Tips Sahabat

Yuk Ketahui Cara Menghitung Pajak Progresif Kendaraan yang Benar

09 April 2025
cara menghitung pajak progresif kendaraan

Ingin membeli kendaraan pribadi guna penuhi kebutuhan mobilisasi? Hal ini bisa saja Anda lakukan sesuai keinginan. Namun apakah Anda tahu, bahwa setiap kendaraan yang Anda miliki kelak akan dikenakan pajak berdasarkan kuantitasnya? Agar lebih tepat tatkala membayar, perhatikan cara menghitung pajak progresif kendaraan kesayangan yang benar berikut ini.

Pengertian Pajak Progresif Kendaraan

Sebenarnya, pajak progresif adalah besaran pajak yang dibebankan kepada pemilik kendaraan bermotor, baik berupa roda empat maupun roda dua dengan pajak pertambahan nilai. 

Pajak progresif dibayarkan berdasarkan jumlah atau kuantitas dan harga atau nilai dari objek tersebut. Namun, pajak ini hanya diberlakukan bila Anda memiliki kendaraan lebih dari satu.

Selain itu, kendaraan pun harus dimiliki berdasarkan nama sendiri ataupun anggota keluarga yang tinggal satu atap. Perlu Anda ketahui, jika pajak progresif mengikuti sebuah aturan bernama Undang Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dalam peraturan ini dijelaskan pula cara menghitung pajak progresif kendaraan.

Baca Juga: Cara Mudah Menghitung Pajak Mobil Tahunan hingga 5 Tahun

Cara Perhitungan Pajak Progresif Kendaraan

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa pengenaan pajak progresif didasarkan pada hal tertentu yang berkaitan dengan objek pajak misalnya saja mobil. 

Sebelum melakukan perhitungan, alangkah baiknya bila Anda mengetahui dua unsur dasar pada pengenaan pajak yaitu Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dan bobot atau efek negatif atas penggunaan kendaraan.

Secara umum, tarif pajak progresif mobil menggunakan rumus +0,5% setiap penambahan mobil yang dimiliki. Misalnya mobil pertama akan dikenai pajak 1,5%, ketika Anda memiliki mobil kedua maka akan dikenakan tarif 1,5% + 0.5%=2%, lalu membeli mobil lagi akan dikenakan 2,5% dan seterusnya. 

Semakin banyak unit mobil yang anda miliki maka sudah bisa dipastikan semakin besar tarif pajak progresifnya. Jadi setiap mobil nanti akan berbeda tarifnya. 

Perhitungan pajak progresif mobil ini sendiri pada dasarnya dimulai dengan menghitung NJKB menggunakan rumus (Pajak Progresif Kendaraan : 2) x 100. 

Untuk bisa melihat nilai PKB kendaraan Anda, cobalah untuk mengeceknya di balik Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Contoh cara menghitung pajak progresif kendaraan yaitu bila Anda memiliki 2 unit mobil dengan tipe dan tahun yang sama. Kemudian nilai PKB yaitu Rp. 2.000.000 dan SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) yaitu Rp. 200.000.

NJKB yang Anda dapatkan yakni (PKB : 2) x 100 = (Rp. 2.000.000 : 2) x 100 = Rp. 100.000.000. Maka perhitungan pajak progresif untuk mobil pertama ialah PKB = NJKB x persentase = Rp. 100.000.000 x 1,5% = Rp. 1.500.000. 

Kemudian ditambah dengan SWDKLLJ yaitu Rp. 1.500.000 + Rp. 200.000 = Rp. 1.700.000. Sementara mobil kedua yakni PKB = Rp. 100.000.000 x 2% = Rp. 2.000.000.

Pajak progresif yang dibebankan untuk mobil kedua yakni Rp. 2.000.000 + Rp. 200.000 (SWDKLLJ) = Rp. 2.200.000. Sejatinya cara menghitung pajak progresif kendaraan bergantung pada peraturan di setiap daerah. 

Misalkan saja di DKI Jakarta dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2015, yang mana persentase tarif pajak progresifnya dimulai di angka 2%. 

Sebagai warga negara yang baik harus selalu mematuhi segala peraturan dari pemerintahan, salah satunya pajak. Sebenarnya pajak progresif yang dibebankan di setiap warga negaranya tak hanya pajak kendaraan bermotor (PKB) semata, melainkan terdapat pula Pajak Penghasilan atau PPh. 

Baca Juga: Pajak Mobil Mewah di Indonesia, Tarif hingga Perhitungannya

Tips Sahabat Lainnya
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis Berkala 24 Bulan atau 40.000 Km: Apa Saja yang Dicek?
Servis berkala pada jarak tempuh 40.000 km atau usia pemakaian 24 bulan merupakan salah satu tahapan perawatan besar yang sangat krusial. Melakukan service berkala 40.000 km secara rutin l, efisien, d
Tips Menggunakan Sensor Mundur Agar Parkir Lebih Aman
Tips Menggunakan Sensor Mundur Agar Parkir Lebih Aman
Banyak model mobil yang dilengkapi teknologi canggih, termasuk kamera dan sensor parkir. Meski begitu, pengendara mobil sebaiknya tidak hanya memanfaatkan bantuan elektronik saat memundurkan kendaraan
Nama-Nama Kunci Bengkel Beserta Gambar dan Fungsinya
20 Jenis Kunci Bengkel Beserta Gambar dan Fungsinya
Bagi siapa pun yang bergelut dengan dunia otomotif, mulai dari mekanik profesional, pemilik bengkel, hingga pemilik kendaraan yang gemar melakukan perawatan sendiri, mengenal jenis kunci bengkel adala
sim keliling gresik terbaru
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Gresik Oktober 2026
Layanan SIM Keliling menjadi solusi praktis bagi warga Gresik yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa harus datang langsung ke kantor Satpas Polres Gresik. Melalui mobil
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami