Q**
Kabupaten Pesawaran BE – R**
Kabupaten Tulang Bawang BE – S**/T*
Kabupaten Tanggamus BE – V**/Z*
Kabupaten Pringsewu BE – U**
Kabupaten WayKanan BE – W**
Kabupaten Pesisir Barat BE – X**
Kota Palembang

BG – A**/I*/L**/M*/N* 

BG – P*/Q*/R*/U*/X*/Z*

Kabupaten Musi Banyuasin BG – B**
Kota Prabumulih BG – C**
Kabupaten Muara Enim BG – D**
Kabupaten Lahat BG – E**
Kabupaten Ogan Komering Ulu BG – F**
Kabupaten Musi Rawas BG – G**
Kota Lubuk Linggau BG – H**
Kabupaten Banyuasin BG – J**
Kabupaten Ogan Komering Ilir BG –K**
Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir BG – O**
Kabupaten Empat Lawang BG – S**
Kabupaten Ogan Ilir BG – T**
Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan BG – V**
Kota Pagaralam BG – W**
Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur BG – Y**
Kota Jambi BH – A*/L*/M*/N*/Y*/Z*
Kabupaten Batanghari BH – B*/V*
Kabupaten Tebo BH – C*/W*
KabupatenKerinci BH – D*
Kabupaten Tanjung Jabung Barat BH – E*
Kabupaten Merangin BH – F*/P*
Kabupaten Muaro Jambi BH – G*/H*
Kabupaten Bungo BH –K*/U*
Kota Sungai Penuh BH – R*
Kabupaten Sarolangun BH – Q*/S*
Kabupaten Tanjung Jabung Timur BH – T*
Kota Medan

BK – A**/B*/C*/D*/E*/F* 

BK – G*/H*/I*/K*/L**

Kabupaten Labuhanbatu Utara BK – J**
Kabupaten Deli Serdang BK – M**
Kota Tebing Tinggi BK – N**
Kabupaten Batubara BK – O**
Kabupaten Langkat BK – P**
Kota Tanjung Balai BK – Q**
Kota Binjai BK – R**
Kabupaten Karo BK – S**
Kabupaten Simalungun BK – T**/U*
Kabupaten Asahan BK – V**
Kota Pematang Siantar BK – W**
Kabupaten Serdang Bedagai BK – X**
Kabupaten Labuhanbatu BK – Y**
Kabupaten Labuhanbatu Selatan BK – Z**
Kota Banda Aceh BL – A**/J*/L**
Kabupaten Aceh Besar BL – B**
Kabupaten Aceh Barat Daya BL – C**
Kabupaten Aceh Timur BL – D**
Kabupaten Aceh Barat BL – E**
Kota Langsa BL – F**
Kabupaten Aceh Tengah BL – G**
Kabupaten Gayo Lues BL – H**
Kota Subulussalam BL – I**
Kabupaten Aceh Utara BL –K**/Q*
Kota Sabang BL – M**
Kota Lhokseumawe BL – N**
Kabupaten Pidie Jaya BL – O**
Kabupaten Pidie BL – P**
Kabupaten Aceh Singkil BL – R**
Kabupaten Simeulue BL – S**
Kabupaten Aceh Selatan BL – T**
Kabupaten Aceh Tamiang BL – U**
Kabupaten Nagan Raya BL – V**
Kabupaten Aceh Jaya BL – W**
Kabupaten Aceh Tenggara BL – X**
Kabupaten Bener Meriah BL – Y**
Kabupaten Bireuen BL – Z**
Kota Pekanbaru BM – A**/J*/L**/N*/Q*/T*
Kabupaten Indragiri Hulu BM – B**/V*
Kabupaten Pelalawan BM – C**/I*
Kabupaten Bengkalis BM – D**/E*
KabupatenKampar BM – F**/O*/Z*
Kabupaten Indragiri Hilir BM – G**
Kota Dumai BM – H**/R*
Kabupaten Kuantan Singingi BM –K**/X*
Kabupaten Rokan Hulu BM – M**/U*
Kabupaten Rokan Hilir BM – P**/W*
Kabupaten Siak BM – S**/Y*
KabupatenKepulauan Meranti BM – X**
Kabupaten Belitung Timur BN – G*
Kota Pangkal Pinang BN – A*
Kabupaten Bangka BN – B*
Kabupaten Bangka Tengah BN – C*
Kabupaten Bangka Barat BN – D*
Kabupaten Bangka Selatan BN – E*
Kabupaten Belitung BN – F*
Kota Tanjung Pinang BP – A*/T*
Kabupaten Bintan BP – B*
Kota Batam

