Tips Sahabat

Perbedaan Oli Mobil dan Motor, Jangan Sampai Salah!

09 April 2025
Perbedaan Oli Mobil dan Motor, Jangan Sampai Salah!

Memahami perbedaan oli mobil dan motor merupakan hal yang wajib dipahami oleh setiap pemilik kendaraan. Pasalnya jika penggunaannya tertukar, maka kopling kendaraan mudah selip serta dapat merusak komponen kendaraan. Daripada Anda makin penasaran, yuk langsung saja perhatikan perbedaannya sebagai berikut.

Perbedaan Oli Mobil dengan Oli Motor

Meski oli mobil dan oli motor sama-sama memiliki fungsi sebagai pelumas. Kedua oli tersebut memiliki perbedaan yang sangat signifikan dalam penggunaannya. Berikut perbedaan selengkapnya.

1. Komposisi oli

Perbedaan antara oli mobil dengan oli motor, bisa Anda lihat pada bagian komposisinya. Oli mobil memiliki komposisi terbuat dari zat aditif yang berperan sebagai pelumas friction modifier dengan nilai Total Base Number (TBN) tinggi. Nilai TBN ini menentukan seberapa ampuh oli dalam meredam gesekan antarkomponen ketika bekerja. 

Tingginya nilai TBN pada oli mobil tersebut, dapat berbahaya apabila digunakan pada mesin motor. Sebab, rata-rata motor memiliki kopling yang basah. Apabila kandungan zat aditif tinggi TBN tersebut digunakan pada kopling basah maka dapat menimbulkan selip pada kopling sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan. 

2. Standarisasi

Perbedaan kedua, terletak pada standarisasinya. Pada oli mobil biasanya tertera standardisasi dari ILSAC (International Legal Services Advisory Council), dan ACEA (Association of Consulting Engineers Australia). Selain itu juga terdapat standarisasi untuk mesin mobil dari API (American Petroleum Institute) service. Sedangkan pada oli motor, standardisasi oli diterbitkan oleh JASO (Japanese Automotive Standards Association). 

3. Label kemasan

Perbedaan ketiga, biasanya terletak pada label yang tertera pada kemasan oli. Pada oli mobil, biasanya terdapat label bergambar mobil disertai kata “gasoline car” sebagai tanda pelumas untuk mobil. Sementara pada oli motor biasanya disertai gambar motor beserta kata-kata “two-wheels” yang berarti untuk roda dua (motor). Selain itu, pada oli motor juga tersemat logo 4-Tak atau 4-T yang tidak akan Anda temukan pada mobil.

4. Kode tambahan

Perbedaan terakhir, bisa Anda temukan pada kode kemasan oli. Untuk oli mobil biasanya terdapat kode tambahan seperti API service 10W-40. Kode tersebut memiliki arti mengenai tingkat kekentalan oli, bahwa oli mobil tersebut encer. Kode tersebut juga menunjukkan bahwa oli dapat bertahan pada suhu 20 hingga 150 derajat celcius. 

Sementara itu, untuk oli motor biasanya terdapat kode tambahan seperti “excellent wet clutch”. Kode tersebut memiliki arti bahwa oli motor tersebut merupakan oli untuk kopling basah. Selain itu ada juga kode tambahan seperti “anti selip” yang memiliki arti bahwa oli mampu mengurangi gesekan besar antar komponen mesin sehingga tidak membuat kopling motor selip. 

Baca Juga : Apakah Oli Mobil Bisa untuk Motor? Ini Penjelasannya!

Tips Memilih Oli Mobil Terbaik 

Ada beberapa tips memilih oli terbaik untuk mobil yang perlu Anda ketahui. Berikut tips selengkapnya.

  • Pilih oli yang sudah tersertifikasi oleh badan standarisasi oli seperti ILSAC, ACEA, dan API service.
  • Pilih oli sesuai dengan standar oli yang diperlukan mobil dengan melihat buku panduan dari pabrikan mobil. Misal pilih oli mobil dengan kode API CN untuk mobil dengan mesin diesel. Kode API SH untuk mobil dengan mesin bensin. 
  • Pilih oli sesuai dengan kekentalan oli. Apakah kekentalan multigrade atau monograde.
  • Pilih oli sesuai dengan tahun keluaran mobil. Pilih oli SAE 10W-40 untuk mobil buatan tahun 2015 hingga tahun 2023. Sebab mobil modern membutuhkan oli dengan tingkat kekentalan yang encer. Sedangkan untuk mobil keluaran di bawah tahun 2000 maka gunakan oli dengan tingkat kekentalan yang tinggi (SAE 20W-50).

Demikian perbedaan oli mobil dengan oli motor beserta tips memilih oli mobil terbaik yang perlu Anda ketahui. Bicara oli mobil berkualitas, ada salah satu rekomendasi oli terbaik yakni Daihatsu Genuine Oil 10W-40 SN. Oli ini bisa Anda dapatkan ketika Anda servis di bengkel resmi Daihatsu. 

Tips Sahabat Lainnya
Perlukah Mengisi Bensin Full Tank Jika Mobil Jarang Digunakan?
Perlukah Mengisi Bensin Full Tank Jika Mobil Jarang Digunakan?
Untuk mobil jarang dipakai, sebaiknya tangki bensin diisi penuh (atau minimal tiga perempat) sebelum mobil diparkir lama, tetapi jangan sampai meluber. Tangki yang penuh menyisakan sedikit ruang udara
Penyebab Pedal Rem Mobil Keras
Penyebab Pedal Rem Mobil Keras, Ketahui Cara Merawat Sistem Rem Mobil
Pedal rem yang terasa lebih keras dari biasanya, terutama saat mesin hidup, bisa menjadi tanda gangguan pada sistem bantuan pengereman. Kondisi ini membuat pengemudi harus menekan pedal dengan tenaga
PNBP STNK Adalah Apa? Kenali Jenis Biaya yang Perlu Dibayar
PNBP STNK Adalah Apa? Kenali Jenis Biaya yang Perlu Dibayar
Pernahkah Anda memperhatikan rincian biaya saat mengurus STNK di Samsat? Selain pajak kendaraan, ada biaya administrasi yang disebut PNBP. PNBP pada STNK adalah Penerimaan Negara Bukan Pajak, biaya ya
Cara Mengatasi Power Window Macet
Cara Mengatasi Power Window Macet
Power window yang macet bikin kaca tidak bisa naik atau turun terkadang mengganggu kenyamanan seperti saat hendak membayar keluar parkir di pinggir jalan, atau mau ngasih recehan ke pak ogah di persim
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami