Logo Daihatsu
Menu

Kereta Api Rapih Dhoho: dari Arti Nama hingga Kategori Biaya Tiket

Travel

2020-12-24

kereta api dhoho

Kereta Api Rapih Dhoho adalah layanan kereta api lokal kelas ekonomi yang melayani jalur Jawa Timur. Rapih Dhoho memiliki nomor kereta 431—446 dengan kecepatan kereta bersikar dari 60 hingga 95 kilometer per jam.

Rapih Dhoho memiliki tujuh gerbong di tubuh keretanya. Kesemua gerbangnya adalah kelas ekonomi sehingga memiliki harga tiket yang murah. Di antara gerbong tiga dan empat terdapat gerbong restorasi.

Arti Nama Rapih Dhoho

Biasanya, nama kereta api di Indonesia merupakan singkatan dari daerah yang dilalui kereta tersebut, seperti Joglosemarkerto yang merupakan kependekan dari Jogja, Solo, Semarang, dan Purwokerto. Daerah-daerah tersebut adalah daerah utama yang dilalui kereta.

Namun, tidak dengan nama Rapih Dhoho. Nama kereta api ini diambil dari nama pusat pemerintahan yang dimiliki oleh Kerajaan Kediri dahulu kala. Nama tersebut adalah Daha, kerajaan yang terletak di Kota Kediri.

Kerajaan Daha sudah berdiri sejak kerajaan Kediri berdiri yang kemudian dijadikan pusat kota kerajaan tersebut. Daha memiliki kepanjangan Dahanapura yang berarti kota api loh, Sahabat.

Nama Daha termuat di Prasasti Pamwatan yang dikeluarkan Airlangga pada 1042. Bahkan, Daha juga pernah menjadi Ibu Kota Majapahit di tahun 1513 dengan raja saat itu adalah Bhatara Wijaya.

Sejarah Kereta Api Rapih Dhoho

Kereta Api Rapih Dhoho beroperasi pertama kali pada 21 Agustus tahun 1971. Pertama kali, Rapih Dhoho melayani rute dari Surabaya menuju dua stasiun, yaitu Stasiun Blitar dan Stasiun Madiun.

Rapih Dhoho layanan kelas tiga yang ditarik oleh lokomotif C27/C28 untuk rute dari Blitar. Untuk rute dari Madiun, Rapih Dhoho ditarik lokomotif D52.

Akan tetapi, pada 1972, perjalanan menuju Stasiun Madiun dari Stasiun Kertosono dihentikan. Hal tersebut dikarenakan jumlah penumpang yang selalu tidak memenuhi kuota minimum.

Jalur Kantong dengan Dua Nama

Sejak 1972, Kereta Api Rapih Dhoho hanya melayani perjalanan dari Surabaya menuju Blitar. Stasiun yang dilayani adalah Stasiun Boharan, Stasiun Kedinding, Stasiun Purwosari, Stasiun Minggiran, Stasiun Susuhan, Stasiun Sengon, Stasiun Sukorejo, dan Stasiun Wonokerto.

Kereta api ini memang melayani jalur kantong dari Surabaya menuju Surabaya lagi. Yang unik, Kereta Api Rapih Dhoho akan berganti nama ketika perjalanan pulang dari Stasiun Blitar menuju ke Surabaya melalui Malang. Nama tersebut adalah Penataran yang melayani jalur perjalanan dari Stasiun Blitar menuju Stasiun Surabaya.

Meskipun pada 2011 Kereta Api Rapih Dhoho ditarik oleh lokomotif BB301, tetapi pada 2004—2005 Rapih Dhoho sempat ditarik oleh lokomotif CC201. Namun, sekarang kereta api tersebut juga terkadang ditarik lokomotif CC206.

Harga Tiket

Rapih Dhoho hanya menyediakan kelas ekonomi di 6 gerbong berpenumpang. Dengan demikian, harga tiket kereta Rapih Dhoho memang tergolong murah, yaitu sekitar Rp10.000 hingga Rp30.000 tergantung jarak tempuhnya.

Pembagian harganya didasarkan pada 6 kategori. Untuk jarak 0 hingga 47 kilometer dikenakan biaya paling dasar, yaitu Rp10.000. Jarak selanjutnya, 48—95 kilometer, dikenakan biaya Rp12.000. Biaya Rp15.000 dibebankan pada penumpang yang menempuh jarak dari 96 hingga 170 kilometer.

Jarak 171 hingga 235 kilometer akan dikenakan biaya Rp18.000 dan Rp24.000 untuk jarak tempuh hingga 280 kilometer. Paling mahal, yaitu Rp30.000 adalah untuk jarak lebih dari 280 kilometer.

Kereta Api Rapih Dhoho memiliki tatanan tempat duduk 3-2. Kursinya saling berhadapan. Sekali perjalanan, Rapih Dhoho akan mengangkut kurang lebih 106 penumpang per gerbong.

Baca juga : Cara ke Lembang dari Jakarta Naik Kereta, Hemat dan Nyaman

Itulah beberapa fakta mengenai Kereta Api Rapih Dhoho. Jika Sahabat ingin menaikinya, jadwal bisa dicek di situs web penyedia layanan perjalanan atau langsung ke situs web KAI ya.

Penulis: Nisa Maulan Shofa


Tag

Travel

Share This

Tips Sahabat

thumbnail

Wisata Pantai dengan Pemandangan Indah di Malang

2020-10-28

Ketika ingin mengunjungi indahnya pantai di Indonesia, Malang menjadi salah satu tempat yang harus Sahabat sebut. Memang, biasanya wisatawan yang singgah ke Malang akan

thumbnail

Staycation Hemat Biaya, Begini Caranya

2022-01-06

Ingin melakukan staycation bersama orang terkasih? Pastikan untuk pakai mobil yang hemat BBM seperti Daihatsu, ya. Jika Anda ingin menghemat biaya saat vacatio

thumbnail

Perbedaan Trekking dan Hiking: Ketahanan Fisik yang Terpenting

2020-11-20

Trekking dan hiking merupakan dua istilah dalam pendakian. Keduanya adalah kegiatan yang digemari oleh pecinta olahraga alam terbuka. Baik trekking maupun hiking memiliki kesamaan, yaitu kegiatan b

thumbnail

10 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Bintan

2020-11-12

Bintan merupakan pulau terbesar yang dimiliki oleh Kepulauan Riau. Di pulau ini terdapat ibu kota Provinsi Kepulauan Riau, yaitu Tanjung Pinang. Letaknya yang strategis, Bintan berbatasan dengan Si