BP – C*/D*/E*/F*/G*/H*/ 

BP – I*/J*/M*/P*/Q*/R*/Z*

Kabupaten Karimun BP –K*
Kabupaten Natuna BP – N*
Kabupaten Lingga BP – O*
Kabupaten Kepulauan Anambas BP – S*

5. Kode Plat Daerah Bali dan Nusa Tenggara

Nama Daerah Kode Plat Belakang
Kabupaten/KotaKupang DH – A*/B*/C*
Kabupaten Timor Tengah Utara DH – D*
Kabupaten Timor Tengah Selatan DH – E*
Kabupaten Alor DH – F*
Kabupaten Belu DH – G*
Kabupaten Rote Ndao DH – U*
Kota Denpasar DK – A**/B*/C*/D*
DK – E*/I*/Q*/X*
Kabupaten Badung DK – F**/J*/O*
Kabupaten Tabanan DK – G**/H*
Kabupaten Gianyar DK –K**/L*
Kabupaten Klungkung DK – M**/N*
Kabupaten Bangli DK – P**/R*
Kabupaten Karangasem DK – S**/T*
Kabupaten Buleleng DK – U**/V*
Kabupaten Jembrana DK – W**/Z*
Kota Mataram DR – A*/B*/C*/D*/E*
Kabupaten Lombok Barat DR – H*/J*/K*
Kabupaten Lombok Timur DR – L*
Kabupaten Lombok Tengah DR – S*
Kabupaten Sumbawa EA – A*
Kabupaten Sumbawa Barat EA – H*
Kabupaten Dompu EA – R*
Kota Bima EA – S*
Kabupaten Bima EA – X*/Y*
Kabupaten Ende EB – A*
Kabupaten Sikka EB – B*
Kabupaten Ngada EB – C*
Kabupaten Flores Timur EB – D*
Kabupaten Manggarai Barat EB – E*
Kabupaten Lembata EB – F*
Kabupaten Manggarai EB – G*
Kabupaten Sumba Barat ED – A*
Kabupaten Sumba Timur ED – B*

6. Kode Plat Daerah Kalimantan

Nama Daerah Kode Plat Belakang
Kota Banjarmasin DA – A**/C*/I*/J*/N*
DA – O*/S*/T**/V*/W*/X*
Kabupaten Banjar DA – B**/Q*
Kabupaten Hulu Sungai Selatan DA – D**
Kabupaten Hulu Sungai Tengah DA – E**
Kabupaten Hulu Sungai Utara DA – F**
Kabupaten Kota Baru DA – G**
Kabupaten Tabalong DA – H**/U*
Kabupaten Tapin DA –K**
Kabupaten Tanah Laut DA – L**
Kabupaten Barito Kuala DA – M**
Kota Banjarbaru DA – P**/R*
Kabupaten Balangan DA – Y*
Kabupaten Tanah Bumbu DA – Z**
Kota Pontianak KB – A*/Q*/S*/W*
Kabupaten Mempawah KB – B*
Kota Singkawang KB – C*
Kabupaten Sanggau KB – D*
Kabupaten Sintang KB – E*
Kabupaten Kapuas Hulu KB – F*
Kabupaten Ketapang KB – G*
Kabupaten Melawi KB – H*
Kabupaten Bengkayang KB –K*
Kabupaten Landak KB – L*
Kabupaten Kubu Raya KB – M*
Kabupaten Sambas KB – P*
Kabupaten Sekadau KB – V*
Kabupaten Kayong Utara KB – Z*
Kota Palangkaraya KH – A*/T*/Y*
Kabupaten Kapuas KH – B*/C*
Kabupaten Barito Selatan KH – D*
Kabupaten Barito Utara KH – E*
Kabupaten Kotawaringin Timur KH – F*/L*/W*
Kabupaten Kotawaringin Barat KH – G*/V*
Kabupaten Gunung Mas KH – H*
Kabupaten Pulang Pisau KH – J*
Kabupaten Barito Timur KH –K*
Kabupaten Murung Raya KH – M*
Kabupaten Katingan KH – N*/U*
Kabupaten Seruyan KH – P*
Kabupaten Lamandau KH – R*
Kabupaten Sukamara KH – S*
Kota Balikpapan KT – A**/K*/L*/Y*/Z*
Kota Samarinda KT – B**/I*/M*/N*/W*/X*
Kabupaten Kutai Kartanegara KT – C**/O*/U*
Kota Bontang KT – D**/Q*
Kabupaten Paser KT – E**
Kabupaten Berau KT – G**
Kabupaten Kutai Barat KT – P**
Kabupaten Kutai Timur KT – R**
Kabupaten Penajam Paser Utara KT – V*

7. Kode Plat Daerah Sulawesi

Nama Daerah Kode Plat Belakang
Kota Manado DB – A*/L*/M*/R*
Kabupaten Minahasa DB – B*
Kota Bitung DB – C*
Kabupaten Bolaang Mongondow DB – D*
Kabupaten Minahasa Selatan DB – E*
Kabupaten Minahasa Utara DB – F*
Kota Tomohon DB – G*
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara DB – H*
Kabupaten Minahasa Tenggara DB – J*
Kota Kotamobagu DB –K*
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur DB – N*
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan DB – P*
Kabupaten Mamuju DC – A*
Kabupaten Majene DC – B*
Kabupaten Polewali Mandar DC – C*
Kabupaten Mamasa DC – D*
Kabupaten Mamuju Utara DC – E*
Kota Makassar DD – A*/K*/Q*
Kabupaten Gowa DD – B*/L*
Kabupaten Takalar DD – C*
Kabupaten Maros DD – D*
Kabupaten Pangkajene Kepulauan DD – E*
Kabupaten Bantaeng DD – F*
Kabupaten Jeneponto DD – G*
Kabupaten Bulukumba DD – H*
Kabupaten Selayar DD – J*
Kabupaten Kepulauan Sangihe DL – A*
Kabupaten Kepulauan Talaud DL – B*
Kabupaten Kepulauan Sitaro DL – C*
Kota Gorontalo DM – A*
Kabupaten Gorontalo DM – B*
Kabupaten Boalemo DM – C*
Kabupaten Pohuwato DM – D*
Kabupaten Bone Bolango DM – E*
Kabupaten Gorontalo Utara DM – F*
Kota Palu DN – A*/V*/Y*
Kabupaten Donggala DN – B*
Kabupaten Banggai DN – C*/R*
Kabupaten Toli-Toli DN – D*
Kabupaten Poso DN – E*
Kabupaten Buol DN – F*
Kabupaten Morowali DN – G*
Kabupaten BanggaiKepulauan DN – H*
Kabupaten Parigi Moutong DN – J*/K*
Kabupaten Tojo Una-Una DN – L*
Kabupaten Sigi DN – M*
Kabupaten Banggai Laut DN – Q*
Kabupaten Morowali Utara DN – U*
Kota Parepare DP – A*
Kabupaten Barru DP – B*
Kabupaten Sidenreng Rappang DP – C*/M*
Kabupaten Pinrang DP – D*/R*
Kota Palopo DP – E*
Kabupaten Luwu DP – F*
Kabupaten Luwu Timur DP – G*
Kabupaten Luwu Utara DP – H*
Kabupaten Enrekang DP – I*
Kabupaten Tana Toraja DP – J*
Kabupaten Toraja Utara DP –K*
Kabupaten Konawe DT – A*
Kabupaten Kolaka Utara DT – B*
Kabupaten Wakatobi DT – C*
Kota Kendari DT – E*
Kabupaten Buton Utara DT – F*
Kabupaten Buton DT – G*
Kabupaten Konawe Selatan DT – H*
Kabupaten Kolaka DT – J*
Kabupaten Bombana DT –K*
Kabupaten Konawe Utara DT – M*
Kabupaten Bone DW – A*
Kabupaten Wajo DW – B*
Kabupaten Soppeng DW – C*/Y*
Kabupaten Sinjai DW – D*/Z*

8. Kode Plat Daerah Maluku dan Papua

Nama Daerah Kode Plat Belakang
Kota Ambon DE – A*
Kabupaten Maluku Tengah DE – B*
Kabupaten Buru DE – D*
Kabupaten Maluku Tenggara DE – E*
Kabupaten Buru Selatan DE – F*
Kabupaten Maluku Barat Daya DE –DE – J*K*
Kabupaten Seram Bagian Timur DE – L*
Kabupaten Kepulauan Aru DE – N*
Kabupaten Seram Bagian Barat DE – O*
Kota Tual DE – T*
Kota Ternate DG – A*
Kota Tidore Kepulauan DG – B*
Kabupaten Halmahera Timur DG – D*
Kabupaten Kepulauan Sula DG – E*
Kabupaten Halmahera Selatan DG –K*
Kabupaten Halmahera Tengah DG – L*
Kabupaten Halmahera Barat DG – M*
Kabupaten Halmahera Utara DG – N*
Kabupaten Pulau Morotai DG – U*
Kota Jayapura PA – A*
Kabupaten Jayawijaya PA – B*
Kabupaten Paniai PA – C*
Kabupaten Mimika PA – D*
Kabupaten Nabire PA – E*
Kabupaten Merauke PA – G*
Kabupaten Jayapura PA – J*
Kabupaten Biak Numfor PA –K*
Kabupaten Kepulauan Yapen PA – L*
Kabupaten Puncak Jaya PA – P*
Kabupaten Teluk Bintuni PB – B*
Kabupaten Fakfak PB – F*
Kabupaten Kaimana PB –K*
Kabupaten Manokwari PB – M*
Kota Sorong PB – S*
Kabupaten Sorong Selatan PB – T*
Kabupaten Maybrat PB – V*
Kabupaten Teluk Wondama PB – W*

Kode Plat Nomor Dinas (Intelijen) di Indonesia

Pembahasan diatas kita sudah mengetahui daftar kode plat nomor belakang hingga cara membacanya. Tentu saja kode plat nomor dinas dengan kendaraan pribadi atau angkutan berbeda

Kode plat nomor belakang milik pejabat dinas atau Intelijen mempunyai kode huruf berinisial RF. Umumnya, kendaraan dengan kode belakang RF ini digunakanoleh pejabat eselon 11 hingga para menteri.

Adapun kode huruf belakang mobil dinas yang wajib Anda ketahui, antara lain :

  • RFS – Kode plat nomor kendaraan yang diperuntukkan bagi pejabat sipil.
  • RFD – Kode plat nomor kendaraan khusus pejabat Angkatan Darat
  • RFL – Kode plat nomor kendaraan khusus pejabat Angkatan Laut
  • RFU – Kode plat nomor kendaraan khusus pejabat Angkatan Udara
  • RFP – Kode plat nomor kendaraan khusus pejabat Kepolisian Republik Indonesia dan Intelijen.

Namun, pada pasal 59 UU 22 tahun 2009 mengatakan bahwa kode plat nomor RFS, RFD, dan RFU yang tidak menggunakan pengawalan polisi, maka mereka tidak mempunyai hak prioritas. Walaupan, kendaraan dengan plat tersebut menyalakan sirine atau lampu strobo.

Jenis-Jenis Plat Nomor yang Berlaku di Indonesia dan Fungsinya

Pada perkembangannya, plat nomor di Indonesia terbagi dalam berbagai jenis. Setiap jenis plat nomor itu menandakan fungsi dari plat nomor itu.

Jenis-jenis plat nomor itu sudah diatur dalam undang-undang khusus. Adapun jenis-jenis plat nomor tersebut adalah:

  • Warna Hitam & Tulisan Putih : Dipakai untuk kendaraan pribadi ataupun kendaraan sewa
  • Warna Merah & Tulisan Putih : Dipakai untuk kendaraan dinas milik pihak pemerintah
  • Warna Hijau & Tulisan Putih : Bisa ditemukan pada kendaraan bermotor yang ada di kawasan perdagangan bebas. Khususnya, di kawasan yang telah mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk. Berdasarkan undang-undang yang berlaku, kendaraan dengan plat ini tidak boleh dimutasikan atau dioperasikan di wilayah lain di Indonesia.
  • Warna Kuning & Tulisan Hitam : Plat nomor untuk kendaraan umum. Misalnya; angkot, taxi, serta bus kota.
  • Warna Dasar Putih & Tulisan Biru : Dipakai untuk kendaraan bermotor milik Korps Diplomatik dari negara asing.

Baca Juga : Cara Membuat Plat Nomor Cantik Secara Offline dan Kisaran Biayanya

Sejarah Plat Nomor Kendaraan di Indonesia

Salah satu aturan dalam kode plat nomor kendaraan adalah menempelkan plakat bertanda huruf B yang diikuti oleh 5 digit angka, serta diakhiri huruf A ataupun C. Penggunaan huruf B pada plakat tersebut dipakai lantaran Batavia saat itu ditaklukan oleh batalyon B.

Tak hanya di Batavia, peraturan soal plat itu juga berlaku di beberapa daerah lainnya. Semisal Banten dan Surabaya. Di Banten, platnya diawali dengan huruf A karena daerah itu telah ditaklukan batalyon A. Sedangkan Surabaya memakai plakat L karena telah ditaklukan batalyon L.

Selepas Belanda kembali menaklukan Batavia, peraturan soal plat nomor itu masih tetap diberlakukan. Tak hanya di Batavia dan daerah lain yang ditaklukan Inggris, tetapi juga di seluruh pulau yang ada di Indonesia.

Plat nomor variasi apakah kena tilang?

Ya, penggunaan plat nomor variasi pada kendaraan bermotor dapat terkena tilang karena dilarang. Sesuai peraturan pemerintah dalam UU No 22 Tahun 2009, pelat nomor harus sesuai standar yang ditetapkan, tanpa modifikasi bentuk, warna, atau penambahan stiker/logo tidak resmi. Patuhi aturan ini untuk menghindari sanksi hukum.

Apakah boleh berkendara tanpa plat nomor?

Tidak, menurut Undang-Undang No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, setiap kendaraan diwajibkan untuk dipasangi plat nomor. Penting untuk dipahami bahwa plat nomor bukan hanya aspek formalitas, tetapi juga menjadi elemen identifikasi kendaraan yang penting. Pemasangan plat nomor ini memudahkan pengenalan asal usul kendaraan dan memiliki peran krusial dalam penegakan aturan lalu lintas. Oleh karena itu, sebaiknya pemilik kendaraan memastikan keberadaan plat nomor yang sesuai dan terpasang dengan baik.

Apakah plat nomor wajib depan belakang?

Menurut regulasi resmi, setiap kendaraan harus dilengkapi dengan plat nomor yang terpasang di bagian depan dan belakang. Penting untuk diketahui bahwa plat nomor harus dikeluarkan secara resmi oleh Samsat, sesuai dengan ketentuan panjang, lebar, dan warna yang telah ditetapkan.

Apa aplikasi untuk mengecek plat nomor?

Ada berbagai macam aplikasi yang dapat digunakan untuk mengecek plat nomor diantaranya adalah: SAMBARA, E-Smart SAMSAT Jatim, SAKPOLE SAMSAT JATENG, dan PELUIT DITLANTAS POLDA ACEH. Untuk informasi lebih lengkap kunjungi daftar aplikasi cek nomor kendaraan berikut.  

Itulah beberapa kode plat nomor belakang yang digunakan oleh semua wilayah di Indonesia. Keberadaan kode plat tersebut nantinya akan memberikan kemudahan dalam mengidentifikasi kendaraan tersebut. Jadi, dengan berbekal pada beberapa kode di atas, Anda kini bisa mengidentifikasi lebih mendalam terkait dengan kode plat kendaraan.

Penulis: Anggie Warsito


Tag

Otomotif

Share This

Tips Sahabat

thumbnail

Yuk, Simak Cara Memperbaiki Solenoid yang Rusak dengan Mudah

2021-01-14

Setiap komponen yang ada di mesin sangat vital bagi kinerja kendaraan roda empat. Salah satu bagian penting yaitu komponen karburator. Pada karburator sendiri terdapat k

thumbnail

GPS Tercanggih untuk Mobil Kesayangan Sahabat

2020-11-17

GPS tercanggih adalah alat paling manjur untuk mobil Sahabat. Terutama, dalam menemukan rute jalan yang hendak dituju, atau untuk kepentingan navigasi lainnya.

thumbnail

4 Cara Mutasi Mobil Online Serta Syarat dan Biaya Terbaru

2022-08-31

Kini, cara mutasi kendaraan mobil bisa dilakukan secara online. Tentunya hal ini sangat membantu bagi para pemilik mobil yang ingin melakukan mutasi dan

thumbnail

Mau Beli Mobil Bekas, Perhatikan 5 Hal Ini

2020-12-03

Banyak orang yang memilih mobil bekas dengan alasan murah. Namun untuk membeli mobil bekas harus memiliki beberapa pertimbangan. Mengingat bukan kondisi baru, jadi kita